Last Updated on December 31, 2025 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu Blouse dari Clairo. Lagu ini berbicara tentang perasaan tidak dihargai dalam sebuah hubungan. Seseorang mencoba mengungkapkan emosi yang dalam, namun hanya mendapat perhatian yang superfisial. Ini adalah kisah tentang keintiman yang hilang dan komunikasi yang gagal.
Pendahuluan
Blouse adalah lagu dari album Sling yang dirilis Clairo pada tahun 2021. Claire Cottrill, atau yang dikenal sebagai Clairo, adalah penyanyi-penulis lagu asal Amerika yang terkenal dengan gaya musik bedroom pop dan indie yang lembut. Album Sling menampilkan sisi lebih matang dari Clairo. Oleh karena itu, lagu-lagu di dalamnya lebih introspektif dan personal.
Lagu ini menjadi salah satu track yang paling menyentuh di album tersebut. Melodi yang sederhana namun dalam menciptakan suasana intim. Namun, liriknya justru mengungkapkan ketidaknyamanan dalam hubungan yang terasa satu arah. Clairo menggunakan metafora yang halus untuk menggambarkan pengalaman emosional yang kompleks.

Terjemahan Lirik Lagu Blouse – Clairo
Bait 1
Here we are, quiet at your kitchen table
Di sini kita, diam di meja dapur rumahmu
With courtesy to little pet peeves
Dengan sopan santun untuk kebiasaan kecil yang mengganggu
Napkins on laps, strands pulled back
Serbet di pangkuan, rambut diikat ke belakang
I hang the scarf and my mom’s anorak
Aku menggantung syal dan jaket angin ibuku
Chorus 1
Why do I tell you how I feel
Mengapa aku memberitahumu bagaimana perasaanku
When you’re just looking down the blouse?
Ketika kamu hanya menatap ke bawah bluseku?
It’s something I wouldn’t say out loud
Ini sesuatu yang tidak akan kukatakan dengan keras
If touch could make them hear, then touch me now
Jika sentuhan bisa membuat mereka mendengar, maka sentuhlah aku sekarang
If touch could make them hear, then touch me now
Jika sentuhan bisa membuat mereka mendengar, maka sentuhlah aku sekarang
Bait 2
Talking to some who laugh and others scorned
Berbicara pada beberapa orang yang tertawa dan yang lain mencemooh
I guess humor could help me after all
Kurasa humor bisa membantuku lagipula
It’s funny now, I’m just useless and a whore
Ini lucu sekarang, aku hanya tak berguna dan pelacur
But I get a cosign from your favorite one-man show
Tapi aku mendapat dukungan dari pertunjukan satu orang favoritmu
Chorus 2
Why do I tell you how I feel
Mengapa aku memberitahumu bagaimana perasaanku
When you’re too busy looking down my blouse?
Ketika kamu terlalu sibuk menatap ke bawah bluseku?
It’s something I wouldn’t say out loud
Ini sesuatu yang tidak akan kukatakan dengan keras
If touch could make them hear, then touch me now
Jika sentuhan bisa membuat mereka mendengar, maka sentuhlah aku sekarang
If touch could make them hear, then touch me now
Jika sentuhan bisa membuat mereka mendengar, maka sentuhlah aku sekarang
If touch could make them hear, then touch me now (now)
Jika sentuhan bisa membuat mereka mendengar, maka sentuhlah aku sekarang (sekarang)
Makna Lagu Blouse – Ketika Kata-Kata Tak Cukup Didengar
Lagu Blouse mengisahkan tentang seseorang yang berusaha keras mengomunikasikan perasaannya. Namun, orang yang diajak bicara tidak benar-benar mendengarkan. Mereka lebih fokus pada hal yang superfisial dan fisik. Akibatnya, komunikasi emosional yang tulus menjadi sia-sia.
Metafora “looking down the blouse” sangat kuat di sini. Ini menggambarkan bagaimana seseorang hanya tertarik pada aspek fisik semata. Sementara itu, perasaan dan kedalaman emosi diabaikan begitu saja. Oleh karena itu, lagu ini menjadi kritik halus terhadap objektifikasi dan ketidakpedulian emosional.
Baris “if touch could make them hear, then touch me now” sangat menyayat hati. Ini menunjukkan keputusasaan untuk didengar dan dipahami. Ia berharap ada cara lain selain kata-kata untuk menyampaikan perasaan. Namun, ia tahu bahwa sentuhan fisik pun mungkin tidak akan membawa pemahaman sejati.
Di bait kedua, muncul rasa frustrasi yang lebih dalam. Ia merasa dilabeli secara negatif oleh orang lain. Terlebih lagi, ia mencoba menggunakan humor sebagai mekanisme pertahanan. Namun, di balik tawa itu ada kepedihan yang nyata.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Lagu ini dimulai dengan setting yang intim namun canggung. Mereka duduk di meja dapur dengan sopan santun yang dipaksakan. Misalnya, detail seperti “napkins on laps” dan “strands pulled back” menunjukkan usaha untuk terlihat rapi. Ini mencerminkan upaya untuk mempertahankan kesan yang baik.
Kemudian, chorus mengungkapkan inti dari frustrasi sang narator. Ia bertanya pada dirinya sendiri mengapa ia membuka diri secara emosional. Padahal, orang di hadapannya tidak memberikan perhatian yang layak. Sebaliknya, mereka malah menatap dengan cara yang membuatnya tidak nyaman.
Baris “it’s something I wouldn’t say out loud” sangat penting. Ini menunjukkan bahwa ada begitu banyak yang tidak terucapkan dalam hubungan ini. Ia merasa tidak aman untuk mengungkapkan perasaannya secara langsung. Dengan demikian, komunikasi menjadi tertahan dan tidak tuntas.
Pengulangan “if touch could make them hear, then touch me now” menekankan kerinduan untuk koneksi sejati. Ia ingin ada cara yang lebih langsung untuk membuat orang lain memahami perasaannya. Sayangnya, ia tahu bahwa itu hampir tidak mungkin tercapai.
Bait kedua menampilkan dinamika sosial yang kompleks. Ia berbicara dengan orang-orang yang bereaksi berbeda terhadap dirinya. Ada yang tertawa, ada yang mencemooh. Khususnya, ia merasa dinilai dan dilabeli dengan cara yang menyakitkan.
Baris “I’m just useless and a whore” sangat keras dan mentah. Ini menunjukkan internalisasi dari penilaian negatif orang lain. Namun, ada ironi di sini karena ia mengatakan “it’s funny now”. Ia mencoba melihat situasi dari sudut pandang yang lebih ringan meskipun menyakitkan.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Lagu ini sangat relatable bagi siapa saja yang pernah merasa tidak didengar dalam sebuah hubungan. Entah itu hubungan romantis, pertemanan, atau bahkan keluarga. Clairo berhasil menangkap perasaan frustrasi yang sangat universal tersebut. Oleh karena itu, lagu ini terasa sangat personal meskipun liriknya sederhana.
Yang membuat lagu ini istimewa adalah keberanian Clairo dalam menunjukkan kerentanan. Ia tidak menyembunyikan rasa sakitnya di balik metafora yang terlalu rumit. Sebaliknya, ia menggunakan bahasa yang jujur dan langsung. Akibatnya, pendengar bisa langsung terhubung dengan emosinya.
Musik yang menyertai lirik ini juga sangat pas. Melodi yang lembut dan vokal Clairo yang tenang menciptakan kontras dengan lirik yang penuh emosi. Ini menggambarkan bagaimana seseorang bisa terlihat tenang di luar namun bergejolak di dalam. Sementara itu, instrumentasi yang minimalis membuat fokus tetap pada pesan lirik.
Banyak dari kita pernah berada di posisi di mana kita mencoba komunikasi tapi tidak berhasil. Kita berbicara tapi tidak didengar. Kita membuka diri tapi tidak dipahami. Akhirnya, kita merasa sendirian meskipun ada orang di samping kita. Lagu ini mengingatkan kita bahwa pengalaman itu valid dan banyak orang merasakannya.
Kesimpulan
Lagu Blouse dari Clairo adalah pengingat yang kuat tentang pentingnya komunikasi yang sejati. Ini bukan hanya tentang berbicara, tetapi tentang benar-benar mendengar dan memahami. Clairo menggambarkan rasa sakit ketika seseorang hanya melihat permukaan tanpa peduli pada kedalaman emosi.
Melalui lirik yang jujur dan melodi yang menyentuh, lagu ini mengajak kita untuk merenungkan cara kita berkomunikasi. Apakah kita benar-benar hadir untuk orang lain? Atau apakah kita hanya melihat apa yang ada di permukaan? Kesimpulannya, lagu ini adalah seruan untuk empati dan perhatian yang lebih dalam dalam setiap hubungan.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Blouse.
