Last Updated on January 22, 2026 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu Cupid (Twin Ver.) – Slowed Down Version dari FIFTY FIFTY. Lagu ini mengeksplorasi perasaan frustrasi terhadap cinta yang tak kunjung datang. Melalui metafora Cupid yang “bodoh”, lagu ini menggambarkan kekecewaan romantis dengan cara yang relatable.
Pendahuluan
FIFTY FIFTY adalah girl group asal Korea Selatan yang meledak di kancah musik global pada 2023. Cupid (Twin Ver.) menjadi viral di berbagai platform media sosial. Versi slowed down ini memberikan nuansa yang lebih melankolis dan emosional. Oleh karena itu, pendengar dapat merasakan kedalaman lirik dengan lebih intens. Lagu ini dirilis sebagai bagian dari mini album pertama mereka yang bertajuk “The Beginning: Cupid”. Sejak perilisannya, lagu ini telah menyentuh jutaan hati di seluruh dunia. Khususnya mereka yang pernah merasakan kekecewaan dalam mencari cinta sejati.

Terjemahan Lirik Lagu Cupid (Twin Ver.) – Slowed Down Version – FIFTY FIFTY
La, la, la, la-la-la
La, la, la, la-la-la
La, la-la-la, la, la-la-la
La, la-la-la, la, la-la-la
Verse 1
A hopeless romantic all my life
Seorang romantis tanpa harapan sepanjang hidupku
Surrounded by couples all the time
Dikelilingi pasangan sepanjang waktu
I guess I should take it as a sign
Kurasa aku harus menganggapnya sebagai tanda
(Oh, why, oh, why? Oh, why, oh, why?)
(Oh, mengapa, oh, mengapa? Oh, mengapa, oh, mengapa?)
Pre-Chorus
I’m feeling lonely (lonely), oh, I wish I’d find a lover
Aku merasa kesepian (kesepian), oh, aku berharap bisa menemukan kekasih
That could hold me (hold me), now, I’m crying in my room
Yang bisa memelukku (memelukku), sekarang, aku menangis di kamarku
So skeptical of love (say what you say, but I want it more)
Begitu skeptis tentang cinta (katakan apa yang kamu katakan, tapi aku menginginkannya lebih)
But still, I want it more, more, more
Tapi tetap saja, aku menginginkannya lebih, lebih, lebih
Chorus
I gave a second chance to Cupid
Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid
But now I’m left here feeling stupid (oh-oh)
Tapi sekarang aku ditinggalkan di sini merasa bodoh (oh-oh)
Oh, the way he makes me feel that love isn’t real
Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata
Cupid is so dumb
Cupid sangat bodoh
Verse 2
I look for his arrows every day (ah-ah)
Aku mencari anak panahnya setiap hari (ah-ah)
I guess he got lost or flew away (ah-ah)
Kurasa dia tersesat atau terbang pergi (ah-ah)
Waiting around is a waste (waste), been counting the days since November
Menunggu-nunggu adalah sia-sia (sia-sia), sudah menghitung hari sejak November
Is loving as good as they say? (Ah-ah, ah, ah)
Apakah mencintai sebaik yang mereka katakan? (Ah-ah, ah, ah)
Pre-Chorus
Now, I’m so lonely (lonely), oh, I wish I’d find a lover
Sekarang, aku sangat kesepian (kesepian), oh, aku berharap bisa menemukan kekasih
That could hold me (hold me), now, I’m crying in my room
Yang bisa memelukku (memelukku), sekarang, aku menangis di kamarku
So skeptical of love (say what you say, but I want it more)
Begitu skeptis tentang cinta (katakan apa yang kamu katakan, tapi aku menginginkannya lebih)
But still, I want it more, more, more
Tapi tetap saja, aku menginginkannya lebih, lebih, lebih
Chorus
I gave a second chance to Cupid
Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid
But now, I’m left here feeling stupid (oh-oh)
Tapi sekarang, aku ditinggalkan di sini merasa bodoh (oh-oh)
Oh, the way he makes me feel that love isn’t real
Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata
Cupid is so dumb (ah-ah, ah, ah, ah)
Cupid sangat bodoh (ah-ah, ah, ah, ah)
Cupid is so dumb (ah-ah, ah, ah, ah)
Cupid sangat bodoh (ah-ah, ah, ah, ah)
Bridge
Hopeless girl is seeking
Gadis tanpa harapan sedang mencari
Someone who will share this feeling
Seseorang yang akan berbagi perasaan ini
I’m a fool
Aku bodoh
A fool for love, a fool for love
Bodoh karena cinta, bodoh karena cinta
Chorus
I gave a second chance to Cupid
Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid
But now, I’m left here feeling stupid (oh-oh)
Tapi sekarang, aku ditinggalkan di sini merasa bodoh (oh-oh)
Oh, the way he makes me feel that love isn’t real
Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata
Cupid is so dumb
Cupid sangat bodoh
Outro
I gave a second chance to Cupid (hopeless girl is seeking)
Aku memberi kesempatan kedua pada Cupid (gadis tanpa harapan sedang mencari)
But now, I’m left here feeling stupid (someone who will share this feeling)
Tapi sekarang, aku ditinggalkan di sini merasa bodoh (seseorang yang akan berbagi perasaan ini)
Oh, the way he makes me feel that love isn’t real (I’m a fool)
Oh, caranya membuatku merasa bahwa cinta itu tidak nyata (aku bodoh)
Cupid is so dumb (a fool for love, a fool for love)
Cupid sangat bodoh (bodoh karena cinta, bodoh karena cinta)
Makna Lagu Cupid (Twin Ver.) – Slowed Down Version: Kekecewaan yang Terbalut Harapan
Arti lagu Cupid ini sebenarnya sangat mendalam dan universal. Lagu ini berbicara tentang seseorang yang terus berharap menemukan cinta sejati. Namun, kenyataan selalu mengecewakan. Cupid, dewa cinta dalam mitologi Romawi, dijadikan simbol harapan yang gagal. Akibatnya, sang penyanyi merasa dikhianati oleh takdir cinta itu sendiri.
Yang menarik adalah kontradiksi dalam lirik lagu ini. Di satu sisi, penyanyi mengaku skeptis terhadap cinta. Namun, di sisi lain, ia tetap menginginkannya “lebih, lebih, lebih”. Kontradiksi ini mencerminkan dilema banyak orang di era modern. Kita terluka oleh cinta, tetapi tidak bisa berhenti mencarinya. Oleh karena itu, lagu ini terasa sangat relatable bagi generasi muda saat ini.
Makna lagu Cupid juga menyoroti perasaan kesepian di tengah keramaian. Baris “dikelilingi pasangan sepanjang waktu” menggambarkan ironi modern. Kita hidup di dunia yang penuh orang, tetapi merasa sendirian. Selain itu, media sosial memperparah perasaan ini dengan terus menampilkan kebahagiaan orang lain. Kesenjangan antara harapan dan kenyataan menjadi semakin lebar.
Versi slowed down menambah dimensi emosional yang lebih dalam. Tempo yang melambat membuat setiap kata terasa lebih berat dan penuh makna. Khususnya pada bagian “I’m crying in my room”, pendengar benar-benar bisa merasakan kesedihan itu. Dengan demikian, lagu ini bukan sekadar tentang cinta, tetapi tentang keberanian untuk tetap berharap meski terus dikecewakan.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Mari kita bedah lirik lagu Cupid. Pembukaan “a hopeless romantic all my life” langsung menetapkan nada personal dan jujur. Kata “hopeless” memiliki dua makna: seseorang yang sangat romantis, sekaligus seseorang tanpa harapan.
Baris “I guess I should take it as a sign” menunjukkan momen refleksi diri. Penyanyi mempertanyakan apakah nasibnya memang tidak ditakdirkan untuk jatuh cinta. Pertanyaan “oh, why, oh, why?” mengekspresikan frustrasi yang mendalam.
Bagian pre-chorus sangat kuat secara emosional. “I’m crying in my room” adalah gambaran vulnerability yang sangat intim. Sementara itu, “so skeptical of love” menunjukkan pertahanan diri dari luka masa lalu. Namun, kalimat “but I want it more, more, more” langsung membongkar pertahanan itu.
Chorus adalah klimaks emosional. “I gave a second chance to Cupid” mengindikasikan ini bukan kali pertama penyanyi kecewa. Frasa “second chance” menunjukkan ia sudah pernah berharap sebelumnya. Ia merasa “stupid” karena terus jatuh ke pola yang sama. Ungkapan “Cupid is so dumb” adalah cara menyalahkan takdir daripada menerima kenyataan bahwa cinta memang rumit.
Verse kedua membawa metafora anak panah Cupid secara literal. “I look for his arrows every day” menggambarkan pencarian aktif akan tanda-tanda cinta. Namun, “he got lost or flew away” menunjukkan kesia-siaan usaha tersebut.
Bridge sangat menyentuh. “Hopeless girl is seeking someone who will share this feeling” adalah pengakuan kerentanan total. Pengakuan “I’m a fool, a fool for love” menunjukkan kesadaran diri yang jujur. Kesimpulannya, cinta adalah kebutuhan manusiawi yang tidak bisa diabaikan meski menyakitkan.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Lagu ini menyentuh bagian hati yang sering kita sembunyikan dari dunia. Kita semua pernah merasa seperti penyanyi dalam lagu ini. Melihat orang lain bahagia berpasangan sementara kita sendiri. Bertanya-tanya kapan giliran kita. Misalnya, saat scrolling media sosial dan melihat foto couple goals, perasaan itu muncul. Namun, kita sering menyembunyikannya dengan sikap acuh tak acuh.
Yang membuat lagu Cupid istimewa adalah keberaniannya mengakui kerentanan. Di era di mana semua orang berusaha tampak kuat dan mandiri, lagu ini bilang “it’s okay to want love”. Bahkan, “it’s okay to feel stupid about it”. Selain itu, lagu ini mengingatkan bahwa kesepian adalah pengalaman manusiawi yang valid. Tidak ada yang salah dengan merindukan seseorang untuk berbagi hidup.
Versi slowed down memberikan ruang untuk benar-benar meresapi emosi. Ketika tempo diperlambat, setiap kata memiliki berat emosional yang lebih besar. Khususnya saat mendengarkan sendirian di malam hari, lagu ini bisa menjadi teman yang memahami. Lagu ini tidak memberikan solusi atau harapan palsu. Sebaliknya, ia hanya berkata “aku mengerti perasaanmu”. Terkadang, itu sudah cukup.
Lirik lagu ini juga mengajarkan tentang self-awareness. Penyanyi tahu dirinya bodoh karena terus berharap. Tetapi, ia tetap memilih untuk berharap. Ada keberanian dalam pilihan itu. Karena itu, lagu ini sebenarnya bukan tentang keputusasaan, melainkan tentang ketahanan. Tentang terus mencari meski terus jatuh. Akhirnya, mungkin itulah yang membuat kita manusia: kemampuan untuk terus berharap meski dunia terus mengecewakan.
Kesimpulan
Cupid (Twin Ver.) – Slowed Down Version adalah lagu yang berbicara tentang paradoks cinta modern. Lagu ini menangkap kesepian, kekecewaan, dan harapan dalam satu napas yang sama. FIFTY FIFTY berhasil menciptakan anthem untuk semua hopeless romantic di luar sana. Arti lagu ini melampaui sekadar lirik tentang patah hati. Ini tentang kemanusiaan kita yang paling mendasar: kebutuhan untuk dicintai dan mencintai.
Makna lagu Cupid mengajarkan bahwa tidak apa-apa merasa kecewa dengan cinta. Tidak apa-apa merasa bodoh karena terus berharap. Yang terpenting, tidak apa-apa untuk tetap menjadi romantic meski dunia terus mengecewakan. Dengan demikian, lagu ini menjadi pengingat bahwa kita tidak sendirian dalam perjuangan mencari cinta. Jutaan orang di luar sana merasakan hal yang sama. Dan mungkin, dalam pengakuan bersama itulah kita menemukan sedikit penghiburan.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Cupid (Twin Ver.) – Slowed Down Version.



