Last Updated on January 22, 2026 by admin
Sapikotak.id – Makna lagu SG (with Ozuna, Megan Thee Stallion & LISA) dari DJ Snake. Lagu ini menghadirkan percampuran budaya Latin, hip-hop Amerika, dan K-pop dalam satu trek yang sensual dan penuh kepercayaan diri. Oleh karena itu, kolaborasi ini menjadi simbol kekuatan wanita modern yang tahu apa yang mereka inginkan.
Pendahuluan
DJ Snake kembali menggebrak industri musik global dengan kolaborasi megah berjudul “SG”. Lagu ini mempertemukan rapper Puerto Rico Ozuna, rapper Amerika Megan Thee Stallion, dan LISA dari BLACKPINK. Dirilis sebagai single yang memadukan reggaeton, trap, dan pop, trek ini merayakan sensualitas dan kemandirian perempuan. Khususnya, chemistry antara keempat artis menciptakan energi yang sulit untuk diabaikan.
Lagu ini bukan sekadar tentang daya tarik fisik semata. Sebaliknya, “SG” merepresentasikan kekuatan perempuan yang mengontrol narasi mereka sendiri. DJ Snake, yang terkenal dengan hits seperti “Taki Taki” dan “Lean On”, kembali membuktikan keahliannya dalam menyatukan artis dari berbagai belahan dunia. Dengan demikian, lagu ini menjadi anthem bagi mereka yang percaya diri dengan siapa mereka.

Terjemahan Lirik Lagu SG (with Ozuna, Megan Thee Stallion & LISA) – DJ Snake
Berikut adalah lirik lengkap beserta terjemahannya dalam Bahasa Indonesia:
[Intro: Ozuna]
Ha, whoa-oh-oh (yeah)
Ha, whoa-oh-oh (yeah)
Dime qué va’ a hacer, qué va’ a hacer
Katakan padaku apa yang akan kau lakukan, apa yang akan kau lakukan
Dímelo, Yampi, Yampi
Katakan padaku, Yampi, Yampi
[Chorus: Ozuna]
Sexy girl (sexy girl), dime qué va’ a hacer (¿qué va’ a hacer?)
Gadis seksi (gadis seksi), katakan apa yang akan kau lakukan (apa yang akan kau lakukan?)
Yo quiero ver (woh), saber lo que tú sabe’ hacer (tú sabe’ hacer)
Aku ingin melihat (woh), tahu apa yang bisa kau lakukan (yang bisa kau lakukan)
Baila (baila) como lo hiciste ayer (lo hiciste ayer)
Menari (menari) seperti yang kau lakukan kemarin (yang kau lakukan kemarin)
Amanecemo’ (woh), prende, nos vamo’ a beber, baby (woh-oh-oh, ja)
Kita begadang sampai pagi (woh), ayo, kita akan minum, sayang (woh-oh-oh, ha)
[Verse 1: Ozuna]
Déjate llevar por lo que te diga la música (música)
Biarkan dirimu terbawa oleh apa yang dikatakan musik (musik)
Mírame, como que tú estás lucía (lucía)
Lihat aku, sepertinya kau terlihat bersinar (bersinar)
Te miro y puedo verte única (única)
Aku melihatmu dan bisa melihat kau unik (unik)
Pa’ colmo, demasia’o de sólida (woh-oh)
Lebih dari itu, terlalu kuat (woh-oh)
[Pre-Chorus: Ozuna]
Déjame que me caiga la noche (la noche)
Biarkan malam tiba (malam)
Voy a pasar a buscarte en el coche (en el co-)
Aku akan menjemputmu dengan mobil (dengan mobil)
Me encanta cuando tú me mira’ (mira’)
Aku suka saat kau menatapku (menatap)
No quiero olvidar aquella noche (woh-oh, woh-oh)
Aku tidak ingin melupakan malam itu (woh-oh, woh-oh)
[Verse 2: Megan Thee Stallion]
Ayy, he wanna party with a hottie (with a hottie)
Ayy, dia ingin berpesta dengan wanita cantik (dengan wanita cantik)
He said he like ’em thick, I got that body-ody-ody (ah)
Dia bilang dia suka yang berisi, aku punya tubuh itu (ah)
I must be who they study ’cause I’m always the subject
Aku pasti yang mereka pelajari karena aku selalu jadi topik
Professor, finesser (yeah)
Profesor, ahli (yeah)
Teach you bitches how to keep it player under pressure
Mengajari kalian bagaimana tetap keren di bawah tekanan
[Verse 3: Megan Thee Stallion]
Thick thighs, brown eyes, pretty brown skin (brown skin)
Paha berisi, mata cokelat, kulit cokelat cantik (kulit cokelat)
99 problems and ain’t none of ’em are men (ain’t none of ’em are men)
99 masalah dan tidak satupun tentang pria (tidak satupun tentang pria)
Many men try (yeah), but many men fail
Banyak pria mencoba (yeah), tapi banyak yang gagal
I gotta get the head ‘fore I let you get the tail, ah
Aku harus dapat yang utama sebelum memberimu yang lain, ah
[Verse 4: LISA]
Baila what you want, dance for you
Menari apa yang kau mau, menari untukmu
I sway, sway all night with you
Aku bergoyang, bergoyang sepanjang malam denganmu
Baila, coming in close to you, ayy-ayy, ayy, ayy-yeah
Menari, mendekat padamu, ayy-ayy, ayy, ayy-yeah
‘Til the sun comes up, I’ll be here with you, no lie, no lie
Sampai matahari terbit, aku akan di sini denganmu, tidak bohong, tidak bohong
Got me in the mood when it just us two
Membuatku dalam suasana hati saat hanya kita berdua
I’ll fly, I’ll fly, yeah-eah
Aku akan terbang, aku akan terbang, yeah-eah
[Outro: LISA]
Sexy girl (sexy girl), you know I don’t play
Gadis seksi (gadis seksi), kau tahu aku tidak main-main
Make you fall in love, one touch and you’ll be saved (tú sabe’ hacer)
Membuatmu jatuh cinta, satu sentuhan dan kau akan terselamatkan (yang bisa kau lakukan)
On fire (fire), boy, won’t you behave? (Lo hiciste ayer)
Terbakar (terbakar), nak, tidakkah kau akan berperilaku baik? (Yang kau lakukan kemarin)
My love gon’ send you up into a higher place (woh-oh, woh-oh)
Cintaku akan mengirimmu ke tempat yang lebih tinggi (woh-oh, woh-oh)
Oh, oh-oh
Oh, oh-oh
Makna Lagu SG: Merayakan Kekuatan Feminitas Modern
Makna lagu “SG” berkisar pada tema percaya diri, sensualitas, dan kontrol dalam hubungan modern. Akronim “SG” sendiri merujuk pada “Sexy Girl”. Namun, ini bukan objektifikasi biasa. Sebaliknya, lagu ini menempatkan perempuan sebagai pihak yang memegang kendali penuh atas pilihan dan daya tarik mereka.
Ozuna membuka lagu dengan nada yang menggoda namun penuh rasa hormat. Dia mengakui keunikan dan kekuatan sang wanita. Misalnya, frasa “puedo verte única” menunjukkan bahwa dia melihat lebih dari sekadar penampilan fisik. Oleh karena itu, liriknya mengangkat martabat perempuan, bukan menjatuhkannya.
Megan Thee Stallion datang dengan energi yang berbeda namun seirama. Verse-nya penuh dengan kepercayaan diri yang luar biasa. Dia menegaskan bahwa dia tahu nilainya sendiri. Khususnya, baris “99 problems and ain’t none of ’em are men” menjadi statement kuat tentang kemandirian emosional. Dia tidak membutuhkan validasi pria untuk merasa utuh.
LISA dari BLACKPINK menutup lagu dengan sentuhan yang lebih lembut namun tetap kuat. Suaranya menambah dimensi global pada trek ini. Selain itu, dia membawa nuansa K-pop yang membuat lagu ini terasa lebih inklusif. Dengan demikian, “SG” menjadi anthem lintas budaya tentang kekuatan feminin.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Mari kita bedah lebih dalam beberapa baris kunci dari lagu ini. Pertama, chorus yang dinyanyikan Ozuna mengulang frasa “dime qué va’ a hacer”. Ini menunjukkan keingintahuan dan antisipasi. Namun, bukan dalam konteks memaksa. Sebaliknya, dia menunggu dengan sabar untuk melihat apa yang akan dipilih oleh sang wanita.
Bagian “déjate llevar por lo que te diga la música” sangat puitis. Musik di sini berfungsi sebagai bahasa universal yang melampaui kata-kata. Oleh karena itu, Ozuna mengajak untuk berkomunikasi melalui gerakan dan energi. Ini adalah bentuk koneksi yang lebih dalam dan intuitif.
Verse Megan Thee Stallion membawa dimensi yang lebih tegas. Dia berbicara tentang standar dan ekspektasi. Khususnya, baris “I gotta get the head ‘fore I let you get the tail” adalah metafora tentang prioritas. Dia harus mendapat rasa hormat dan perhatian yang layak sebelum memberikan akses lebih jauh. Dengan demikian, dia menetapkan batasan yang jelas.
Bagian LISA membawa kehangatan dan intimasi. Frasa “I’ll be here with you, no lie” menunjukkan komitmen dan kejujuran. Meskipun lagu ini sensual, ada unsur ketulusan di dalamnya. Selain itu, repetisi “I’ll fly” menciptakan gambaran kebebasan dan euforia. Ini bukan hanya tentang fisik, tetapi juga koneksi emosional yang mengangkat.
Beat produksi DJ Snake yang menggabungkan reggaeton dan trap menciptakan fondasi sempurna. Dembow rhythm khas Latin berpadu dengan 808 bass yang kuat. Hasilnya adalah track yang mengundang untuk bergerak. Namun, tidak kehilangan substansi liriknya.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Mendengarkan “SG” memberikan perasaan yang memberdayakan. Terutama bagi mereka yang pernah merasa diremehkan atau diobjektifikasi. Lagu ini mengingatkan bahwa daya tarik bukanlah kelemahan. Sebaliknya, bisa menjadi bentuk kekuatan ketika kita yang mengontrolnya.
Yang menarik dari kolaborasi ini adalah representasi multikultural yang autentik. Ozuna membawa perspektif Latin dengan lirik Spanyolnya. Megan Thee Stallion merepresentasikan suara hip-hop Afrika-Amerika yang percaya diri. LISA membawa elemen Asia yang mendunia. Oleh karena itu, lagu ini terasa universal namun tetap menghormati setiap budaya.
Secara personal, bagian favorit adalah verse Megan. Ada sesuatu yang sangat membebaskan dalam cara dia menyampaikan liriknya. Dia tidak meminta maaf atas siapa dirinya. Bahkan, dia merayakannya dengan penuh kebanggaan. Misalnya, saat dia menyebut “thick thighs, brown eyes, pretty brown skin”, dia mendefinisikan ulang standar kecantikan.
Lagu ini juga mengingatkan pentingnya boundaries dalam hubungan apapun. Khususnya di era modern di mana garis antara flirting dan harassment kadang kabur. “SG” menunjukkan bahwa sensualitas dan rasa hormat bisa hidup berdampingan. Dengan demikian, lagu ini menjadi panduan tentang interaksi yang sehat.
Kesimpulan
Makna lagu “SG” dari DJ Snake bersama Ozuna, Megan Thee Stallion, dan LISA adalah perayaan kekuatan feminin modern. Lagu ini bukan sekadar track club yang catchy. Sebaliknya, ada pesan yang lebih dalam tentang kepercayaan diri, kemandirian, dan mutual respect. Oleh karena itu, “SG” menjadi lebih dari sekadar lagu—ini adalah statement budaya.
Kolaborasi lintas benua ini membuktikan bahwa musik adalah bahasa universal. Beat yang infectious, lirik yang bermakna, dan chemistry para artis menciptakan karya yang memorable. Akhirnya, “SG” mengajarkan kita bahwa menghargai diri sendiri adalah langkah pertama untuk dihargai orang lain.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu SG (with Ozuna, Megan Thee Stallion & LISA).

![Makna Lagu Mamushi (Remix) [feat. TWICE] Megan Thee Stallion makna lagu Megan Thee Stallion - Mamushi (Remix) [feat. TWICE]](https://www.sapikotak.id/wp-content/uploads/2026/01/Megan_Thee_Stallion_-_MEGAN_ACT_II-150x150.webp)

