Last Updated on December 31, 2025 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu nomad dari clairo. Lagu ini mengeksplorasi perasaan rindu yang begitu kuat hingga membuat seseorang ingin melarikan diri dari segalanya. Tema tentang obsesi, kesendirian, dan mimpi yang terasa nyata menjadi inti dari lagu yang penuh emosi ini.
Pendahuluan
“Nomad” adalah salah satu lagu dari Clairo yang dirilis dalam album Charm pada tahun 2024. Clairo, yang bernama asli Claire Cottrill, dikenal dengan gaya musik indie pop yang intim dan penuh perasaan. Lagu ini menampilkan sisi vulnerability-nya yang mendalam. Oleh karena itu, banyak pendengar merasa terhubung dengan liriknya yang jujur.
Dalam “Nomad”, Clairo bercerita tentang kerinduan yang membuat seseorang bersedia meninggalkan segalanya. Tema ini universal namun disampaikan dengan cara yang sangat personal. Musiknya yang lembut menciptakan suasana reflektif dan melankolis.

Terjemahan Lirik Lagu nomad – clairo
I’d run the risk of losing everything
Aku akan mengambil risiko kehilangan segalanya
Sell all my things
Menjual semua barangku
Become nomadic
Menjadi nomaden
I’d run the risk
Aku akan mengambil risiko
And just in case I might
Dan untuk berjaga-jaga
Sell all my things and become the night
Menjual semua barangku dan menjadi malam
Oh, it’s hard to believe
Oh, sulit dipercaya
It’s even irrational for me
Bahkan ini tidak rasional bagiku
I’m cynical
Aku sinis
A mess
Berantakan
I’m touch-starved and shameless
Aku haus sentuhan dan tanpa malu
But I’d rather be alone than a stranger
Tapi aku lebih memilih sendiri daripada orang asing
You’d come visit me late at night
Yang akan mengunjungiku larut malam
I’d rather wake up alone than be reminded
Aku lebih memilih bangun sendirian daripada diingatkan
Of how it was a dream this time
Bahwa ini hanya mimpi kali ini
I’d run the risk of losing everyone
Aku akan mengambil risiko kehilangan semua orang
I’d sail and say my phone was overboard
Aku akan berlayar dan bilang ponselku jatuh ke laut
I’d run the risk
Aku akan mengambil risiko
And just in case I might
Dan untuk berjaga-jaga
Take a ship around the world to find
Berlayar mengelilingi dunia untuk menemukan
Oh, where you hid the key?
Oh, di mana kau sembunyikan kuncinya?
It’s even irrational for me
Bahkan ini tidak rasional bagiku
It’s chemical
Ini kimiawi
Obsessed
Terobsesi
I’ll blame you for locking me in
Aku akan menyalahkanmu karena mengurungku
But I’d rather be alone than a stranger
Tapi aku lebih memilih sendiri daripada orang asing
You’d come visit me late at night
Yang akan mengunjungiku larut malam
I’d rather wake up alone than be reminded
Aku lebih memilih bangun sendirian daripada diingatkan
Of how it was a dream this time
Bahwa ini hanya mimpi kali ini
It’s always the same
Selalu sama
Always the same
Selalu sama
Every time I see someone new
Setiap kali aku bertemu seseorang yang baru
I just think of you
Aku hanya memikirkanmu
Nothing I do
Tidak ada yang kulakukan
Can help it now
Bisa mengubahnya sekarang
Guess I’ll have to find
Kurasa aku harus menemukan
That I’d rather be alone than a stranger
Bahwa aku lebih memilih sendiri daripada orang asing
You’d come visit me late at night
Yang akan mengunjungiku larut malam
I’d rather wake up alone than be reminded
Aku lebih memilih bangun sendirian daripada diingatkan
Of how it was a dream this time
Bahwa ini hanya mimpi kali ini
It was a dream this time
Ini hanya mimpi kali ini
It was a dream this time
Ini hanya mimpi kali ini
Makna Lagu nomad: Tentang Obsesi dan Keinginan untuk Lari
Makna lagu “nomad” dari Clairo adalah tentang kerinduan yang begitu dalam hingga membuat seseorang ingin meninggalkan kehidupan normalnya. Lagu ini menggambarkan obsesi terhadap seseorang yang begitu kuat. Bahkan pikiran tentang orang tersebut terus menghantui dalam mimpi. Oleh karena itu, sang narator merasa lebih baik sendirian.
Konsep “nomad” atau pengembara menjadi metafora pelarian dari perasaan yang menyakitkan. Clairo menyanyikan tentang keinginan menjual semua barang dan berkelana ke seluruh dunia. Namun, pelarian fisik ini sebenarnya mencerminkan keinginan untuk lari dari perasaan sendiri. Tidak ada jarak yang cukup jauh untuk menghilangkan ingatan seseorang yang begitu berarti.
Yang menarik dari arti lagu ini adalah kejujurannya tentang sifat obsesi yang tidak rasional. Clairo mengakui bahwa perasaannya “chemical” atau bersifat kimiawi. Ini menunjukkan bahwa cinta dan kerinduan bukan sekadar pilihan logis. Sebaliknya, ini adalah reaksi emosional yang tidak bisa dikontrol sepenuhnya. Terlebih lagi, dia menyadari bahwa ini tidak sehat namun tetap tidak bisa melepaskannya.
Frasa “I’d rather be alone than a stranger you’d come visit me late at night” sangat kuat maknanya. Ini menggambarkan paradoks seseorang yang lebih memilih kesepian nyata daripada ilusi kebersamaan dalam mimpi. Mimpi tentang orang yang dirindukan justru membuat rasa sakit lebih tajam saat terbangun. Konsekuensinya, bangun sendirian terasa lebih mudah diterima.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Lirik lagu ini dibuka dengan pernyataan berani “I’d run the risk of losing everything”, yang menunjukkan tingkat keputusasaan sang narator. Dia siap mempertaruhkan segalanya, bahkan untuk melepaskan kehidupan material dan stabilitas, sebagaimana tercermin dalam frasa “sell all my things” dan “become nomadic”.
Baris “become the night” sangat puitis dan sarat makna. Malam sering diasosiasikan dengan kesepian, misteri, dan introspeksi. Dengan menjadi malam, Clairo ingin menghilang atau menyatu dengan kegelapan—sebuah bentuk pelarian emosional dari dunia yang membebani.
Pada bagian “I’m cynical, a mess, I’m touch-starved and shameless”, Clairo menunjukkan kejujuran yang mentah tentang kondisi emosionalnya. Kata “touch-starved” menggambarkan kerinduan fisik yang dalam, sementara “shameless” menunjukkan penerimaan diri meskipun dia tahu perasaannya terkadang berlebihan.
Chorus “I’d rather be alone than a stranger you’d come visit me late at night” menggambarkan konflik batin yang mendalam. Orang asing yang datang dalam mimpi mewakili seseorang yang dirindukan, namun kehadiran mereka hanya menambah rasa sakit. Kesadaran bahwa itu hanyalah mimpi membuat pagi terasa berat.
Baris “I’d sail and say my phone was overboard” menunjukkan keinginan untuk memutuskan semua komunikasi. Di zaman digital, ponsel adalah penghubung utama dengan orang lain, dan melemparkannya ke laut melambangkan keinginan untuk isolasi total.
Pengakuan “it’s chemical, obsessed” mengungkapkan bahwa perasaan ini tidak sepenuhnya dalam kendali narator. Ada elemen biologis dan psikologis yang memengaruhi, dan frasa “I’ll blame you for locking me in” menunjukkan bagaimana cinta bisa terasa seperti penjara emosional yang mengekang.
Bagian bridge “It’s always the same, every time I see someone new, I just think of you” adalah puncak kesedihan dalam lagu ini. Obsesinya menghalangi narator untuk move on, karena setiap orang baru selalu dibandingkan dengan orang yang dirindukan. Hal ini membuat sang narator terjebak dalam lingkaran kerinduan yang tak berujung..
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Lagu “nomad” begitu relatable bagi siapa saja yang pernah mengalami heartbreak mendalam. Ada momen dalam hidup ketika kita merasa ingin lari dari segalanya. Perasaan ini sangat manusiawi namun jarang dibicarakan dengan jujur. Clairo berhasil menangkap esensi perasaan ini dengan sempurna.
Yang membuat lagu ini spesial adalah pengakuannya tentang irrasionalitas cinta dan obsesi. Kita semua tahu bahwa terus memikirkan seseorang yang tidak bisa kita miliki itu tidak sehat. Namun, mengetahui sesuatu secara rasional tidak selalu membuat kita bisa mengontrol perasaan. Oleh karena itu, kejujuran Clairo terasa menyegarkan dan menenangkan.
Metafora menjadi nomad atau pengembara sangat kuat. Terkadang, kita memang merasa bahwa hanya dengan pergi jauh, kita bisa meninggalkan rasa sakit. Tetapi seperti yang disiratkan lagu ini, ke mana pun kita pergi, pikiran dan perasaan kita ikut bersama. Tidak ada pelarian geografis dari konflik internal.
Musik lagu ini yang lembut dan melankolis sangat cocok dengan liriknya yang introspektif. Clairo tidak berteriak atau dramatis dalam penyampaiannya. Sebaliknya, dia menyanyikan dengan tenang, hampir seperti berbisik rahasia. Pendekatan ini membuat lagu terasa lebih intim. Kemudian, pendengar merasa seperti diberi akses ke pikiran paling pribadi seseorang.
Bagi banyak orang, lagu ini mungkin menjadi teman di malam-malam sulit. Ketika kita bangun dari mimpi tentang seseorang dan merasa kehilangan, mendengarkan “nomad” bisa memberikan rasa tidak sendirian. Terutama bagian tentang lebih memilih bangun sendirian daripada diingatkan bahwa itu hanya mimpi. Perasaan ini universal namun jarang diungkapkan dengan begitu indah.
Kesimpulan
Makna lagu “nomad” dari Clairo adalah eksplorasi mendalam tentang obsesi, kerinduan, dan keinginan untuk melarikan diri dari perasaan yang menyakitkan. Melalui lirik yang jujur dan puitis, Clairo menggambarkan paradoks seseorang yang ingin lari namun tidak bisa meninggalkan ingatannya. Lagu ini mengingatkan kita bahwa perasaan tidak selalu rasional, dan itu tidak apa-apa.
Dengan produksi yang minimalis namun emotif, “nomad” menjadi anthem bagi mereka yang sedang bergulat dengan heartbreak. Lagu ini tidak menawarkan solusi mudah atau penutup yang bahagia. Sebaliknya, dia memberikan validasi bahwa perasaan kompleks dan menyakitkan adalah bagian dari pengalaman manusia. Kesimpulannya, ini adalah lagu yang akan terus beresonansi dengan siapa saja yang pernah mencintai dan kehilangan.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu nomad.
