Makna Lagu On The Ground ROSÉ

By | January 16, 2026

Last Updated on January 16, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu On The Ground dari ROSÉ. Lagu ini menceritakan perjalanan seseorang yang mengejar kesuksesan dan impian setinggi langit. Namun, di puncak pencapaian, ia menyadari bahwa kebahagiaan sejati justru ada di hal-hal sederhana yang selama ini diabaikan.

Pendahuluan

“On The Ground” adalah debut solo ROSÉ dari BLACKPINK yang dirilis pada Maret 2021. Lagu ini menjadi bagian dari album solo pertamanya bertajuk -R-. Sebagai debut solo, lagu ini langsung mencuri perhatian penggemar K-Pop di seluruh dunia. ROSÉ menulis lagu ini bersama Amy Allen dan Jon Bellion. Mereka menciptakan karya yang sangat personal dan reflektif.

Lagu ini berbeda dari kebanyakan lagu K-Pop yang enerjik dan ceria. Sebaliknya, “On The Ground” membawa nuansa melankolis yang mendalam. ROSÉ mengeksplorasi tema tentang pencarian makna hidup di balik gemerlap kesuksesan. Oleh karena itu, lagu ini resonan dengan banyak orang yang merasakan kekosongan di tengah pencapaian.

Terjemahan Lirik Lagu On The Ground – ROSÉ

[Verse 1]

My life’s been magic, seems fantastic

Hidupku seperti sihir, tampak fantastis

I used to have a hole in the wall with a mattress

Dulu aku hanya punya lubang di dinding dengan kasur

It’s funny when you want it, suddenly you have it

Lucu ketika kau menginginkannya, tiba-tiba kau mendapatkannya

You find out that your gold’s just plastic

Kau temukan bahwa emasmu hanya plastik

[Pre-Chorus]

Every day, every night

Setiap hari, setiap malam

I’ve been thinking back on you and I

Aku terus memikirkan tentang kau dan aku

Every day, every night

Setiap hari, setiap malam

[Chorus]

I worked my whole life

Aku bekerja keras seumur hidupku

Just to get right, just to be like

Hanya untuk mencapai kesempurnaan, hanya untuk menjadi seperti

“Look at me, I’m never coming down”

“Lihat aku, aku takkan pernah jatuh”

I worked my whole life

Aku bekerja keras seumur hidupku

Just to get high, just to realize

Hanya untuk mencapai puncak, hanya untuk menyadari

Everything I need is on the

Semua yang aku butuhkan ada di

[Post-Chorus]

Everything I need is on the ground

Semua yang aku butuhkan ada di tanah

On the ground

Di tanah

Everything I need is on the ground

Semua yang aku butuhkan ada di tanah

[Interlude]

Nah, but they don’t hear me though

Tidak, tapi mereka tak mendengarku

(Yeah, what goes up, it must come down)

(Ya, apa yang naik, pasti akan turun)

Nah, but they don’t hear me though

Tidak, tapi mereka tak mendengarku

(You’re running out of time)

(Kau kehabisan waktu)

[Verse 2]

My world’s been hectic, seems electric

Duniaku sangat sibuk, tampak berlistrik

But I’ve been waking up with your voice in my head

Tapi aku terus terbangun dengan suaramu di kepalaku

And I’m trying to send a message and let you know

Dan aku mencoba mengirim pesan dan memberitahumu

That every single minute I’m without you, I regret it

Bahwa setiap menit tanpamu, aku menyesalinya

[Pre-Chorus]

Every day, every night

Setiap hari, setiap malam

I’ve been thinking back on you and I

Aku terus memikirkan tentang kau dan aku

Every day, every night

Setiap hari, setiap malam

[Chorus]

I worked my whole life

Aku bekerja keras seumur hidupku

Just to get right, just to be like

Hanya untuk mencapai kesempurnaan, hanya untuk menjadi seperti

“Look at me, I’m never coming down”

“Lihat aku, aku takkan pernah jatuh”

I worked my whole life

Aku bekerja keras seumur hidupku

Just to get high, just to realize

Hanya untuk mencapai puncak, hanya untuk menyadari

Everything I need is on the

Semua yang aku butuhkan ada di

[Post-Chorus]

Everything I need is on the ground

Semua yang aku butuhkan ada di tanah

On the ground

Di tanah

Everything I need is on the ground

Semua yang aku butuhkan ada di tanah

[Interlude]

Nah, but they don’t hear me though

Tidak, tapi mereka tak mendengarku

(Yeah, what goes up, it must come down)

(Ya, apa yang naik, pasti akan turun)

Nah, but they don’t hear me though

Tidak, tapi mereka tak mendengarku

(You’re running out of time)

(Kau kehabisan waktu)

[Bridge]

I’m way up in the clouds

Aku jauh di atas awan

And they say I’ve made it now

Dan mereka bilang aku sudah berhasil sekarang

But I figured it out

Tapi aku menyadarinya

Everything I need is on the ground (yeah, yeah)

Semua yang aku butuhkan ada di tanah (ya, ya)

Just drove by your house (just drove by your house)

Baru saja melewati rumahmu (baru saja melewati rumahmu)

So far from you now (so far from you now)

Begitu jauh darimu sekarang (begitu jauh darimu sekarang)

But I figured it out

Tapi aku menyadarinya

Everything I need is on the

Semua yang aku butuhkan ada di

Everything I need is on the ground

Semua yang aku butuhkan ada di tanah

[Outro]

On the ground

Di tanah

Everything I need is on the ground

Semua yang aku butuhkan ada di tanah

Nah, but they don’t hear me though

Tidak, tapi mereka tak mendengarku

On the ground

Di tanah

Nah, but they don’t hear me though

Tidak, tapi mereka tak mendengarku

Everything I need is on the ground

Semua yang aku butuhkan ada di tanah

Makna Lagu On The Ground: Pencarian Kebahagiaan yang Sebenarnya

Makna lagu “On The Ground” sangat dalam dan menyentuh hati. ROSÉ menceritakan tentang perjalanan hidupnya mengejar mimpi menjadi bintang. Namun, ketika ia sudah mencapai puncak kesuksesan, ia menemukan kekosongan di dalam dirinya. Lagu ini mengajarkan bahwa kebahagiaan sejati bukan di puncak tertinggi. Sebaliknya, kebahagiaan ada di hal-hal sederhana yang dekat dengan kita.

Frasa “everything I need is on the ground” menjadi inti dari keseluruhan lagu ini. Tanah di sini melambangkan fondasi, akar, dan hal-hal mendasar dalam hidup. Misalnya, hubungan dengan orang-orang terkasih, momen-momen kecil yang bermakna, dan kedamaian batin. ROSÉ menyadari bahwa semua yang ia kejar selama ini ternyata tidak memberikan kepuasan sejati. Oleh karena itu, ia mulai menghargai kembali hal-hal sederhana yang pernah ia abaikan.

Lagu ini juga mengkritik budaya modern yang terobsesi dengan kesuksesan materialistik. Banyak orang mengorbankan segalanya untuk mencapai puncak karir atau kemasyhuran. Tetapi, ketika sudah sampai di sana, mereka merasakan kehampaan yang mendalam. Lagu ROSÉ mengajak pendengar untuk berefleksi tentang prioritas hidup mereka. Apakah kita mengejar hal-hal yang benar-benar penting? Atau kita hanya mengejar ilusi kesuksesan?

Yang menarik dari lagu ini adalah kejujuran ROSÉ dalam mengekspresikan penyesalannya. Ia mengakui bahwa ia telah mengabaikan seseorang yang penting dalam hidupnya demi karir. Setiap hari dan setiap malam, ia terus memikirkan orang tersebut. Akibatnya, kesuksesannya terasa hambar tanpa kehadiran orang yang dicintainya. Ini menunjukkan bahwa tidak ada pencapaian yang bisa menggantikan nilai hubungan manusia yang tulus.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Verse pertama membuka dengan kontras yang tajam antara masa lalu dan masa kini ROSÉ. Ia menceritakan bagaimana hidupnya berubah dari “lubang di dinding dengan kasur” menjadi kehidupan yang “magis dan fantastis”. Perubahan ini terjadi begitu cepat dan dramatis. Namun, ada ironi dalam kalimat “your gold’s just plastic”. Emas yang ia kira berharga ternyata hanya plastik tanpa nilai. Metafora ini sangat kuat untuk menggambarkan kekecewaan terhadap pencapaian yang ternyata kosong.

Pre-chorus menekankan kerinduan yang mendalam melalui repetisi “every day, every night”. Pengulangan ini menciptakan efek obsesif yang menunjukkan betapa sering ROSÉ memikirkan seseorang. Ia tidak bisa melepaskan diri dari kenangan tentang hubungan yang mungkin telah ia korbankan. Kesederhanaan lirik ini justru membuatnya lebih kuat secara emosional. Setiap pendengar bisa merasakan beban penyesalan yang dibawa ROSÉ.

Chorus adalah bagian paling powerful dari lagu ini. Frasa “I worked my whole life just to get high” menggambarkan dedikasi total terhadap ambisi. Tetapi, puncak frasa “just to realize everything I need is on the ground” memberikan twist yang mengejutkan. Ini adalah momen pencerahan di mana ROSÉ menyadari kesalahannya. Struktur lirik yang naik ke puncak lalu turun kembali ke tanah mencerminkan perjalanan hidupnya sendiri.

Verse kedua menggunakan kata “hectic” dan “electric” untuk menggambarkan kehidupan selebriti yang sibuk. Meskipun dari luar tampak berenergi dan menarik, dari dalam terasa kacau dan melelahkan. ROSÉ terbangun dengan suara seseorang di kepalanya, menunjukkan bahwa kenangan itu menghantuinya. Ia ingin mengirim pesan dan mengakui penyesalannya.

Bridge adalah klimaks emosional lagu ini. ROSÉ berada “jauh di atas awan” secara harfiah dan metaforis. Semua orang mengatakan ia telah berhasil. Namun, ia melewati rumah seseorang yang dulu penting baginya dan menyadari betapa jauhnya ia sekarang. Jarak fisik menjadi simbol jarak emosional yang telah ia ciptakan. Akhirnya, ia sampai pada kesimpulan yang sama: semua yang dibutuhkannya ada di tanah, bukan di awan.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Lagu “On The Ground” sangat relevan dengan kehidupan modern kita semua. Banyak dari kita terjebak dalam perlombaan mengejar kesuksesan tanpa berhenti sejenak untuk bertanya apakah ini yang kita inginkan. Kita mengabaikan keluarga, teman, dan bahkan kesehatan demi mencapai target karir. Lagu ROSÉ mengajak kita untuk berhenti sejenak dan merenung. Apakah semua pengorbanan ini sebanding dengan apa yang kita dapatkan?

Pesan lagu ini terasa sangat personal karena ROSÉ sendiri mengalaminya. Sebagai member BLACKPINK, ia telah mencapai kesuksesan global yang luar biasa. Namun, kesuksesan itu datang dengan harga yang mahal. Ia harus meninggalkan kehidupan normal, privasi, dan mungkin beberapa hubungan penting. Kejujurannya dalam mengakui penyesalan ini membuat lagu ini terasa autentik dan menyentuh. Ia tidak berpura-pura bahwa kesuksesan adalah segalanya.

Yang paling memukau dari lagu ini adalah cara ROSÉ menyampaikan pesannya tanpa menggurui. Ia tidak mengatakan bahwa kesuksesan itu buruk atau tidak penting. Sebaliknya, ia hanya berbagi pengalamannya sendiri dan kesadaran yang ia temukan. Ini membuat pendengar lebih mudah menerima pesannya. Kita tidak merasa dihakimi, tetapi diajak untuk berefleksi bersama tentang pilihan hidup kita.

Musiknya yang melankolis juga sempurna mendukung lirik yang dalam ini. Aransemen yang minimalis dengan piano dan string membuat fokus tetap pada vokal ROSÉ yang penuh emosi. Tidak ada distraksi dari pesan yang ingin disampaikan. Produksi yang sederhana ini justru memperkuat kesan bahwa lagu ini tentang kembali ke esensi, ke hal-hal yang sederhana namun bermakna.

Bagi siapa saja yang merasa lelah mengejar kesuksesan atau merasa hampa di tengah pencapaian, lagu ini bisa menjadi penghiburan. ROSÉ memberitahu kita bahwa tidak apa-apa untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi kembali prioritas kita. Kebahagiaan sejati tidak ada di puncak yang jauh di atas sana. Kebahagiaan ada di tanah, di dekat kita, menunggu untuk kita sadari dan syukuri.

Kesimpulan

“On The Ground” adalah lagu yang indah tentang pencarian makna hidup yang sebenarnya. ROSÉ mengajarkan kita bahwa kesuksesan materi tidak selalu membawa kebahagiaan. Yang kita butuhkan seringkali sudah ada di dekat kita, di hal-hal sederhana yang kita abaikan. Lagu ini mengajak kita untuk menghargai hubungan manusia, momen-momen kecil, dan kedamaian batin lebih dari gemerlap kesuksesan.

Pesan lagu ini universal dan relevan untuk semua orang di berbagai tahap kehidupan. Entah kita sedang mengejar mimpi atau sudah mencapainya, kita semua perlu diingatkan tentang apa yang benar-benar penting. ROSÉ telah menciptakan karya yang tidak hanya bagus secara musikal, tetapi juga bermakna secara emosional dan filosofis.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu On The Ground.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *