Makna Lagu Cupid – Twin Ver. (feat. Sabrina Carpenter) Fifty Fifty

By | January 19, 2026

Last Updated on January 19, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu Cupid – Twin Ver. (feat. Sabrina Carpenter) dari Fifty Fifty. Lagu ini mengisahkan kekecewaan terhadap cinta yang tak kunjung datang. Seseorang yang terus berharap namun selalu kandas di tengah jalan. Cupid digambarkan sebagai sosok yang mengecewakan, bukan penolong cinta.

Pendahuluan

Fifty Fifty adalah grup vokal wanita asal Korea Selatan yang debut pada November 2022. Mereka langsung mencuri perhatian publik global dengan lagu Cupid. Versi Twin yang menampilkan Sabrina Carpenter memberikan nuansa segar pada lagu ini. Oleh karena itu, lagu ini menjadi viral di berbagai platform media sosial.

Lagu ini dirilis sebagai bagian dari mini album pertama mereka. Kombinasi vokal manis dan melodi catchy membuat lagu ini mudah diingat. Namun, di balik kesan ceria tersebut, tersimpan kisah patah hati yang mendalam. Tema utamanya adalah kekecewaan terhadap mitos romansa yang sempurna.

Fifty Fifty Cupid – Twin Ver. (feat. Sabrina Carpenter)

Kolaborasi dengan Sabrina Carpenter menambah dimensi emosional yang lebih kuat. Penyanyi asal Amerika ini dikenal dengan suara khas dan pengalaman bernyanyi tentang cinta. Kehadiran Sabrina membuat lagu ini terasa lebih universal dan relatable bagi pendengar internasional.

Terjemahan Lirik Lagu Cupid – Twin Ver. (feat. Sabrina Carpenter) – Fifty Fifty

Intro

La, la, la, la-la-la

La, la, la, la-la-la

La, la-la-la, la, la-la-la

La, la-la-la, la, la-la-la

Verse 1

A hopeless romantic all my life

Seorang romantis tanpa harapan sepanjang hidupku

Surrounded by couples all the time

Dikelilingi pasangan kekasih sepanjang waktu

I guess I should take it as a sign

Kurasa aku harus menganggapnya sebagai pertanda

(Oh, why? Oh, why? Oh, why? Oh, why?)

(Oh, mengapa? Oh, mengapa? Oh, mengapa? Oh, mengapa?)

Pre-Chorus

I’m feelin’ lonely (lonely)

Aku merasa kesepian (kesepian)

Oh, I wish I’d find a lover that could hold me (hold me)

Oh, aku berharap menemukan kekasih yang bisa memelukku (memelukku)

Now I’m crying in my room

Kini aku menangis di kamarku

So skeptical of love (say what you say, but I want it more)

Begitu skeptis terhadap cinta (katakan apa yang kau katakan, tapi aku menginginkannya lebih)

But still I want it more, more, more

Tapi tetap saja aku menginginkannya lebih, lebih, lebih

Chorus

I gave a second chance to Cupid

Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid

But now I’m left here feelin’ stupid

Tapi kini aku ditinggalkan di sini merasa bodoh

Oh, the way he makes me feel that love isn’t real

Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata

Cupid is so dumb

Cupid sangat bodoh

Verse 2

I wish that I wasn’t so naïve

Aku berharap aku tidak begitu naif

And he didn’t turn me on so well

Dan dia tidak membuatku tertarik sedemikian rupa

My heartache’s a real good melody, mm

Sakit hatiku adalah melodi yang sangat bagus, mm

(Oh, wow, wow, oh, wow, wow)

(Oh, wow, wow, oh, wow, wow)

Pre-Chorus 2

And what else is there for me to do?

Dan apalagi yang bisa kulakukan?

I gave him one chance, I gave him two

Aku memberinya satu kesempatan, aku memberinya dua

But third times a charm ain’t always true

Tapi kesempatan ketiga tidak selalu berhasil

Chorus

I gave a second chance to Cupid

Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid

But now I’m left here feelin’ stupid

Tapi kini aku ditinggalkan di sini merasa bodoh

Oh, the way he makes me feel that love isn’t real

Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata

Cupid is so dumb

Cupid sangat bodoh

Post-Chorus

Cupid is so dumb

Cupid sangat bodoh

Bridge

Cupid is a bully, he won’t leave me alone

Cupid adalah penindas, dia tidak akan meninggalkanku sendiri

Every time he set me up, my baby doesn’t show

Setiap kali dia mempertemukanku, kekasihku tidak muncul

It’s makin’ me feel crazy, like my life’s invisible

Ini membuatku merasa gila, seolah hidupku tidak terlihat

Good thing when I cry, I look so cute and beautiful

Untungnya saat aku menangis, aku terlihat sangat manis dan cantik

Chorus Final

I gave a second chance to Cupid (Cupid, ah)

Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid (Cupid, ah)

But now I’m left here feelin’ stupid (so stupid, babe, mm)

Tapi kini aku ditinggalkan di sini merasa bodoh (sangat bodoh, sayang, mm)

Oh, the way he makes me feel that love isn’t real

Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata

Cupid is so dumb

Cupid sangat bodoh

Outro

I gave a second chance to Cupid (hopeless girl)

Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid (gadis tanpa harapan)

But now I’m left here feelin’ stupid (is seeking someone who will share this feeling)

Tapi kini aku ditinggalkan di sini merasa bodoh (sedang mencari seseorang yang akan berbagi perasaan ini)

Oh, the way he makes me feel that love isn’t real (I’m a fool for love)

Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata (aku bodoh karena cinta)

Cupid is so dumb (I’m a fool for love)

Cupid sangat bodoh (aku bodoh karena cinta)

Makna Lagu Cupid – Twin Ver. (feat. Sabrina Carpenter) Sebagai Sindiran Terhadap Mitos Cinta Sempurna

Makna lagu Cupid – Twin Ver. menyajikan kritik tajam terhadap ekspektasi romantis yang tidak realistis. Cupid, sosok mitologi yang seharusnya membantu orang jatuh cinta, justru digambarkan sebagai tokoh yang gagal. Bahkan, dia disebut bodoh dan seperti penindas. Ini menunjukkan frustrasi mendalam terhadap pengalaman cinta yang mengecewakan.

Lagu ini berbicara tentang seseorang yang terus berharap menemukan cinta sejati. Namun, setiap usahanya berakhir dengan kekecewaan. Oleh karena itu, muncul perasaan bahwa cinta mungkin hanya ilusi belaka. Tema ini sangat relatable bagi banyak orang di era modern.

Lirik “hopeless romantic all my life” menggambarkan kondisi paradoks yang menarik. Seseorang yang percaya pada cinta romantis justru tidak pernah merasakannya. Selain itu, melihat pasangan di sekitar malah memperkuat rasa kesepian. Pengalaman ini menciptakan konflik internal yang kuat.

Arti lagu Cupid juga menunjukkan proses penerimaan terhadap kegagalan berulang kali. Frasa “I gave him one chance, I gave him two” memperlihatkan usaha yang gigih. Meskipun begitu, harapan tetap kandas. Akhirnya, skeptisisme terhadap cinta mulai terbentuk sebagai mekanisme pertahanan diri.

Yang menarik adalah bagian bridge yang menyebut Cupid sebagai bully. Ini bukan sekadar kekecewaan biasa, melainkan perasaan dianiaya oleh takdir. Setiap kali ada harapan, kenyataan justru mengkhianati. Dengan demikian, lagu ini menjadi anthem bagi mereka yang lelah dengan perjuangan mencari cinta.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Baris pembuka “A hopeless romantic all my life” langsung membangun karakter protagonis. Kata “hopeless” memiliki makna ganda yang cerdas. Di satu sisi berarti romantis yang penuh harapan, di sisi lain berarti tanpa harapan. Kontradiksi ini menjadi fondasi keseluruhan lagu.

Frasa “surrounded by couples all the time” menciptakan imagery yang kuat. Bayangkan berada di tengah kebahagiaan orang lain namun tidak bisa merasakannya. Situasi ini memperkuat perasaan terisolasi secara emosional. Terutama di era media sosial, paparan terhadap romansa orang lain semakin intens.

Bagian pre-chorus menampilkan konflik batin yang sangat jujur. Meskipun skeptis, keinginan untuk mencintai tetap menggebu. Kalimat “say what you say, but I want it more” menunjukkan penolakan terhadap skeptisisme rasional. Hati masih menginginkan cinta meski pikiran sudah lelah.

Chorus adalah bagian paling powerful dalam lagu ini. Memberikan kesempatan kedua pada Cupid menunjukkan optimisme yang tersisa. Namun, hasilnya malah membuat merasa bodoh. Akibatnya, kepercayaan terhadap keberadaan cinta sejati mulai goyah. Cupid yang seharusnya membantu justru mengecewakan.

Lirik “my heartache’s a real good melody” sangat meta dan self-aware. Penderitaan emosional diakui sebagai bahan kreativitas. Kesedihan ditransformasi menjadi sesuatu yang indah melalui musik. Dengan cara ini, lagu menjadi bentuk katarsis bagi penyanyi dan pendengar.

Bridge memberikan perspektif baru tentang dinamika dengan Cupid. Dia digambarkan sebagai bully yang tidak mau berhenti mengganggu. Setiap setup yang diciptakan berakhir dengan penolakan. Kemudian, ada baris menarik: “when I cry, I look so cute and beautiful“. Ini semacam humor pahit di tengah kepedihan.

Outro menambahkan layer emosional dengan frasa “hopeless girl is seeking someone who will share this feeling“. Bukan lagi mencari cinta sempurna, tapi seseorang yang memahami perjuangan yang sama. Pergeseran ekspektasi ini menunjukkan kedewasaan emosional. Kesimpulannya, lagu ini adalah perjalanan dari harapan ideal menuju penerimaan realistis.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Lagu Cupid – Twin Ver. terasa sangat dekat dengan pengalaman banyak orang di masa kini. Kita hidup di zaman di mana cinta sering kali terasa seperti kompetisi. Media sosial menampilkan romansa yang sempurna, padahal kenyataan jauh lebih rumit. Oleh karena itu, lagu ini menjadi pengingat bahwa kekecewaan dalam cinta adalah hal yang normal.

Ada sesuatu yang menyembuhkan dari kejujuran lirik lagu ini. Mengakui perasaan bodoh setelah berharap terlalu banyak bukanlah kelemahan. Justru dengan mengakui itu, kita bisa lebih baik memahami diri sendiri. Lagu ini mengajarkan bahwa tidak apa-apa untuk merasa lelah dengan pencarian cinta.

Melodi yang ceria kontras dengan lirik yang menyedihkan menciptakan efek unik. Ini seperti menutupi luka dengan senyuman di depan orang lain. Banyak dari kita melakukan hal serupa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, lagu ini menjadi cerminan yang jujur tentang kondisi emosional modern.

Yang paling berkesan adalah bagaimana lagu ini tidak memberikan solusi mudah. Tidak ada happy ending yang dipaksakan atau janji bahwa cinta akan datang. Realisme ini justru membuat lagu terasa lebih autentik. Khususnya bagi mereka yang sudah sering kecewa, pesan ini jauh lebih berharga daripada optimisme palsu.

Kolaborasi Fifty Fifty dengan Sabrina Carpenter juga menambah kedalaman emosional. Dua perspektif vokal yang berbeda menciptakan dialog internal yang menarik. Seolah-olah ada dua bagian dari diri yang sama-sama bergulat dengan perasaan yang sama. Hasilnya adalah lagu yang bisa dinyanyikan bersama dengan teman yang sedang patah hati.

Kesimpulan

Makna lagu Cupid – Twin Ver. (feat. Sabrina Carpenter) dari Fifty Fifty adalah tentang kekecewaan terhadap ekspektasi romantis. Lagu ini dengan jujur menggambarkan perjuangan seseorang yang terus berharap namun selalu gagal dalam cinta. Cupid, simbol cinta dalam mitologi, justru menjadi target kritik karena dianggap tidak kompeten.

Melalui lirik yang relatable dan melodi yang catchy, lagu ini berhasil menyentuh hati banyak pendengar. Kombinasi antara keceriaan musik dan kepedihan lirik menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik. Selain itu, lagu ini menjadi ruang aman bagi siapa saja yang merasa lelah dengan pencarian cinta.

Arti lagu Cupid mengajarkan kita bahwa tidak semua cerita cinta berakhir bahagia. Terkadang, yang kita butuhkan adalah mengakui kekecewaan dan melanjutkan hidup. Dengan begitu, kita bisa lebih realistis dalam menghadapi hubungan romantis. Lagu ini adalah pengingat bahwa vulnerability adalah bentuk kekuatan.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Cupid – Twin Ver. (feat. Sabrina Carpenter).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *