Last Updated on January 22, 2026 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu Like Crazy (English Version) dari Jimin. Lagu ini mengeksplorasi tema pelarian dari realitas melalui mimpi dan fantasi. Jimin menyampaikan perasaan seseorang yang lebih memilih tersesat dalam ilusi daripada menghadapi kenyataan yang menyakitkan.
Pendahuluan
Like Crazy (English Version) merupakan salah satu trek unggulan dari album solo debut Jimin BTS bertajuk “FACE” yang dirilis pada Maret 2023. Lagu ini hadir dalam dua versi bahasa, Korean dan English. Versi Inggris memberikan nuansa berbeda dengan lirik yang lebih eksplisit tentang perasaan tersesat dan kehilangan diri. Jimin mengeksplorasi sisi gelap dari pelarian emosional melalui melodi synth-pop yang hypnotic. Album FACE sendiri menceritakan perjalanan Jimin dalam menghadapi berbagai emosi kompleks selama masa pandemi.

Produksi lagu ini melibatkan kolaborasi dengan produser ternama seperti OHHYUK dan Pdogg. Mereka menciptakan soundscape yang memikat namun sedikit gelap. Oleh karena itu, pendengar akan merasakan kontras antara beat yang energik dengan lirik yang penuh kegelisahan. Lagu ini menjadi representasi sempurna dari tema album FACE tentang menghadapi dan menerima diri sendiri.
Terjemahan Lirik Lagu Like Crazy (English Version) – Jimin
[Intro]
(I think we could last forever)
(Aku pikir kita bisa bertahan selamanya)
(I’m afraid that everything will disappear)
(Aku takut semuanya akan menghilang)
(Just trust me)
(Percayalah padaku)
[Verse 1]
She’s saying
Dia berkata
Baby, come and follow me
Sayang, ayo dan ikuti aku
There’s not a bad thing here tonight
Tidak ada hal buruk di sini malam ini
Save your reasons all for later
Simpan semua alasanmu untuk nanti
Stay with me a little while
Tinggallah bersamaku sebentar
[Pre-Chorus]
Watch me go
Lihat aku pergi
Now, I sink down, all alone away
Sekarang, aku tenggelam, sendirian menjauh
Where am I?
Di mana aku?
A dark haze clouding up my eyes
Kabut gelap menutupi mataku
I can hear the voices listening
Aku bisa mendengar suara-suara mendengarkan
Don’t know who they are
Tidak tahu siapa mereka
Trying to take the pressure off
Mencoba menghilangkan tekanan
Been reaching for the stars
Telah meraih bintang-bintang
Tell me, will I find myself again?
Katakan padaku, akankah aku menemukan diriku lagi?
When I go too far?
Ketika aku pergi terlalu jauh?
Yeah, I know
Ya, aku tahu
You know, I know (ooh)
Kau tahu, aku tahu (ooh)
[Chorus]
I’d rather be
Aku lebih memilih
Lost in the lights, lost in the lights
Tersesat dalam cahaya, tersesat dalam cahaya
I’m outta my mind
Aku kehilangan akal
Can you help me numb the pain?
Bisakah kau membantuku mematikan rasa sakit?
Each night, you spin me up high
Setiap malam, kau memutarku tinggi
Emotions on ice
Emosi membeku
Let me have a taste
Biarkan aku merasakan
[Post-Chorus]
Give me a good ride (oh, I’m fallin’, I’m fallin’, I’m fallin’)
Beri aku perjalanan yang baik (oh, aku jatuh, aku jatuh, aku jatuh)
Oh, it’s gon’ be a good night (oh, I’m fallin’)
Oh, ini akan jadi malam yang baik (oh, aku jatuh)
Forever, you and I
Selamanya, kau dan aku
[Verse 2]
All my reflections, I
Semua refleksiku, aku
Can’t even recognize
Bahkan tidak bisa mengenali
I’m feelin’ so alive, wasting time
Aku merasa sangat hidup, membuang waktu
[Chorus]
I’d rather be
Aku lebih memilih
Lost in the lights
Tersesat dalam cahaya
Lost in the lights
Tersesat dalam cahaya
I’m outta my mind
Aku kehilangan akal
Can you help me numb the pain?
Bisakah kau membantuku mematikan rasa sakit?
Each night
Setiap malam
You spin me up high
Kau memutarku tinggi
Emotions on ice
Emosi membeku
Let me have a taste
Biarkan aku merasakan
[Post-Chorus]
Give me a good ride (oh, I’m fallin’, I’m fallin’, I’m fallin’)
Beri aku perjalanan yang baik (oh, aku jatuh, aku jatuh, aku jatuh)
Oh, it’s gon’ be a good night (oh, I’m fallin’)
Oh, ini akan jadi malam yang baik (oh, aku jatuh)
Forever, you and I
Selamanya, kau dan aku
[Bridge]
This will break me
Ini akan menghancurkanku
This is gonna break me (break me)
Ini akan menghancurkanku (menghancurkanku)
No, don’t you wake me (wake me)
Tidak, jangan bangunkan aku (bangunkan aku)
I wanna stay in this dream, don’t save me
Aku ingin tetap dalam mimpi ini, jangan selamatkan aku
Don’t you try to save me (save me)
Jangan coba selamatkan aku (selamatkan aku)
I need a way we (way we)
Aku butuh cara kita (cara kita)
I need a way we can dream on (on, on, on)
Aku butuh cara kita bisa terus bermimpi (terus, terus, terus)
[Outro]
Alone again
Sendirian lagi
What’s the point?
Apa gunanya?
Makna Lagu Like Crazy (English Version) – Ketika Mimpi Lebih Nyaman dari Kenyataan
Lagu ini berbicara tentang seseorang yang memilih melarikan diri dari kenyataan. Jimin menggambarkan perasaan tersesat dalam ilusi yang lebih menyenangkan daripada realitas. Tema utamanya adalah pelarian emosional melalui mimpi dan fantasi. Namun, di balik semua itu, ada kesadaran bahwa pelarian ini hanya sementara.
Frasa “lost in the lights” menjadi metafora kuat dalam arti lagu ini. Cahaya di sini bukan sekadar cahaya fisik. Melainkan, representasi dari dunia fantasi yang memabukkan. Jimin seolah mengatakan bahwa dia lebih memilih tersesat dalam keindahan semu. Akibatnya, dia rela meninggalkan kesadaran akan dirinya yang sebenarnya.
Lirik “I’m outta my mind, can you help me numb the pain?” sangat jujur dan vulnerable. Jimin tidak menyembunyikan fakta bahwa dia sedang kesakitan. Sebaliknya, dia mencari cara untuk mematikan rasa sakit itu. Caranya adalah dengan tenggelam dalam momen-momen yang membuat dia lupa akan realitas. Khususnya, melalui pengalaman yang intens dan memabukkan.
Yang menarik adalah kontradiksi dalam lagu ini. Di satu sisi, Jimin tahu ini akan menghancurkannya. Dia menyanyikan “This will break me, this is gonna break me”. Namun, di sisi lain, dia dengan tegas meminta “Don’t you wake me, I wanna stay in this dream”. Oleh karena itu, terlihat konflik internal yang sangat manusiawi antara kesadaran dan keinginan untuk melarikan diri.
Makna lagu Like Crazy (English Version) juga menyentuh tema identitas yang hilang. Baris “All my reflections, I can’t even recognize” menunjukkan kehilangan jati diri. Jimin menggambarkan kondisi di mana seseorang begitu larut dalam pelarian. Sehingga, mereka tidak lagi mengenali siapa diri mereka sebenarnya. Ini adalah gambaran yang sangat nyata dari seseorang yang kehilangan pegangan pada realitas.
Outro lagu yang singkat namun powerful dengan “Alone again, what’s the point?” menunjukkan akhir yang pahit. Setelah semua pelarian dan fantasi berakhir, kenyataan kembali datang. Kesimpulannya, seseorang tetap akan kembali ke titik awal: sendirian dan mempertanyakan makna dari semuanya.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Intro dimulai dengan tiga pernyataan kontradiktif: “I think we could last forever”, “I’m afraid that everything will disappear”, dan “Just trust me”. Ketiga baris ini merangkum seluruh konflik emosional lagu.
Verse pertama memperkenalkan sosok “she” yang mengajak mengikuti. Frasa “There’s not a bad thing here tonight” adalah janji manis yang menipu. Jimin diminta “save your reasons all for later” — menunjukkan penolakan terhadap logika dan rasionalitas.
Pre-chorus membawa momen transformasi. “Now, I sink down, all alone away” menggambarkan proses tenggelam dalam pelarian. Pertanyaan “Where am I?” menunjukkan disorientasi. Baris “Tell me, will I find myself again? When I go too far?” adalah pertanyaan eksistensial yang dalam — Jimin sadar ada batas yang bisa membuatnya benar-benar hilang.
Chorus adalah puncak deklarasi. “I’d rather be lost in the lights” adalah pilihan sadar, bukan keterpaksaan. Permintaan “Can you help me numb the pain?” sangat direct — Jimin tidak mencari solusi, hanya ingin mematikan rasa sakitnya sementara. Frasa “emotions on ice” adalah visualisasi sempurna dari pembekuan perasaan.
Verse kedua memberikan insight penting. “All my reflections, I can’t even recognize” adalah klimaks dari kehilangan identitas. Tetapi “I’m feelin’ so alive, wasting time” menunjukkan paradoks: dia merasa paling hidup justru ketika sedang membuang-buang hidupnya.
Bridge adalah bagian paling emosional. “This will break me” diulang dengan penekanan — Jimin sangat sadar akan konsekuensi. Namun permintaannya tegas: “Don’t you wake me, I wanna stay in this dream” dan “don’t save me” — penolakan terhadap pertolongan. Baris “I need a way we can dream on” menggambarkan keinginan untuk memperpanjang mimpi tanpa akhir.
Outro “Alone again, what’s the point?” adalah kenyataan pahit. Semua pelarian berakhir pada kesendirian dan kekosongan makna — lagu ini adalah siklus yang tidak ada jalan keluarnya.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Mendengarkan Like Crazy (English Version) memberikan perasaan yang campur aduk. Di satu sisi, musiknya sangat catchy dan membuat ingin bergerak. Namun, di sisi lain, liriknya sangat gelap dan menyayat hati. Kombinasi ini menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik. Bahkan, terkadang kita bisa menari sambil merasakan kesedihan yang mendalam.
Yang paling relate dari lagu ini adalah tema pelarian. Siapa yang tidak pernah merasa ingin lari dari masalah? Terkadang, kenyataan memang terlalu berat untuk dihadapi. Oleh karena itu, kita mencari cara untuk melarikan diri sejenak. Entah itu melalui hiburan, pekerjaan berlebihan, atau bahkan hubungan yang tidak sehat. Jimin berhasil menangkap esensi universal dari pengalaman manusia ini.
Produksi musik yang hypnotic sangat mendukung tema lagu. Beat yang berulang-ulang seperti menarik kita masuk ke dalam trance. Ini mencerminkan kondisi mental karakter dalam lagu yang terperangkap dalam siklus. Selain itu, penggunaan synth yang dreamy menambah atmosfer surreal. Sehingga, pendengar benar-benar merasakan sensasi “lost in the lights” yang dinyanyikan Jimin.
Lagu ini juga membuat kita berpikir tentang kesehatan mental. Banyak orang yang mengalami hal serupa namun tidak berani mengakuinya. Mereka memilih tenggelam dalam berbagai bentuk pelarian tanpa mencari bantuan. Oleh karena itu, lagu seperti ini penting. Karena membuka percakapan tentang perjuangan mental yang sering dianggap tabu. Khususnya di industri musik yang sering menuntut kesempurnaan.
Yang menyentuh adalah outro yang sangat minimalis. Setelah semua intensitas lagu, ending dengan “Alone again, what’s the point?” terasa seperti pukulan di perut. Ini mengingatkan kita bahwa tidak peduli seberapa jauh kita lari, kenyataan akan selalu menunggu. Kesimpulannya, lagu ini adalah pengingat bahwa pelarian hanya solusi sementara. Dan pada akhirnya, kita harus menghadapi apa yang kita hindari.
Kesimpulan
Like Crazy (English Version) adalah karya yang berani dan jujur dari Jimin. Lagu ini mengeksplorasi sisi gelap dari pelarian emosional dengan sangat raw. Tidak ada glamorisasi atau romantisasi terhadap penderitaan. Sebaliknya, Jimin menampilkan realitas pahit dari memilih ilusi daripada kenyataan. Namun, dia melakukannya dengan cara yang sangat manusiawi dan relatable.
Makna lagu Like Crazy (English Version) tentang kehilangan diri dalam pelarian sangat relevan di era modern. Banyak orang mengalami tekanan yang luar biasa. Akibatnya, mereka mencari berbagai cara untuk escape. Lagu ini menjadi reminder bahwa kita tidak sendirian dalam perjuangan ini. Selain itu, lagu ini juga peringatan tentang bahaya dari pelarian yang berlebihan.
Kombinasi antara produksi yang hypnotic, vokal yang emosional, dan lirik yang dalam membuat lagu ini sangat powerful. Ini adalah track yang akan terus resonan dengan pendengar. Khususnya mereka yang pernah merasa tersesat atau kehilangan pegangan pada realitas. Akhirnya, lagu ini adalah pengingat untuk kita semua. Bahwa menghadapi kenyataan, meskipun menyakitkan, lebih baik daripada tersesat selamanya dalam ilusi.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Like Crazy (English Version).



