Last Updated on June 19, 2026 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu I Want That dari (G)I-DLE. Lagu ini berbicara tentang keinginan yang kuat dan tak terbendung — mulai dari hal-hal material hingga cinta yang totalitas. Ada energi liar dan percaya diri yang mengalir di setiap barisnya.
Pendahuluan
I Want That adalah lagu dari grup K-pop asal Korea Selatan, (G)I-DLE. Lagu ini dirilis sebagai bagian dari album HEAT pada tahun 2024. (G)I-DLE dikenal dengan pendekatan musikal yang berani dan lirik yang ditulis sendiri oleh member mereka, khususnya Soyeon.
Lagu ini langsung menarik perhatian banyak penggemar. Namun, bukan hanya karena beat-nya yang catchy. Lebih dari itu, I Want That menyampaikan pesan tentang ambisi, kebebasan, dan keinginan yang intens. Oleh karena itu, lagu ini cocok didengarkan saat kamu merasa penuh semangat dan ingin meraih segalanya.

Terjemahan Lirik Lagu I Want That – (G)I-DLE
[Chorus]
I want that oh my oh my OMG
Aku menginginkan itu oh my oh my OMG
I want that right now no BRB
Aku menginginkannya sekarang, tidak ada waktu menunggu
I want that all matte big, black SUV
Aku menginginkan SUV hitam besar dengan tampilan matte
I want that, I want that
Aku menginginkan itu, aku menginginkan ituI want that oh my oh my OMG
Aku menginginkan itu oh my oh my OMG
I want that right now that you and me
Aku menginginkannya sekarang — kamu dan aku
I want that oui, merci, no, c’est la vie
Aku menginginkan itu, ya, terima kasih, tidak, itulah hidup
I want that, I want that
Aku menginginkan itu, aku menginginkan itu
[Verse 1]
Don’t stop, we run through the yellows
Jangan berhenti, kita menerobos lampu kuning
We go pedal to the metal
Kita menginjak pedal gas sepenuhnya
Then on stage collecting the medals
Lalu di atas panggung mengumpulkan medali
We here ain’t no higher level
Kita di sini, tidak ada level yang lebih tinggiIf you’re wondering
Jika kamu bertanya-tanya
I’m too hot for layers
Aku terlalu panas untuk berlapis-lapis
See you only when I come up for air
Kutemui kamu hanya saat aku muncul untuk bernapas
Get you tongue tied
Membuatmu gagap
Dunno what to say-ah what? Huh?
Tidak tahu harus berkata apa? Hah?
[Pre-Chorus]
I want you to fall hardest of all
Aku ingin kamu jatuh paling dalam dari semuanya
Until the tears roll down your face
Sampai air mata mengalir di wajahmu
Saying my name or nothing at all
Menyebut namaku atau tidak sama sekali
I only want everything
Aku hanya menginginkan segalanya
[Verse 2]
Green light stop doing nothing
Lampu hijau, berhenti tidak melakukan apa-apa
Start pushing loosen my buttons
Mulai bergerak, sentuh tombol-tombolku
Share one seat from LA to London
Berbagi satu kursi dari LA ke London
This could turn into something
Ini bisa menjadi sesuatuWe could do this
Kita bisa melakukan ini
All up and down the coastline
Sepanjang garis pantai
If you wanna
Jika kamu mau
Come in close no I don’t bite
Mendekat, tidak, aku tidak menggigit
Get on over
Sini saja
Here and don’t fight, the moonlight
Di sini, jangan melawan cahaya bulan
[Bridge]
I want that P-S-Y-C-H-O-T-I-C kinda love
Aku menginginkan cinta yang P-S-I-K-O-T-I-S itu
P-S-Y-C-H-O-T-I-C kinda love oh
Cinta yang psikotis itu, oh
Makna Lagu I Want That — Ketika Keinginan Menjadi Identitas
Makna lagu I Want That lebih dalam dari sekadar daftar keinginan. Lagu ini sebenarnya adalah pernyataan identitas. (G)I-DLE menegaskan bahwa memiliki keinginan yang besar bukan sesuatu yang memalukan. Justru sebaliknya, itu adalah tanda kekuatan.
Di bagian chorus, lirik berulang kali menyebut “I want that.” Namun, yang diinginkan terus berubah. Mulai dari SUV hitam mewah, hingga hubungan intens dengan seseorang. Oleh karena itu, lagu ini terasa seperti peta keinginan yang jujur dan tanpa filter.
Yang menarik dari arti lagu ini adalah penggunaan frasa “PSYCHOTIC kinda love.” Ini bukan sekadar kata-kata dramatis. Ini gambaran tentang cinta yang total, all-in, tanpa setengah-setengah. Selain itu, frasa tersebut dieja huruf demi huruf — menambah efek teatrikal yang khas (G)I-DLE.
Ada juga sentuhan multibahasa dalam lirik ini. Frasa Prancis “oui, merci, c’est la vie” muncul di chorus. Ini bukan sekadar hiasan. Frasa itu mencerminkan sikap kosmopolitan — seolah berkata, “Aku ingin segalanya dari seluruh dunia, dan aku layak mendapatkannya.”
Analisis Lirik Secara Mendalam
Mari kita bedah lirik lagu ini lebih jauh. Bagian pertama yang menarik perhatian adalah “Don’t stop, we run through the yellows.” Ini adalah metafora tentang keberanian. Lampu kuning biasanya menjadi tanda untuk melambat. Namun di sini, mereka justru menerobosnya.
Kemudian ada baris “Then on stage collecting the medals.” Ini gambaran pencapaian puncak karier. Mereka tidak hanya tampil — mereka menang. Dengan demikian, baris ini mempertegas citra (G)I-DLE sebagai grup yang dominan di industri hiburan.
Selanjutnya, baris “I’m too hot for layers” sangat ikonik. Secara harfiah, ini berarti terlalu panas untuk memakai banyak pakaian. Namun secara metaforis, ini berarti mereka terlalu intens, terlalu bersemangat, untuk menyembunyikan siapa diri mereka.
Bagian pre-chorus membawa pergeseran nada yang menarik. “I want you to fall hardest of all / Until the tears roll down your face.” Ini bukan keinginan yang lembut. Ini keinginan yang dramatis dan intens. Namun, ada ketulusan di baliknya. Mereka ingin dicintai sepenuhnya — atau tidak sama sekali.
Pada verse kedua, suasana berubah menjadi lebih playful. “Share one seat from LA to London” menghadirkan gambaran petualangan bersama. Misalnya, perjalanan panjang yang bisa mengubah hubungan biasa menjadi sesuatu yang bermakna. Oleh karena itu, bagian ini terasa lebih personal dan hangat dibanding bagian sebelumnya.
Terakhir, bridge lagu ini adalah puncak ekspresif dari keseluruhan lagu. “PSYCHOTIC kinda love” dieja perlahan — huruf demi huruf. Ini cara (G)I-DLE menekankan betapa seriusnya mereka tentang cinta yang intens. Khususnya, cinta yang tidak setengah hati.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Pertama kali mendengar I Want That, ada satu perasaan yang langsung muncul — semangat. Lagu ini terasa seperti teman yang mengingatkan kita untuk tidak malu dengan keinginan kita sendiri.
Seringkali, kita merasa harus menyembunyikan ambisi. Namun, (G)I-DLE hadir dan berteriak lantang: aku mau ini, aku mau itu, dan aku tidak minta maaf. Energi itu sangat menyegarkan untuk didengar.
Lirik “I only want everything” terasa seperti tamparan lembut. Seberapa sering kita membatasi diri sendiri? Seberapa sering kita berkata, “cukuplah segini”? Lagu ini menantang kita untuk berhenti berkompromi dengan impian sendiri.
Selain itu, ada sesuatu yang jujur dari cara lagu ini menggambarkan keinginan akan cinta. Tidak ada kepura-puraan manis. Mereka ingin cinta yang total, yang dalam, yang bahkan bisa membuat menangis. Itu adalah keberanian emosional yang jarang kita lihat dinyatakan secara terbuka.
Akhirnya, lagu ini cocok untuk siapa saja yang sedang dalam fase penuh semangat. Untuk kamu yang sedang mengejar mimpi, membangun sesuatu, atau bahkan jatuh cinta. I Want That adalah anthem untuk mereka yang berani menginginkan segalanya.
Kesimpulan
Makna lagu I Want That dari (G)I-DLE adalah perayaan keinginan tanpa batas. Lagu ini mengajak kita untuk jujur tentang apa yang kita inginkan — baik dalam karier, gaya hidup, maupun cinta. Namun, lebih dari itu, lagu ini mengajarkan bahwa memiliki keinginan besar adalah tanda kepercayaan diri, bukan keserakahan.
Lirik lagu ini dibangun dengan cerdas. Setiap bagian membawa lapisan makna yang berbeda. Oleh karena itu, semakin sering didengarkan, semakin banyak yang bisa ditemukan dari lagu ini. Dengan demikian, I Want That bukan sekadar lagu pop biasa — ini adalah pernyataan.
Jika kamu belum mendengarkan lagu ini, segera coba. Khususnya saat kamu butuh dorongan semangat untuk mengejar apa yang kamu inginkan. Percayalah, energinya akan terasa langsung.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu I Want That.



