Last Updated on December 31, 2025 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu second nature dari clairo. Lagu ini mengeksplorasi perasaan jatuh cinta yang terasa begitu alami dan tak terhindarkan. Seperti takdir yang sudah tertulis, kehadiran seseorang bisa mengubah segalanya tanpa perlawanan.
Pendahuluan
Clairo merilis “Second Nature” sebagai bagian dari album Charm yang dirilis tahun 2024. Penyanyi asal Amerika ini dikenal dengan gaya lo-fi yang intim dan personal. Lagu ini menampilkan produksi yang lebih matang namun tetap mempertahankan kerentanan emosional khasnya. Melodi yang lembut berpadu dengan lirik yang puitis menciptakan atmosfer romantis yang memikat. Oleh karena itu, lagu ini menjadi salah satu trek favorit penggemar di album tersebut.

Terjemahan Lirik Lagu second nature – clairo
[Intro]
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
[Verse 1]
It’s when you’re close enough to touch
Saat kau cukup dekat untuk kusentuh
I’ve forgotten the point
Aku lupa apa maksudnya
My train of thought destroyed
Jalan pikiranku hancur berantakan
[Verse 2]
It’s when you’re loud enough to cut
Saat suaramu cukup keras memotong
In and through all the noise
Masuk menembus semua kebisingan
My train of thought destroyed
Jalan pikiranku hancur berantakan
[Chorus]
And once you get in my ear
Dan begitu kau masuk ke telingaku
I see kismet sinking in
Aku melihat takdir mulai meresap
It’s second nature
Ini sudah menjadi naluri
Like the sap from a cedar
Seperti getah dari pohon cedar
Rolling down to be near her
Mengalir turun untuk mendekatinya
It’s second nature
Ini sudah menjadi naluri
[Verse 3]
It’s when you’re close enough to love
Saat kau cukup dekat untuk kucintai
I move without a void
Aku bergerak tanpa kekosongan
My train of thought destroyed
Jalan pikiranku hancur berantakan
[Verse 4]
And when I tell you it’s because
Dan saat kukatakan ini karena
I’ve known you well before
Aku telah mengenalmu jauh sebelumnya
My train of thought destroyed
Jalan pikiranku hancur berantakan
[Chorus]
And once you get in my ear
Dan begitu kau masuk ke telingaku
I see kismet sinking in
Aku melihat takdir mulai meresap
It’s second nature
Ini sudah menjadi naluri
Like the sap from a cedar
Seperti getah dari pohon cedar
Rolling down to be near her
Mengalir turun untuk mendekatinya
It’s second nature
Ini sudah menjadi naluri
[Bridge]
Soon you’ll realize, too
Segera kau juga akan menyadari
How it, it aligns you
Bagaimana ini menyatukan dirimu
Ought to know, know the
Seharusnya tahu, tahu akan
Know the truth
Tahu kebenarannya
[Instrumental]
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
Da-dum, da-da-da-da, da-dum-dum, dum, da, da-da-da-da-dum, dum
[Chorus]
And once you get in my ear
Dan begitu kau masuk ke telingaku
I see kismet sinking in
Aku melihat takdir mulai meresap
It’s second nature
Ini sudah menjadi naluri
Like the sap from a cedar
Seperti getah dari pohon cedar
Rolling down to be near her
Mengalir turun untuk mendekatinya
It’s second nature
Ini sudah menjadi naluri
Makna Lagu second nature – Ketika Cinta Menjadi Senatural Bernapas
Lagu ini berbicara tentang jatuh cinta yang terasa begitu alami hingga tak bisa dilawan. Clairo menggunakan metafora “second nature” untuk menggambarkan bagaimana kehadiran seseorang bisa mengubah segalanya. Seperti kebiasaan yang sudah mendarah daging, perasaan ini muncul tanpa dipaksa. Namun, ada kedalaman filosofis di balik kesederhanaan liriknya.
Konsep “kismet” atau takdir menjadi benang merah cerita ini. Clairo meyakini bahwa pertemuan dengan orang tertentu bukan kebetulan belaka. Ada kekuatan yang lebih besar mengatur segalanya. Oleh karena itu, perasaan yang muncul terasa begitu kuat dan tak tertahankan. Bahkan pikiran rasional pun lumpuh menghadapinya.
Metafora “getah cedar” sangat puitis dan menarik. Getah mengalir secara alami dari pohon, tanpa usaha atau paksaan. Demikian juga perasaan cinta yang digambarkan Clairo. Ia tertarik pada seseorang seperti gravitasi yang menarik benda ke bumi. Tidak ada perlawanan, hanya penyerahan pada sesuatu yang lebih besar dari dirinya.
Yang menarik adalah frasa “I’ve known you well before”. Ini mengisyaratkan konsep jiwa kembar atau koneksi lintas waktu. Mungkin dalam kehidupan lain, atau dalam alam metafisik yang tak terlihat. Clairo merasa sudah mengenal orang ini sejak lama. Karena itu, kedekatan mereka terasa begitu familiar dan nyaman.
Lagu ini juga menyentuh tema kehilangan kontrol. Berulang kali disebutkan “my train of thought destroyed”. Kehadiran orang yang dicintai menghancurkan logika dan perencanaan. Semua yang sudah disusun rapi dalam pikiran berantakan begitu saja. Namun, kehancuran ini bukan sesuatu yang negatif, justru menjadi bukti kuatnya perasaan.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Bagian pembuka dengan nyanyian tanpa kata “da-dum” menciptakan suasana dreamy dan kontemplatif. Melodi sederhana ini menjadi fondasi emosional yang menggambarkan seseorang yang tengah termenung mendalam sebelum lirik mulai mengalir.
Frasa “It’s when you’re close enough to touch” menggambarkan momen runtuhnya pertahanan diri saat jarak fisik menipis. Kedekatan tersebut menciptakan kekacauan emosional yang indah, di mana logika mulai memudar dan keinginan untuk menyatu menjadi lebih kuat.
Lirik “I’ve forgotten the point” menunjukkan penyerahan total pada perasaan. Cinta digambarkan mampu mengaburkan tujuan hidup dan rencana masa depan, membuat segalanya terasa lebih sederhana namun intens karena pikiran sepenuhnya terisi oleh kehadiran seseorang.
Kalimat “You’re loud enough to cut in and through all the noise” sangat kuat dalam menggambarkan bagaimana suara orang yang dicintai memiliki frekuensi khusus. Di tengah hiruk-pikuk dunia, keberadaan mereka selalu mampu menembus kebisingan dan langsung sampai ke hati.
Inti lagu ini terletak pada “kismet sinking in”, di mana takdir (kismet) mulai meresap perlahan ke dalam kesadaran. Proses ini digambarkan seperti tinta yang menyebar di kertas—bertahap namun pasti mewarnai seluruh aspek kehidupan narator.
Perbandingan perasaan dengan getah pohon cedar sangat brilian; cinta mengalir lambat namun konsisten mengikuti ritme alam. Di saat yang sama, kalimat “I move without a void” menunjukkan perasaan utuh, di mana kekosongan hidup yang dulu ada kini telah terisi sepenuhnya.
Bagian bridge memberikan harapan melalui “soon you’ll realize, too”. Ini mengisyaratkan bahwa koneksi ini akan menjadi timbal balik. Clairo menyimpulkan bahwa segalanya akan jatuh pada tempatnya tanpa perlu dipaksakan karena waktu akan membuktikan takdir mereka..
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Mendengarkan lagu ini membawa kita pada momen-momen ketika cinta pertama kali bersemi. Ada keajaiban dalam tidak bisa menjelaskan mengapa kita tertarik pada seseorang. Clairo berhasil menangkap esensi perasaan ini dengan sangat indah. Musiknya yang lembut membuat kita hanyut dalam nostalgia dan harapan. Seolah-olah sedang melayang di awan.
Yang membuat lagu ini special adalah kejujurannya. Tidak ada drama berlebihan atau penderitaan yang dilebih-lebihkan. Hanya pengakuan jujur tentang bagaimana seseorang bisa mengubah segalanya. Oleh karena itu, banyak pendengar merasa terhubung secara personal. Kita semua pernah merasakan kehilangan kendali saat jatuh cinta. Bahkan, beberapa mungkin sedang merasakannya saat ini.
Produksi lagu ini sempurna untuk menyampaikan pesan emosionalnya. Instrumentasi minimal memberi ruang untuk vokal Clairo yang lembut. Tidak ada distraksi, hanya fokus pada perasaan. Selain itu, melodi yang berulang menciptakan efek hipnotis. Seperti mantra cinta yang terus bergema di kepala. Semakin sering didengar, semakin dalam maknanya meresap.
Lagu ini juga mengajarkan tentang kepasrahan. Terkadang kita tidak perlu memahami atau mengendalikan segalanya. Membiarkan perasaan mengalir secara natural justru lebih indah. Terutama dalam urusan hati, logika tidak selalu menjadi panduan terbaik. Intuisi dan perasaan punya kebijaksanaan sendiri. Akhirnya, kita belajar mempercayai proses alami kehidupan.
Bagi siapa pun yang sedang jatuh cinta atau merindukan perasaan itu, lagu ini adalah teman yang sempurna. Ia memvalidasi perasaan kita dan mengingatkan bahwa cinta yang tulus adalah hal yang alami. Tidak perlu dipaksakan atau diragukan. Ketika benar, semuanya akan terasa seperti second nature. Dengan demikian, kita bisa lebih rileks menikmati perjalanan.
Kesimpulan
Second nature adalah karya yang matang dari Clairo. Lagu ini membuktikan bahwa kesederhanaan bisa sangat powerful dalam menyampaikan emosi kompleks. Melalui lirik yang puitis dan melodi yang menenangkan, pendengar diajak merenungi makna cinta sejati. Bukan cinta yang penuh drama, tetapi cinta yang terasa seperti pulang ke rumah.
Tema takdir dan koneksi alami sangat relevan dengan pengalaman manusia universal. Kita semua mencari seseorang yang membuat hidup terasa lengkap. Seseorang yang kehadirannya terasa natural dan tidak dipaksakan. Clairo berhasil menangkap esensi pencarian ini dengan sangat indah. Kemudian, ia membungkusnya dalam paket musikal yang memikat.
Lagu ini mengajarkan kita untuk percaya pada intuisi dan perasaan. Tidak semua hal perlu dijelaskan dengan logika. Terkadang, yang terbaik adalah membiarkan hati memimpin. Ketika menemukan orang yang tepat, semuanya akan terasa mudah dan alami. Seperti bernapas, seperti second nature. Inilah keajaiban cinta yang sejati.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu second nature.
