Last Updated on January 7, 2026 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu Berdamai dari Raisa. Lagu ini menceritakan tentang perasaan tidak rela ketika melihat mantan kekasih terlihat baik-baik saja setelah perpisahan. Ketidakrelaan ini muncul karena masih ada harapan untuk kembali bersama.
Pendahuluan
Raisa kembali menyentuh hati pendengarnya melalui lagu Berdamai. Lagu ini dirilis sebagai bagian dari album It’s Personal pada tahun 2021. Oleh karena itu, album ini menjadi salah satu karya terbaik Raisa.
Berdamai mengangkat tema yang sangat relatable bagi banyak orang. Tema tentang kepergian dan kesulit an melepaskan seseorang. Namun, yang membuatnya unik adalah sudut pandang yang digunakan.

Banyak lagu putus cinta bercerita tentang kesedihan si penyanyi. Sebaliknya, lagu ini justru menceritakan ketidakrelaan melihat mantan yang sudah move on. Dengan demikian, perspektif ini memberikan warna baru dalam lagu bertema perpisahan.
Terjemahan Lirik Lagu Berdamai – Raisa
Benarkah engkau sekuat ini, secepat ini?
Belum lama kita berpisah
Kini kau telah tersenyum lepas
Kausimpan di mana tangismu waktu itu?
Beri sedikit tanda, kau juga merindukanku
Kar’na kau tahu ini bukan mauku
Aku tak bisa terima bila kau sungguh-sungguh
Telah berdamai dengan kepergianku
Hargai waktu kita, benarkah kau bahagia?
Manakah yang harus aku percaya?
Senyuman atau air matamu?
Kausimpan di mana tangismu waktu itu?
Beri sedikit tanda, kau juga merindukanku
Kar’na kau tahu ini bukan mauku
Jangan kaubuat semua terlihat mudah
Aku tak bisa terima bila kau sungguh-sungguh
Telah berdamai dengan kepergianku
Hargai waktu kita, benarkah kau bahagia?
Manakah yang harus aku percaya? Ah-ah-ah
(Senyumanmu atau air matamu?)
Oh-oh-oh-ho-ah-ah
(Senyumanmu atau air matamu?)
Uh-uh-uh
Hm, kausimpan di mana tangismu waktu itu?
Aku tak bisa terima bila kau sungguh-sungguh
Telah berdamai dengan kepergianku
Hargai waktu kita, benarkah kau bahagia?
Manakah yang harus aku percaya?
Aku tak bisa terima bila kau sungguh-sungguh
Telah berdamai dengan kepergianku
Hargai waktu kita
Manakah yang harus aku percaya?
Senyuman atau air matamu?
Makna Lagu Berdamai: Ketika Ego Bertemu Cinta
Makna lagu Berdamai sangat dalam dan kompleks. Lagu ini mengeksplorasi sisi egois dari cinta yang jarang dibicarakan. Namun, justru di situlah kekuatan lagu ini berada.
Secara keseluruhan, lagu ini bercerita tentang seseorang yang meninggalkan pasangannya. Kemudian, orang tersebut melihat mantannya sudah terlihat bahagia. Oleh karena itu, muncul perasaan tidak rela dan bingung.
Yang menarik adalah sudut pandang si penyanyi. Dia adalah pihak yang pergi, bukan yang ditinggalkan. Namun, dia justru tidak rela melihat mantannya baik-baik saja. Dengan demikian, lagu ini mengungkap sisi manusiawi yang sering kita sembunyikan.
Lirik “benarkah engkau sekuat ini, secepat ini?” menunjukkan keheranan. Penyanyi tidak menyangka mantannya bisa move on dengan cepat. Selain itu, ada juga kekecewaan tersembunyi di sana.
Frasa “kausimpan di mana tangismu waktu itu?” sangat powerful. Misalnya, penyanyi mempertanyakan kesedihan yang dia lihat saat perpisahan. Apakah tangisan itu sungguhan atau hanya sandiwara?
Bagian chorus mengungkapkan inti dari arti lagu Berdamai. “Aku tak bisa terima bila kau sungguh-sungguh telah berdamai dengan kepergianku.” Kalimat ini mewakili perasaan paradoks. Di satu sisi, penyanyi yang memutuskan pergi. Di sisi lain, dia tidak rela mantannya sudah ikhlas.
Pertanyaan “manakah yang harus aku percaya? Senyuman atau air matamu?” mencerminkan kebingungan. Penyanyi melihat dua tanda yang bertolak belakang. Akibatnya, dia tidak tahu mana yang menunjukkan perasaan sebenarnya.
Lirik lagu Berdamai juga mengandung unsur penyesalan terselubung. Frasa “kar’na kau tahu ini bukan mauku” menunjukkan perpisahan itu bukan keinginan penyanyi sepenuhnya. Mungkin ada faktor eksternal yang memaksa keputusan tersebut. Oleh karena itu, penyangi berharap mantannya masih menunggu.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Untuk memahami lebih dalam, kita perlu menganalisis lirik per bagian yang membentuk narasi utuh.
Bait pembuka menyodorkan pertanyaan retoris. “Benarkah engkau sekuat ini, secepat ini?” menunjukkan nada tidak percaya karena mantan terlalu cepat pulih.
“Belum lama” namun sudah “tersenyum lepas” menciptakan kontras yang membuat penyanyi mempertanyakan ketulusan perasaan mantan.
Pre-chorus mengungkapkan harapan tersembunyi. “Beri sedikit tanda, kau juga merindukanku” menunjukkan keinginan akan validasi bahwa mantan masih peduli.
“Kar’na kau tahu ini bukan mauku” mengindikasikan perpisahan terjadi karena keadaan, bukan hilangnya cinta, sehingga ada harapan rekonsiliasi.
Chorus adalah klimaks emosional. “Tak bisa terima” menunjukkan penolakan terhadap kenyataan bahwa mantan sudah move on.
“Telah berdamai dengan kepergianku” berarti menerima dengan ikhlas dan menemukan kedamaian.
“Hargai waktu kita” adalah permintaan agar mantan tidak terlalu cepat bahagia, menunjukkan betapa berharganya hubungan itu.
“Benarkah kau bahagia?” mengandung keraguan—penyanyi berharap kebahagiaan mantan hanya topeng.
Bridge menambah lapisan baru. “Jangan kaubuat semua terlihat mudah” adalah protes karena mantan membuat perpisahan tampak ringan, padahal sangat berat bagi penyanyi.
Pengulangan “senyuman atau air matamu?” menciptakan efek dramatis, seperti pencarian jawaban yang tak kunjung ditemukan.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Lagu Berdamai sangat relatable karena mengangkat perasaan yang jarang diakui. Kita sering berpikir yang ditinggalkan saja yang menderita. Sebaliknya, lagu ini menunjukkan yang pergi pun bisa tersiksa.
Ada sesuatu yang sangat manusiawi tentang tidak rela melihat mantan bahagia. Meskipun kita yang memutuskan hubungan. Namun, melihat mereka baik-baik saja bisa memicu berbagai perasaan kompleks.
Misalnya, ada rasa tidak dihargai. Seolah waktu bersama tidak berarti apa-apa. Selain itu, ada juga rasa bersalah. Mungkin keputusan pergi itu salah. Oleh karena itu, muncul keinginan untuk kembali.
Vokal Raisa menyampaikan emosi dengan sempurna. Nada suaranya yang lembut namun penuh emosi membuat lirik semakin terasa. Terutama di bagian chorus, intonasi naik turun mencerminkan kebimbangan hati.
Musik pengiring juga mendukung suasana lagu. Aransemen yang minimalis membuat fokus tetap pada lirik dan vokal. Dengan demikian, pendengar bisa merasakan setiap kata yang dinyanyikan.
Yang membuat lagu ini istimewa adalah kejujurannya. Raisa tidak takut mengeksplorasi sisi egois dari cinta. Dia menunjukkan bahwa cinta tidak selalu mulia dan pengorbanan. Terkadang, cinta juga bisa posesif dan egois.
Banyak orang mungkin pernah merasakan hal serupa. Ketika melihat mantan di media sosial terlihat bahagia. Kemudian, muncul perasaan campur aduk. Senang dia bahagia, tapi di sisi lain ada sedikit kekecewaan.
Lagu ini mengajarkan kita tentang kompleksitas perasaan manusia. Bahwa tidak apa-apa merasakan emosi yang bertolak belakang. Namun, yang penting adalah bagaimana kita mengelola perasaan tersebut.
Kesimpulan
Makna lagu Berdamai dari Raisa sangat dalam dan multidimensional. Lagu ini bukan sekadar lagu patah hati biasa. Melainkan, eksplorasi jujur tentang ego dan cinta.
Melalui lirik yang puitis dan vokal yang emosional, Raisa berhasil menyampaikan perasaan kompleks. Khususnya, tentang ketidakrelaan melihat mantan yang sudah move on. Oleh karena itu, lagu ini menjadi salah satu karya terbaik Raisa.
Arti lagu Berdamai mengajarkan kita tentang sisi lain dari perpisahan. Bahwa yang pergi pun bisa menderita. Bahwa melepaskan tidak selalu berarti ikhlas. Dengan demikian, lagu ini memberikan perspektif baru tentang hubungan dan perpisahan.
Lirik lagu Berdamai akan terus relevan sepanjang masa. Karena perasaan yang digambarkan universal. Setiap orang yang pernah mencintai pasti bisa merasakan emosi dalam lagu ini. Akhirnya, lagu ini menjadi teman bagi mereka yang sedang berjuang melepaskan.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Berdamai.



