Last Updated on July 18, 2026 by Alex
Sapikotak.id, The Way It Was dari Backstreet Boys adalah lagu yang menyentuh tentang hubungan yang pelan-pelan berubah seiring berjalannya waktu. Lewat lagu ini, kita diajak untuk memahami bahwa ada saat-saat di mana kita harus ikhlas menerima kenyataan bahwa sesuatu yang sudah berlalu tidak akan pernah bisa kembali lagi.
Pendahuluan
Backstreet Boys memang selalu berhasil memberikan kejutan musik yang tak terduga. Salah satu lagu yang sering terlewat dari radar banyak orang, namun menyimpan kedalaman emosional yang sangat kuat, adalah The Way It Was. Lagu ini hadir sebagai track kesepuluh dari album DNA yang dirilis pada 25 Januari 2019.
Album DNA sendiri menjadi pencapaian luar biasa bagi grup legendaris ini. Mereka berhasil kembali menduduki puncak Billboard 200 Amerika Serikat setelah menunggu selama 19 tahun. Hal ini membuktikan bahwa harmoni vokal dari lima anggota mereka masih mampu memikat pendengar di era sekarang.
Ditulis oleh Stuart Crichton, Garrison Starr, dan Justin Jesso, lagu ini memiliki nuansa ballad yang jauh berbeda dari lagu-lagu pop yang meriah di era 90-an mereka. Melalui makna lagu The Way It Was, kita bisa merasakan bahwa Backstreet Boys telah tumbuh menjadi artis yang lebih matang dan penuh refleksi.

Nuansa waltz yang mengalun indah dalam lagu ini membuat beberapa kritikus musik berpendapat bahwa Backstreet Boys sebaiknya mencoba menggarap album soul di masa depan. Terutama karena warna musik mereka di lagu ini sangat mirip dengan Tennessee Whiskey milik Chris Stapleton.
Bagi para penggemar setianya, Nick Carter tampil luar biasa secara vokal di lagu ini. Banyak yang berpendapat bahwa penampilannya merupakan salah satu yang terbaik dalam seluruh album DNA. Bahkan ketika didengarkan dalam format vinyl, nuansa vokalnya terasa lebih dalam dan intim.
Terjemahan Lirik Lagu The Way It Was – Backstreet Boys
Verse 1
You kiss a little different now
Ciumanmu kini terasa sedikit berbeda
You changed your hair, I like it now
Kau ganti rambutmu, dan aku menyukainya
And baby, your body still feels the same
Dan sayang, tubuhmu masih terasa sama
And soon I’ll be lying on the floor
Dan tak lama lagi aku akan rebah di lantai
Picking up the pieces
Memunguti serpihan demi serpihan
Drinking it away
Menghabiskannya dengan minum
Pretending I don’t need ya
Berpura-pura bahwa aku tak butuh dirimu
But right now, I’ma hold you like nothing has changed
Namun saat ini, aku tetap memelukmu seolah semua masih sama
Chorus
I’m going cra-a-a-a-azy over you (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku kehilangan akal karenamu (Ha, ha, ha, ha, karenamu)
Over you again (Over you)
Sekali lagi, karena kamu (Karena kamu)
It’s never gonna be the way it was (Ha, ha, ha, ha)
Tak akan pernah lagi seperti dulu (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Tak akan pernah lagi seperti dulu
And it’s so cra-a-a-a-azy, what you do (Ha, ha, ha, ha, what you do)
Dan gila sekali apa yang kau lakukan (Ha, ha, ha, ha, apa yang kau lakukan)
What you do to me (What you do)
Apa yang kau lakukan padaku (Apa yang kau lakukan)
This isn’t how I remember us (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti kenangan kita (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was, oh
Tak akan pernah lagi seperti dulu, oh
Verse 2
It’s a shot to my veins, lying in your bed
Seperti obat yang menyengat ke pembuluh darahku sementara aku berbaring di ranjangmu
Never thought I’d be back with you again
Tak pernah terpikir olehku bahwa aku akan kembali padamu
So, do your worst, ’cause you know that I’ll always forgive you
Silakan lakukan yang terburuk, karena kau tahu aku akan selalu memaafkanmu
Guess I will, guess I will
Kupikir aku akan, kupikir aku akan
Chorus
I’m going cra-a-a-a-azy over you (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku kehilangan akal karenamu (Ha, ha, ha, ha, karenamu)
Over you again (Over you)
Sekali lagi, karena kamu (Karena kamu)
It’s never gonna be the way it was (Ha, ha, ha, ha)
Tak akan pernah lagi seperti dulu (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Tak akan pernah lagi seperti dulu
And it’s so cra-a-a-a-azy, what you do (Ha, ha, ha, ha, what you do)
Dan gila sekali apa yang kau lakukan (Ha, ha, ha, ha, apa yang kau lakukan)
What you do to me (What you do)
Apa yang kau lakukan padaku (Apa yang kau lakukan)
This isn’t how I remember us (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti kenangan kita (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was, oh
Tak akan pernah lagi seperti dulu, oh
Bridge
You know, I still want you, baby
Kau paham kan, aku masih mendambakanmu, sayang
We both know, we both know
Kita berdua tahu, kita berdua tahu
We will never be the same
Kita tak akan pernah lagi seperti dulu
Final Chorus
I’m going cra-a-a-a-azy over you (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku kehilangan akal karenamu (Ha, ha, ha, ha, karenamu)
Over you again, oh yeah (Over you)
Sekali lagi karena kamu, oh ya (Karena kamu)
It’s never gonna be the way it was, oh (Ha, ha, ha, ha)
Tak akan pernah lagi seperti dulu, oh (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Tak akan pernah lagi seperti dulu
Outro
I’m going cra-a-a-a-a-azy over you, babe (Ha, ha, ha, ha, over you)
Aku kehilangan akal karenamu, sayang (Ha, ha, ha, ha, karenamu)
Over you again, baby (Over you)
Sekali lagi karena kamu, sayang (Karena kamu)
This isn’t how I remember us, no, baby (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti kenangan kita, tidak, sayang (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Tak akan pernah lagi seperti dulu
I’m going cra-a-a-a-a-azy, what you do (Ha, ha, ha, ha, what you do)
Aku kehilangan akal, apa yang kau lakukan (Ha, ha, ha, ha, apa yang kau lakukan)
What you do to me, baby (What you do)
Apa yang kau lakukan padaku, sayang (Apa yang kau lakukan)
This isn’t how I remember us (Ha, ha, ha, ha)
Ini bukan seperti kenangan kita (Ha, ha, ha, ha)
It’s never gonna be the way it was
Tak akan pernah lagi seperti dulu
Makna Lagu The Way It Was
Lagu The Way It Was membawa kita masuk ke dalam pikiran seseorang yang sedang merenungi sebuah hubungan yang telah mengalami banyak perubahan seiring berjalannya waktu. Pembicara dalam lagu ini tidak menyesali hubungan yang telah dilaluinya, melainkan lebih kepada penerimaan bahwa segala sesuatu memang terus berubah. Ada kebijaksanaan yang tumbuh dari pengalaman, di mana seseorang belajar bahwa tidak ada yang salah dengan hubungan yang berkembang dan berubah, selama esensi kehangatan di antara dua orang masih terasa.
Kekuatan utama lagu ini terletak pada kemampuannya menyentuh perasaan yang universal, yaitu rasa rindu terhadap masa lalu tanpa harus menghancurkan appreciate terhadap kenyataan saat ini. Pembicara mengakui bahwa ada bagian-bagian dari hubungan mereka yang dulu begitu indah, namun dia juga menyadari bahwa mempertahankan hubungan justru membutuhkan keberanian untuk menghadapi kenyataan bahwa segala sesuatu tidak akan pernah sama seperti dulu. Ini bukan tentang kemunduran, melainkan tentang pertumbuhan bersama.
Dalam konteks yang lebih luas, lagu ini juga bisa dimaknai sebagai pengingat bahwa kita tidak perlu takut terhadap perubahan dalam hubungan. Justru dengan merayakan apa yang pernah ada dan menerima apa yang sedang terjadi, sebuah ikatan bisa menemukan bentuk baru yang mungkin justru lebih bermakna. The Way It Was menjadi anthem bagi mereka yang telah melewati perjalanan panjang dalam hubungan dan menemukan kedamaian dalam memahami bahwa cara dulu bukanlah satu-satunya cara untuk saling mencintai.
Fakta Menarik Tentang Lagu The Way It Was
Lagu ini merupakan trek kesepuluh dari total dua belas lagu dalam album DNA yang dirilis pada 25 Januari 2019. Yang menarik, album ini membawa Backstreet Boys kembali ke puncak tangga lagu Billboard 200 untuk pertama kalinya sejak album Black & Blue pada tahun 2000, sehingga The Way It Was hadir dalam momen bersejarah bagi grup ini setelah hampir dua dekade.
Dari sisi produksi, lagu ini melibatkan Garrison Starr tidak hanya sebagai penulis lagu tetapi juga sebagai pengisi instrumen gitar, yang memberikan sentuhan folk dan indie-pop yang terasa berbeda dari warna musik pop khas Backstreet Boys. Ditulis oleh Stuart Crichton, Garrison Starr, dan Justin Jesso, produser Stuart Crichton juga bertanggung jawab atas single utama album DNA yang mendapat nominasi Grammy, yaitu Don’t Go Breaking My Heart.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Secara musikal, lagu ini memiliki nuansa yang lebih tenang dan introspektif jika dibandingkan dengan lagu-lagu pop era 90-an Backstreet Boys yang kita kenal. Aransemen musiknya mendukung tema lagu dengan sangat baik, di mana melodi yang mengalun lembut memberikan ruang bagi pendengar untuk merenungkan makna dari setiap kata yang dinyanyikan. Kombinasi antara harmoni vokal grup yang menjadi ciri khas Backstreet Boys dengan sentuhan soul dan R&B yang lebih dewasa menciptakan atmosfer yang matang dan penuh emosi.
Salah satu aspek paling menonjol dari lagu ini adalah bagaimana liriknya tidak terjebak dalam drama atau kesedihan yang berlebihan. Pembicara dalam lagu ini berbicara dengan nada yang tenang dan penuh понимание, seolah-olah telah mencapai titik di mana dia bisa melihat hubungannya dari sudut pandang yang lebih luas. lirik-lirik dalam lagu ini menggambarkan seseorang yang telah melewati fase menyesali perubahan dan sekarang berada di fase menerima bahwa perubahan adalah bagian alami dari setiap hubungan yang berkembang.
Harmoni vokal dari kelima anggota grup memberikan dimensi emosional yang lebih dalam pada lagu ini. Setiap suara saling melengkapi, menciptakan perasaan bahwa pesan dalam lagu ini disampaikan bukan oleh satu orang, melainkan oleh sebuah perjalanan bersama. Hal ini sangat sesuai dengan tema lagu yang berbicara tentang hubungan dan bagaimana dua orang menghadapi perubahan bersama-sama. Kematangan vokal yang ditunjukkan Backstreet Boys dalam lagu ini menjadi bukti bahwa mereka tidak hanya tetap relevan setelah lebih dari dua dekade berkarier, tetapi juga terus berkembang sebagai musisi.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Sebagai pendengar, lagu The Way It Was memberikan ruang untuk bernapas dan merenung. Dalam dunia musik pop yang sering kali dipenuhi dengan lagu-lagu tentang patah hati atau cinta yang intens, lagu ini hadir dengan pendekatan yang berbeda. Pesannya tentang menerima perubahan dan menemukan kedamaian dalam hubungan yang telah berkembang terasa sangat relevan dengan pengalaman nyata dalam kehidupan berpasangan. Kita semua pernah merasakan saat-saat di mana hubungan dengan seseorang tercinta terasa berbeda dari dulu, dan lagu ini membantu kita memahami bahwa perbedaan tersebut tidak selalu berarti sesuatu yang buruk.
Bagi penggemar lama Backstreet Boys, lagu ini juga menjadi pengingat bahwa grup ini telah tumbuh bersama kita. Dari lagu-lagu tentang cinta muda di era 90-an hingga lagu-lagu yang berbicara tentang kedewasaan dan acceptation di era sekarang, perjalananmusikal mereka mencerminkan perjalanan hidup kita sebagai pendengar yang juga terus berkembang. The Way It Was bukan hanya sebuah lagu, melainkan sebuah percakapan jujur tentang bagaimana hubungan bisa bertahan dan bermakna meskipun segala sesuatu berubah. Ini adalah jenis lagu yang akan terasa berbeda setiap kali kita mendengarnya, tergantung pada fase kehidupan yang sedang kita jalani.
Kesimpulan
Lagu The Way It Was dari album DNA membuktikan bahwa Backstreet Boys tetap mampu menciptakan musik yang bermakna dan relevan meskipun telah melewati perjalanan karier yang sangat panjang. Dengan tema yang berbicara tentang acceptance terhadap perubahan dalam hubungan, lagu ini tidak hanya menyentuh pendengar dari segi emosional tetapi juga memberikan perspektif yang positif tentang bagaimana sebuah hubungan bisa berkembang seiring waktu. Kombinasi antara lirik yang mendalam, aransemen musik yang matang, dan harmoni vokal khas Backstreet Boys menjadikan lagu ini salah satu highlight dalam album DNA yang mungkin tidak sepopuler single utamanya namun memiliki kedalaman emosional yang sangat berharga.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu The Way It Was.


