Makna Lagu Rapunzel (feat. Megan Thee Stallion) LISA

By | January 14, 2026

Last Updated on January 14, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu Rapunzel (feat. Megan Thee Stallion) dari LISA. Lagu ini merayakan kepercayaan diri dan kemewahan hidup. Kolaborasi powerful antara dua ikon musik global ini menghadirkan energi yang penuh kekuatan.

Pendahuluan

LISA, member BLACKPINK yang kini bersinar sebagai solois, menghadirkan kolaborasi memukau bersama Megan Thee Stallion. Lagu ini menjadi bagian dari album solo pertamanya, Alter Ego, yang dirilis tahun 2025. Keduanya dikenal dengan persona panggung yang kuat dan penuh karisma.

Rapunzel membawa metafora unik dari karakter dongeng terkenal. Namun, kali ini bukan tentang menunggu diselamatkan. Sebaliknya, lagu ini tentang kekuatan dan kemerdekaan finansial. Oleh karena itu, pesan yang disampaikan sangat memberdayakan.

LISA Rapunzel (feat. Megan Thee Stallion)

Musik hip-hop dengan beat yang menghipnotis menjadi wadah sempurna. Beat-nya aggressive namun tetap catchy. Selain itu, chemistry antara LISA dan Megan terasa natural dan saling melengkapi.

Terjemahan Lirik Lagu Rapunzel (feat. Megan Thee Stallion) – LISA

[Intro: Megan Thee Stallion & LISA]

It’s the hot girl coach, and LISA (ah)

Ini pelatih hot girl, dan LISA (ah)

[Verse 1: LISA]

Hair down, feeling like Rapunzel

Rambut terurai, merasa seperti Rapunzel

Keep your doggies in the motherfucking muzzle

Simpan anjing-anjingmu di dalam moncongnya

Only one queen in the jungle

Hanya ada satu ratu di hutan

Ay, only one queen, only one

Ay, hanya satu ratu, hanya satu

[Verse 2: LISA]

I don’t window-shop, I big-spend

Aku tidak sekadar melihat-lihat, aku belanja besar

If I got a message, I click “Send”

Jika aku punya pesan, aku tekan “Kirim”

You can’t lie to me, I got a sixth sense

Kau tidak bisa berbohong padaku, aku punya indera keenam

Fill my energy with some Himalayan incense

Mengisi energiku dengan dupa Himalaya

[Pre-Chorus: LISA]

Livin’ lavish while we still young

Hidup mewah selagi masih muda

Spendin’ that shit ’til we go dumb

Menghabiskan uang sampai gila

Flashin’ them gold teeth all damn day

Memamerkan gigi emas sepanjang hari

When I walk by, I hear them say

Saat aku lewat, aku dengar mereka bilang

[Chorus: LISA]

“That’s money, that’s motherfuckin’ money”

“Itu uang, itu uang beneran”

Bitch, tell me how you love me

Sayang, katakan bagaimana kau mencintaiku

Bitch, tell me how (yah, yah, yah)

Sayang, katakan bagaimana (yah, yah, yah)

[Post-Chorus: LISA]

Hair down, feeling like Rapunzel

Rambut terurai, merasa seperti Rapunzel

Hair down, feeling, hair down

Rambut terurai, merasakan, rambut terurai

Hair down, feeling like Rapunzel

Rambut terurai, merasa seperti Rapunzel

Hair down, feeling, hair down (real hot girl shit)

Rambut terurai, merasakan, rambut terurai (hal hot girl sejati)

[Verse 3: Megan Thee Stallion]

I’m the hood Rapunzel, fifty-inch, my bundles (yeah)

Aku Rapunzel dari hood, lima puluh inci, rambut palsu ku (yeah)

Louis V, my duffle, body T for trouble

Louis V, tas duffelku, tubuh T untuk masalah

Made a mil’ at my show, quarter mil’ on my throat (brr)

Menghasilkan jutaan di konserku, seperempat juta di leherku (brr)

And if a bitch want beef, I make a meal outta ho’ (ah)

Dan jika ada yang ingin berantem, aku buat santapan darinya (ah)

[Verse 4: Megan Thee Stallion]

Damn, I might be too pretty (too pretty)

Sial, aku mungkin terlalu cantik (terlalu cantik)

What they finna do with me? (I don’t know)

Apa yang akan mereka lakukan denganku? (Aku tidak tahu)

Booty so big, ass sittin’ up like new titties (baow, baow)

Pantat begitu besar, duduk seperti payudara baru (baow, baow)

Two chains on, finna pull up with the roof missing

Dua rantai terpasang, akan datang dengan atap terbuka

Poppin’ all my life, bitches hating, ain’t a new feeling (ah)

Bersinar sepanjang hidupku, orang benci, bukan perasaan baru (ah)

[Bridge: LISA]

Need some me time, gotta meditate

Butuh waktu untuk diriku, harus bermeditasi

Level up, level up, bitch, I levitate

Naik level, naik level, sayang, aku melayang

In my pocket, I got somethin’ you won’t ever make

Di sakuku, aku punya sesuatu yang tidak akan pernah kau hasilkan

But I’m generous, maybe you can have a taste

Tapi aku murah hati, mungkin kau bisa mencicipi

[Outro: LISA]

Anyway, gotta go ’cause I’m runnin’ late

Ngomong-ngomong, harus pergi karena aku terlambat

Every day, make a bag, bitch, you gonna hate

Setiap hari, hasilkan uang, sayang, kau akan benci

I would too

Aku juga begitu

But this is my life, baby, I ain’t you

Tapi ini hidupku, sayang, aku bukan kamu

Makna Lagu Rapunzel (feat. Megan Thee Stallion): Merayakan Kekuatan Perempuan Modern

Makna lagu Rapunzel berpusat pada pemberdayaan diri dan kesuksesan finansial. LISA dan Megan mengambil karakter dongeng klasik dan mengubahnya menjadi simbol kekuatan. Rapunzel tradisional menunggu diselamatkan di menara. Namun, versi mereka adalah ratu yang berkuasa penuh atas hidupnya sendiri.

Lirik “Hair down, feeling like Rapunzel” menjadi mantra kepercayaan diri. Rambut panjang Rapunzel yang ikonik tidak lagi alat untuk diselamatkan. Sebaliknya, ini simbol kebebasan dan kemewahan. Oleh karena itu, metafora ini sangat powerful untuk perempuan masa kini.

Arti lagu ini juga menyoroti pentingnya kemandirian finansial. Frasa seperti “I don’t window-shop, I big-spend” menunjukkan kemampuan ekonomi yang kuat. Mereka tidak perlu bergantung pada siapapun. Terlebih lagi, mereka bangga dengan pencapaian mereka sendiri.

Konsep “only one queen in the jungle” menegaskan kepemimpinan tunggal. Dalam industri yang kompetitif, mereka berdiri sebagai pemenang. Tidak ada yang bisa menyaingi posisi mereka. Akibatnya, pesan ini sangat inspiratif bagi pendengar yang berjuang meraih impian.

Megan Thee Stallion membawa dimensi tambahan dengan lirik “I’m the hood Rapunzel”. Dia menggabungkan elemen street culture dengan fantasi princess. Ini menunjukkan bahwa kesuksesan bisa datang dari mana saja. Kesimpulannya, latar belakang tidak menentukan masa depan seseorang.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Verse pertama LISA dimulai dengan energi eksplosif, “Keep your doggies in the motherfucking muzzle”, sebagai peringatan tegas kepada haters. Dia menegaskan dominasinya dengan “only one queen in the jungle”.

Verse kedua menggambarkan gaya hidup mewah, dengan “I don’t window-shop, I big-spend” menunjukkan kekuatan finansial. “Sixth sense” menggambarkan intuisi tajam, sementara “Himalayan incense” melambangkan keseimbangan spiritual.

Pre-chorus menekankan filosofi “livin’ lavish while we still young”, ajakan untuk menikmati hidup selagi muda. “Flashin’ them gold teeth” adalah simbol kemewahan.

Chorus repetitif menciptakan hook yang memorable, dengan “That’s money, that’s motherfuckin’ money” untuk menekankan kesuksesan material. “Tell me how you love me” merupakan tantangan untuk mengakui kehebatan mereka.

Verse Megan Thee Stallion membawa perspektif street dengan “Made a mil’ at my show, quarter mil’ on my throat”, menunjukkan kesuksesannya yang nyata. “If a bitch want beef, I make a meal outta ho'” menegaskan sikap siap menghadapi konflik.

“Damn, I might be too pretty” mengeksplorasi ironi kecantikan dan kesuksesan yang luar biasa, disampaikan dengan percaya diri.

Bridge LISA menghadirkan introspeksi melalui “Need some me time, gotta meditate”, mengingatkan pentingnya keseimbangan mental. “Level up, level up, bitch, I levitate” menggambarkan pencapaian yang melampaui ekspektasi.

Outro menutup dengan “Every day, make a bag, bitch, you gonna hate”, menggambarkan hustle sebagai gaya hidup, dan “this is my life, baby, I ain’t you” menegaskan bahwa setiap orang memiliki jalannya sendiri.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Mendengarkan Rapunzel memberikan boost energi yang luar biasa. Lagu ini seperti motivational speech yang dibungkus dalam beat hip-hop yang addictive. Setiap kali merasa down atau meragukan kemampuan diri, lirik-liriknya mengingatkan untuk tetap percaya diri.

Yang paling menarik adalah bagaimana lagu ini reframe konsep feminitas. Perempuan bisa cantik, feminin, dan sekaligus powerful. Tidak perlu memilih satu sisi saja. Justru, kombinasi semua aspek itulah yang membuat seseorang complete dan unstoppable.

Kolaborasi antara LISA dan Megan Thee Stallion terasa sangat natural. Keduanya berasal dari background yang berbeda namun memiliki visi yang sama. LISA dengan K-pop influence-nya dan Megan dengan Southern hip-hop roots menciptakan chemistry yang unik. Hasilnya adalah fusion yang fresh dan global.

Bagian favorit adalah ketika Megan rap dengan cepat dan precise. Delivery-nya sangat confident dan tidak ada ruang untuk keraguan. Sementara itu, LISA membawa smoothness dan melody yang menyeimbangkan aggressiveness Megan. Perpaduan ini menciptakan dynamic yang engaging sepanjang lagu.

Lagu ini juga mengajarkan tentang pentingnya celebrate victories. Terlalu sering kita humble sampai lupa mengakui pencapaian sendiri. Rapunzel mengingatkan bahwa tidak apa-apa untuk proud dengan hasil kerja keras. Bahkan, celebrating success adalah bentuk gratitude kepada diri sendiri.

Namun, di balik semua glamour dan luxury, ada pesan tentang kerja keras. Mereka tidak mendapatkan semua ini secara instan. Years of dedication, sacrifice, dan hustle ada di balik setiap achievement. Oleh karena itu, lagu ini bukan hanya tentang flex, tapi juga tentang journey menuju kesana.

Pesan tentang meditation dan self-care di tengah hustle culture juga sangat relevan. Banyak orang fokus chasing money sampai lupa menjaga mental health. LISA mengingatkan bahwa balance is key. Success means nothing jika kita tidak healthy untuk menikmatinya.

Kesimpulan

Makna lagu Rapunzel (feat. Megan Thee Stallion) adalah celebrasi dari female empowerment dan financial independence. LISA dan Megan Thee Stallion berhasil menciptakan anthem yang powerful namun tetap catchy. Mereka mengubah karakter dongeng klasik menjadi simbol perempuan modern yang mandiri dan sukses.

Lirik lagu ini mengajak pendengar untuk percaya diri dan bangga dengan pencapaian mereka. Tidak perlu malu dengan kesuksesan yang sudah diraih. Sebaliknya, itu harus dirayakan sebagai hasil dari kerja keras dan dedikasi. Arti lagu ini juga menekankan pentingnya self-care dan balance dalam mengejar impian.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa perempuan bisa mendominasi industri musik dengan cara mereka sendiri. Mereka tidak perlu mengikuti aturan yang sudah ada. Justru, mereka menciptakan aturan baru dan menjadi trendsetter. Dengan demikian, Rapunzel menjadi lebih dari sekadar lagu, tapi movement.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Rapunzel (feat. Megan Thee Stallion).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *