Last Updated on January 5, 2026 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu Pelangi dari HIVI!. Lagu ini mengisahkan keinginan akan cinta yang abadi, bukan sekadar persinggahan sementara. Ada kerinduan mendalam untuk dicintai dengan tulus dan konsisten.
Pendahuluan
HIVI! menghadirkan Pelangi sebagai salah satu karya emosional mereka. Band pop Indonesia ini dikenal dengan melodi yang manis namun liriknya menyentuh. Lagu ini berbicara tentang cinta yang tidak pasti. Oleh karena itu, banyak pendengar merasa terhubung dengan pengalaman serupa.
Pelangi menjadi metafora yang kuat dalam lagu ini. Keindahannya hanya sesaat, kemudian menghilang tanpa jejak. Begitu pula dengan cinta yang datang dan pergi begitu saja. Akibatnya, hati yang ditinggalkan merasa kehilangan dan bertanya-tanya.

Lagu ini dirilis ketika HIVI! tengah mengeksplorasi tema-tema hubungan yang kompleks. Melodi yang lembut kontras dengan lirik yang penuh kegelisahan. Sehingga, pendengar dibuat merasakan konflik batin yang sama.
Lirik Lagu Pelangi – HIVI!
[Verse 1]
Ku ingin cinta hadir untuk s’lamanya
Bukan hanyalah untuk sementara
Menyapa dan hilang
Terbit, tenggelam bagai pelangi
[Verse 2]
Yang indahnya hanya sesaat
‘Tuk kulihat dia mewarnai hari
[Chorus]
Tetaplah engkau di sini
Jangan datang lalu kau pergi
Jangan anggap hatiku
Jadi tempat persinggahanmu
Untuk cinta sesaat
[Bridge 1]
Mengapa ku (mengapa ku) tak bisa jadi
Cinta yang takkan pernah terganti?
(Ku hanya mencari)
Cinta yang takkan terjadi
[Bridge 2]
Lalu mengapa kau masih di sini
Memperpanjang harapan?
[Verse 3]
Kau bagai kapal yang terus melaju
Di luasnya ombak samudra biru
Namun sayangnya, kau tak pilih aku
Jadi pelabuhanmu
[Chorus Final]
Bila tak ingin di sini
Jangan berlalu lalang lagi
Biarkanlah hatiku
Mencari cinta sejati
Wahai cintaku, wahai cinta sesaat
Makna Lagu Pelangi – Permintaan untuk Cinta yang Konsisten
Makna lagu Pelangi dari HIVI! adalah permohonan untuk mendapatkan cinta yang sungguh-sungguh. Bukan cinta yang datang hanya sebentar lalu hilang. Penyanyi menggunakan metafora pelangi yang indah namun cepat pudar. Demikian pula dengan seseorang yang masuk ke dalam hidup tanpa komitmen.
Lagu ini menggambarkan perasaan seseorang yang lelah dijadikan pilihan sementara. Hatinya seperti tempat transit, bukan tujuan akhir. Oleh karena itu, ada permintaan tegas: tetaplah atau pergilah selamanya. Jangan datang dan pergi sesukanya.
Arti lagu ini juga tentang menghargai diri sendiri. Seseorang yang sadar bahwa dirinya layak mendapat lebih. Selain itu, ada keberanian untuk meminta kejelasan dalam hubungan. Bukan sekadar menerima perhatian yang setengah hati.
Metafora kapal dan pelabuhan sangat menyentuh dalam lagu ini. Seseorang yang terus berlayar mencari pelabuhan terbaik. Namun, orang yang mencintainya hanya dijadikan tempat singgah. Akibatnya, ada luka yang terus berulang.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Bagian pembuka langsung menunjukkan keinginan yang jelas. “Ku ingin cinta hadir untuk selamanya” adalah pernyataan tanpa tedeng aling-aling. Tidak ada ruang untuk ambiguitas atau kompromi. Kemudian, kontras langsung muncul dengan “bukan hanyalah untuk sementara.”
Kata “menyapa dan hilang” menggambarkan pola yang menyakitkan. Seseorang datang memberi harapan, lalu menghilang tanpa jejak. Seperti pelangi yang terbit setelah hujan namun cepat tenggelam. Oleh karena itu, keindahan yang ditawarkan terasa sia-sia.
Chorus menjadi inti dari seluruh pesan lagu. “Tetaplah engkau di sini” adalah permohonan sederhana namun penuh makna. Jangan jadikan hati sebagai tempat persinggahan sementara. Khususnya untuk cinta yang tidak serius. Ini adalah batas yang ditarik dengan tegas.
Bridge memberikan pertanyaan yang menyayat hati. “Mengapa ku tak bisa jadi cinta yang takkan pernah terganti?” Ini adalah momen introspeksi yang dalam. Seseorang mempertanyakan nilai dirinya dalam mata orang yang dicintai. Namun, di saat yang sama, ada kesadaran bahwa ini adalah “cinta yang takkan terjadi.”
Metafora kapal dan pelabuhan sangat kuat secara visual. Kapal yang terus melaju mencari tempat terbaik. Sementara itu, seseorang berharap dipilih sebagai pelabuhan akhir. Tetapi kenyataannya, kapal itu tidak berhenti. Akibatnya, ada kekecewaan yang mendalam.
Bagian akhir menunjukkan evolusi dari permohonan menjadi perintah. “Bila tak ingin di sini, jangan berlalu lalang lagi.” Ini bukan lagi permintaan untuk tinggal. Melainkan permintaan untuk pergi sepenuhnya jika memang tidak serius. Sehingga, hati bisa bebas mencari cinta sejati.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Lagu ini menyentuh karena banyak dari kita pernah berada di posisi serupa. Mencintai seseorang yang tidak bisa memberikan kepastian. Datang saat butuh, pergi saat sudah merasa cukup. Oleh karena itu, lirik ini terasa sangat personal dan relatable.
Yang menarik adalah keberanian untuk menetapkan batasan. Tidak semua orang bisa mengatakan “jangan jadikan hatiku tempat persinggahanmu.” Ini membutuhkan kesadaran diri dan keberanian. Terutama saat masih ada perasaan cinta yang kuat.
Pelangi sebagai simbol sangat tepat dipilih. Semua orang tahu pelangi itu indah. Namun, semua orang juga tahu pelangi tidak bertahan lama. Demikian pula dengan cinta yang hanya berdasarkan perasaan sesaat. Keindahannya nyata, tetapi tidak cukup untuk dijadikan fondasi.
Lagu ini juga mengajarkan tentang menghargai diri sendiri. Bahwa kita layak mendapat lebih dari sekadar perhatian sementara. Selain itu, ada pengingat bahwa cinta sejati itu konsisten. Bukan yang datang dan pergi sesuai keinginan satu pihak saja.
Melodi HIVI! yang lembut membuat pesan ini tersampaikan dengan cara yang tidak menghakimi. Ada kesedihan, tetapi juga kekuatan. Ada kerinduan, tetapi juga kesadaran. Akhirnya, pendengar dibawa pada pemahaman yang lebih matang tentang cinta.
Kesimpulan
Lirik lagu Pelangi mengajarkan kita tentang pentingnya konsistensi dalam cinta. Jangan biarkan hati kita dijadikan tempat singgah sementara. Kita layak mendapat seseorang yang memilih kita sebagai tujuan akhir. Bukan sekadar perhentian di perjalanan mereka.
HIVI! berhasil menangkap dilema universal tentang cinta yang tidak pasti. Dengan metafora yang indah namun menyayat. Sehingga, lagu ini menjadi teman bagi siapa saja yang sedang berjuang dengan perasaan serupa. Lagu ini mengingatkan bahwa meminta kepastian bukanlah tuntutan yang berlebihan.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Pelangi.


