Last Updated on July 18, 2026 by Alex
Sapikotak.id, Ada lagu yang datang tiba-tiba dan membawa kita ke masa lalu. “The Way It Was” dari Backstreet Boys adalah salah satunya. Lagu ini menceritakan tentang hubungan yang sudah berubah, tetapi rasa sayang itu tetap ada. Seseorang memilih kembali kepada kekasihnya, meskipun ia tahu bahwa segalanya tidak akan pernah sama lagi.
Pendahuluan
Pada tahun 2019, Backstreet Boys merilis album DNA. Album ini membuktikan bahwa harmoni vokal mereka tidak pernah pudar, bahkan di era musik modern. “The Way It Was” menjadi salah satu lagu yang menunjukkan kedewasaan musik mereka.
Track ini diproduksi oleh Stuart Crichton, yang juga menulis lagu bersama Garrison Starr dan Justin Jesso. Lagu ini memiliki nuansa ballad 6/8 yang klasik. Pengaruh R&B sangat terasa di sini, terinspirasi dari lagu-lagu seperti Tennessee Whiskey dan I’d Rather Go Blind.
Secara tematis, lagu ini menggambarkan perjalanan emosional dalam sebuah hubungan yang berubah seiring waktu. Kevin Richardson pernah berkata bahwa seluruh album DNA terasa seperti 12 lagu yang berpotensi menjadi single. Hal ini menunjukkan betapa konsisten dan berkualitas album ini.

Terjemahan Lirik Lagu The Way It Was – Backstreet Boys
Verse 1
You kiss a little different now
Kamu menciumku dengan cara yang berbeda sekarang
You changed your hair, I like it now
Kamu ganti rambutmu, aku menyukainya
And baby, your body still feels the same
Tubuhmu masih terasa sama, sayang
And soon I’ll be lying on the floor
Dan segera aku akan berakhir di lantai
Picking up the pieces
Mengumpulkan serpihan-serpihan
Drinking it away
Meminumnya untuk melupakan
Pretending I don’t need ya
Berpura-pura tidak membutuhkanmu
But right now, I’ma hold you like nothing has changed
Tapi saat ini, aku akan memelukmu erat, seolah tidak ada yang berubah
Chorus
I’m going cra-a-a-a-azy over you (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku menjadi gila-gilaan karena dirimu (Ha, ha, ha, ha, karena dirimu)
Over you again (Over you)
Karena dirimu lagi (Karena dirimu)
It’s never gonna be the way it was (Ha, ha, ha, ha)
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu
And it’s so cra-a-a-a-azy, what you do (Ha, ha, ha, ha, what you do)
Dan ini sangat gila, apa yang kamu lakukan (Ha, ha, ha, ha, apa yang kamu lakukan)
What you do to me (What you do)
Apa yang kamu lakukan kepadaku (Apa yang kamu lakukan)
This isn’t how I remember us (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti yang aku ingat tentang kita (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was, oh
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu, oh
Verse 2
It’s a shot to my veins, lying in your bed
Seperti suntikan ke pembuluh darahku, terbaring di tempat tidurmu
Never thought I’d be back with you again
Tidak pernah terpikir aku akan kembali padamu lagi
So, do your worst, ’cause you know that I’ll always forgive you
Jadi, lakukan yang terburukmu, karena kamu tahu aku akan selalu memaafkanmu
Guess I will, guess I will
Ya, aku akan, ya, aku akan
Chorus
I’m going cra-a-a-a-azy over you (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku menjadi gila-gilaan karena dirimu (Ha, ha, ha, ha, karena dirimu)
Over you again (Over you)
Karena dirimu lagi (Karena dirimu)
It’s never gonna be the way it was (Ha, ha, ha, ha)
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu
And it’s so cra-a-a-a-azy, what you do (Ha, ha, ha, ha, what you do)
Dan ini sangat gila, apa yang kamu lakukan (Ha, ha, ha, ha, apa yang kamu lakukan)
What you do to me (What you do)
Apa yang kamu lakukan kepadaku (Apa yang kamu lakukan)
This isn’t how I remember us (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti yang aku ingat tentang kita (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was, oh
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu, oh
Bridge
You know, I still want you, baby
Kau tahu, aku masih menginginkanmu, sayang
We both know, we both know
Kita berdua tahu, kita berdua tahu
We will never be the same
Kita tidak akan pernah sama lagi
Chorus
I’m going cra-a-a-a-azy over you (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku menjadi gila-gilaan karena dirimu (Ha, ha, ha, ha, karena dirimu)
Over you again, oh yeah (Over you)
Karena dirimu lagi, oh ya (Karena dirimu)
It’s never gonna be the way it was, oh (Ha, ha, ha, ha)
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu, oh (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu
Outro
I’m going cra-a-a-a-a-azy over you, babe (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku menjadi gila-gilaan karena dirimu, sayang (Ha, ha, ha, ha, karena dirimu)
Over you again, baby (Over you)
Karena dirimu lagi, sayang (Karena dirimu)
This isn’t how I remember us, no, baby (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti yang aku ingat tentang kita, tidak, sayang (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu
I’m going cra-a-a-a-a-azy, what you do (Ha, ha, ha, ha, what you do)
Aku menjadi gila-gilaan, apa yang kamu lakukan (Ha, ha, ha, ha, apa yang kamu lakukan)
What you do to me, baby (What you do)
Apa yang kamu lakukan kepadaku, sayang (Apa yang kamu lakukan)
This isn’t how I remember us (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti yang aku ingat tentang kita (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Ini tidak akan pernah sama seperti dulu
Makna Lagu The Way It Was
Lagu ini membawa pendengar pada perjalanan emosional yang mendalam tentang bagaimana hubungan dan perasaan bisa berubah seiring berjalannya waktu. Secara garis besar, pesan utama lagu ini adalah tentang nostalgia terhadap masa lalu yang telah berlalu, di mana seseorang mencoba memahami apakah ada bagian dari hubungan lama yang masih bisa dipertahankan atau justru sudah seharusnya dilepaskan. Tema ini sangat relevan dengan pengalaman universal yang dirasakan banyak orang, yaitu ketika kita menatap ke belakang dan bertanya-tanya apakah keadaan bisa kembali seperti sediakala.
Dalam konteks album DNA, lagu ini menjadi salah satu trek yang menunjukkan sisi lebih matang dan reflektif dari Backstreet Boys. Mereka tidak hanya membahas cinta dalam bentuk romansa semata, tetapi juga mengeksplorasi kompleksitas emosional yang muncul setelah hubungan berakhir. Kedewasaan ini terasa dalam cara mereka menyampaikan pesan, yang tidak lagi seperti lagu-lagu cinta remaja pada masa lalu, melainkan lebih menuju pada kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman bertahun-tahun.
Selain tema hubungan personal, lagu ini juga bisa dimaknai sebagai refleksi tentang perjalanan karier Backstreet Boys sendiri. Setelah melewati masa kejayaan di akhir 1990-an, perubahan drastis dalam industri musik, dan masa transisi yang tidak mudah, mereka akhirnya kembali dengan karya baru yang tetap membawa esensi identitas mereka. Lagu ini seperti memoar kecil yang mengakui bahwa segala sesuatu pernah indah di masanya, tetapi mengakui bahwa saat ini sudah berbeda dan itu adalah bagian alami dari perjalanan hidup.
Fakta Menarik Tentang Lagu The Way It Was
Lagu ini termasuk salah satu trek awal yang diproduksi bersama Stuart Crichton, produser yang kemudian berperan besar dalam kebangkitan komersial grup lewat album DNA. Bahkan Kevin Richardson pernah berkomentar bahwa seluruh album DNA terasa seperti dua belas lagu yang berpotensi menjadi single, dan Crichton sendiri setuju dengan penilaian tersebut. Ini menunjukkan bahwa sejak awal proses pembuatan, standar kualitas album sudah sangat tinggi.
Dari segi musikal, lagu ini menggunakan bentuk balada enam per delapan klasik dengan nuansa waltz yang cukup kental. Beberapa pengamat musik bahkan berpendapat bahwa sentuhan ini menunjukkan Backstreet Boys bisa saja membuat album bergenre soul di masa depan. Pengaruh dari lagu-lagu seperti Tennessee Whiskey karya Chris Stapleton dan I’d Rather Go Blind milik Etta James juga terasa dalam cara mereka membangun atmosfer emosional yang dalam dan penuh nuansa.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Lirik lagu ini secara keseluruhan menggambarkan perjalanan emosional seseorang yang sedang merenungkan masa lalu dalam sebuah hubungan. Ada perasaan ingin mengembalikan keadaan seperti dulu, tetapi di saat yang sama terdapat kesadaran bahwa waktu tidak bisa diputar kembali. Konflik batin ini tergambar melalui pilihan kata yang menyentuh tentang bagaimana hasrat dan keinginan bisa berubah bentuk seiring waktu, dan bagaimana kita harus belajar menerima kenyataan tersebut.
Struktur musikal lagu ini dengan tempo yang lebih lambat dan penekanan pada ritme perkusi yang konstan di latar belakang memberikan ruang yang luas bagi vokal Backstreet Boys untuk berkembang. Paduan suara backing yang ditambahkan membuat suara mereka terdengar lebih penuh dan kaya, menciptakan kesan seperti sedang bercerita langsung kepada pendengar. Pendekatan produksi ini sangat mendukung nuansa introspektif yang ingin disampaikan oleh lirik.
Secara keseluruhan, analisis lirik menunjukkan bahwa lagu ini bukanlah sekadar lagu patah hati biasa. Lebih dari itu, lagu ini menawarkan perspective tentang bagaimana seharusnya kita menghadapi perubahan dalam hubungan. Ada penerimaan yang mendalam bahwa segala sesuatu memiliki masanya, dan kadang kebijaksanaan terbesar adalah mengetahui kapan harus mempertahankan dan kapan harus melepaskan. Ini adalah pesan yang sangat matang untuk sebuah lagu pop.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Mendengarkan lagu ini memberikan perasaan yang sangat relatable bagi siapa saja yang pernah mengalami hubungan yang berubah seiring waktu. Ada sesuatu yang sangat jujur dalam cara Backstreet Boys menyampaikan emosi melalui lagu ini. Kita semua pasti pernah berada di titik di mana kita menatap ke belakang dan berharap bisa kembali ke momen tertentu, padahal kita tahu bahwa momen itu hanya bisa existir dalam kenangan. Lagu ini pengakuan bahwa perasaan seperti itu adalah hal yang sangat manusiawi.
Yang membuat lagu ini semakin berkesan adalah cara Backstreet Boys membawakannya dengan kematangan yang tidak mereka tunjukkan di masa lalu. Setelah lebih dari dua dekade berkarier, mereka berhasil menciptakan lagu yang tidak hanya mengandalkan melodi yang catchy, tetapi juga kedalaman emosional yang bisa menyentuh hati pendengar. Lagu ini menjadi bukti bahwa mereka masih bisa relevan dan mampu berbicara kepada pendengar dengan cara yang lebih personal dan bermakna.
Kesimpulan
The Way It Was dari album DNA merupakan salah satu trek yang menunjukkan evolusi artistik Backstreet Boys sebagai grup yang tidak takut untuk berkembang sambil tetap mempertahankan identitas mereka. Dengan produksi dari Stuart Crichton dan penulis lagu berbakat lainnya, lagu ini berhasil memadukan harmoni vokal klasik khas era sembilan puluhan dengan sentuhan produksi modern yang matang. Tema tentang perubahan, penerimaan, dan kebijaksanaan yang lahir dari pengalaman hidup menjadikan lagu ini lebih dari sekadar lagu pop biasa. Album DNA secara keseluruhan menjadi bukti bahwa Backstreet Boys masih memiliki tempat di industri musik modern, dan lagu ini adalah salah satu alasan mengapa album tersebut sangat berarti bagi banyak penggemar setia mereka.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu The Way It Was.


