Makna Lagu SUGA’s Interlude Halsey

By | January 31, 2026

Last Updated on January 31, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu SUGA’s Interlude dari Halsey. Lagu ini mengeksplorasi pergulatan internal tentang ambisi dan keraguan. Kolaborasi unik antara Halsey dan SUGA dari BTS ini memadukan bahasa Inggris dan Korea. Pesan mendalam tentang perjalanan menuju impian disampaikan dengan jujur.

Pendahuluan

SUGA’s Interlude merupakan bagian dari album Manic yang dirilis Halsey pada tahun 2020. Kolaborasi ini mempertemukan dua musisi berbeda latar belakang budaya. Halsey dikenal dengan lirik personal dan emosionalnya. Sementara itu, SUGA membawa perspektif sebagai rapper dan produser BTS. Namun, keduanya menyatukan visi tentang perjuangan mencapai kesuksesan.

Lagu berdurasi pendek ini menjadi jembatan emosional dalam album. Oleh karena itu, pendengar mendapat kesempatan merenung sejenak. Musiknya minimalis dengan beat hip-hop yang lembut. Terlebih lagi, lirik bilingual menciptakan dimensi unik dalam penyampaian pesan.

Halsey SUGA's Interlude

Terjemahan Lirik Lagu SUGA’s Interlude – Halsey

I’ve been trying all my life
Sepanjang hidupku aku telah mencoba
To separate the time
Untuk memisahkan waktu
In between the having it all
Di antara memiliki segalanya
And giving it up, yeah
Dan menyerah, ya

Ey, 내 머릿속엔 파란색만 가득한 이 방황
Ey, dalam kepalaku hanya penuh warna biru, pengembaraan ini
자기혐오들과 자만이 내 마음속에 살아
Kebencian pada diri sendiri dan arogansi hidup dalam hatiku
꿈이 가득한 난 자라 모든 꿈을 이뤘건만
Aku tumbuh penuh mimpi dan telah mewujudkan semua impian
꿈은 꿈으로만 간직하는 게
Namun menjaga mimpi hanya sebagai mimpi
더 낫지라는 생각을
Mungkin lebih baik, pikiran itu
동시에 하며 살아가고 있지
Hidup sambil berpikir demikian secara bersamaan
내 도약은 추락이 아니기를
Semoga lompatanku bukan kejatuhan
너의 신념 노력 믿음 욕심들은
Keyakinan, usaha, kepercayaan, dan ambisimu
추악이 아님임을 믿어 ey
Percayalah itu bukan hal yang buruk, ey
해가 뜨기 전 새벽은 무엇보다 어둡지만
Fajar sebelum matahari terbit lebih gelap dari apapun
네가 바란 별들은 어둠 속에서만
Namun bintang yang kau inginkan hanya muncul
뜬다는 걸 절대 잊지 마
Dalam kegelapan, jangan pernah lupa itu

I been trying all my life
Sepanjang hidupku aku telah mencoba
To separate the time
Untuk memisahkan waktu
In between the having it all
Di antara memiliki segalanya
And giving it up, yeah (Hey)
Dan menyerah, ya (Hey)
I wonder what’s in store
Aku bertanya-tanya apa yang menanti
If I don’t love it anymore (Hey)
Jika aku tidak mencintainya lagi (Hey)
Step between the having it all
Melangkah di antara memiliki segalanya
And giving it up, yeah (Hey)
Dan menyerah, ya (Hey)

가끔은 내가 걷고 있는 게 맞는지
Kadang bertanya apakah aku berjalan di jalur yang benar
하염없이 터널 끝을 향해 달리면
Berlari tanpa henti menuju ujung terowongan
뭐가 또 있을런지
Apa lagi yang akan ada di sana
맞긴 한지 내가 바라던 미래와는
Apakah ini benar, berbeda dengan masa depan yang kuinginkan
솔직히 다른 거지
Jujur saja, ini berbeda
상관없지 이제는 생존의 문제
Tidak masalah, sekarang ini soal bertahan hidup
어찌 됐든 상관없지 yeah, yeah
Bagaimanapun juga, tidak masalah yeah, yeah
네가 바란 것들과는 다를지 몰라 (몰라)
Mungkin berbeda dari yang kau harapkan (tidak tahu)
네가 살아가는 것도 사랑하는 것도 변할지 몰라 (몰라)
Cara hidupmu dan yang kau cintai mungkin berubah (tidak tahu)
That’s true (That’s true, that’s true)
Itu benar (Itu benar, itu benar)
Yeah, so, are you gonna move?
Ya, jadi, apakah kau akan bergerak?
꾸물거리기엔 우린 아직 젊고 어려 부딪혀보자고
Kita masih muda untuk menunda, ayo kita coba hadapi
So what you gonna do?
Jadi apa yang akan kau lakukan?

I been trying all my life
Sepanjang hidupku aku telah mencoba
To separate the time (Hey)
Untuk memisahkan waktu (Hey)
In between the having it all
Di antara memiliki segalanya
And giving it up, yeah (Hey)
Dan menyerah, ya (Hey)
I wonder what’s in store
Aku bertanya-tanya apa yang menanti
If I don’t love it anymore (Hey)
Jika aku tidak mencintainya lagi (Hey)
Step between the having it all
Melangkah di antara memiliki segalanya
And giving it up, yeah
Dan menyerah, ya

Makna Lagu SUGA’s Interlude – Pergulatan Antara Mimpi dan Kenyataan

Makna lagu SUGA’s Interlude berbicara tentang dilema universal para pencapai mimpi. Halsey dan SUGA mengungkap perasaan campur aduk saat sukses datang. Pertanyaan yang muncul: apakah semua ini benar-benar yang diinginkan? Tema utamanya adalah ketidakpastian di tengah pencapaian.

Lagu ini menggambarkan kondisi psikologis para seniman yang telah mencapai puncak. Namun, kebahagiaan tidak otomatis hadir bersama kesuksesan. Malah muncul kebingungan dan pertanyaan eksistensial baru. Khususnya, SUGA menyinggung tentang kebencian diri yang paradoks dengan arogansi.

Arti lagu ini juga menyentuh tema tentang perubahan diri. Ketika mencapai impian, seseorang mungkin tidak lagi sama dengan masa lalu. Oleh karena itu, muncul pertanyaan: apakah masih mencintai perjalanan ini? Pesan pentingnya adalah kejujuran pada diri sendiri.

Selain itu, lirik lagu menggunakan metafora kegelapan sebelum fajar. Momen tergelap justru saat bintang bersinar paling terang. Dengan demikian, perjuangan dan keraguan adalah bagian natural menuju cahaya. Pesan ini memberikan harapan di tengah kebingungan.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Bagian pembuka Halsey langsung menyentuh inti pergulatan. Frasa “separate the time” menunjukkan keinginan membedakan fase kehidupan. Akibatnya, pendengar langsung memahami konflik internal yang dialami. Pilihan kata “having it all” versus “giving it up” menciptakan kontras tajam.

Verse SUGA dalam bahasa Korea menambah kedalaman emosional. Ia menggunakan warna biru sebagai simbol kesedihan dan kebingungan. Kemudian, konflik antara kebencian diri dan arogansi mencerminkan dualitas artis sukses. Terutama, ia mempertanyakan apakah mimpi lebih baik tetap sebagai mimpi.

Lirik tentang lompatan versus kejatuhan sangat kuat secara simbolis. SUGA berharap setiap langkah maju bukan justru menuju kehancuran. Sementara itu, ia menegaskan bahwa ambisi bukanlah hal buruk. Konteks ini penting bagi siapa saja yang mengejar sesuatu besar.

Metafora fajar dan bintang memberikan perspektif filosofis. Kegelapan bukan musuh melainkan latar bagi cahaya. Akhirnya, pesan ini mengajak pendengar menerima masa sulit. Karena itu, perjuangan adalah prasyarat untuk melihat keindahan hasil.

Bagian akhir memberikan dorongan untuk bertindak. Pertanyaan “are you gonna move?” dan “what you gonna do?” bersifat provokatif. Namun, itu juga penuh empati dan pengertian. Pesan pentingnya: usia muda adalah modal untuk mencoba dan gagal.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

SUGA’s Interlude terasa sangat relatable untuk generasi muda saat ini. Banyak dari kita mengejar impian dengan penuh semangat. Tetapi, ketika mendekati tujuan, muncul pertanyaan baru yang mengejutkan. Misalnya, apakah ini benar-benar yang kita inginkan?

Lagu ini seperti teman yang jujur di tengah kesuksesan palsu media sosial. Tidak semua pencapaian membawa kebahagiaan instan. Bahkan, kesuksesan bisa membawa krisis identitas baru. Oleh karena itu, kejujuran dalam lirik ini sangat menyegarkan.

Yang menarik adalah kolaborasi lintas budaya dan bahasa. Halsey dan SUGA berbicara dari pengalaman berbeda namun senada. Kemudian, penggabungan bahasa Inggris dan Korea menciptakan universalitas pesan. Akibatnya, pendengar dari berbagai latar belakang merasa terwakili.

Durasi lagu yang pendek justru menambah kekuatannya. Seperti interlude seharusnya, ini adalah jeda untuk bernapas dan merenung. Terlebih lagi, produksi minimalis membiarkan lirik berbicara sendiri. Tidak ada distraksi, hanya kejujuran mentah.

Pesan tentang tetap bergerak meskipun ragu sangat memotivasi. Keraguan adalah normal bahkan bagi mereka yang tampak sukses. Dengan demikian, lagu ini mengajarkan bahwa kesempurnaan adalah ilusi. Yang terpenting adalah keberanian untuk terus melangkah.

Kesimpulan

SUGA’s Interlude adalah karya pendek namun berbobot tentang pergulatan mengejar impian. Halsey dan SUGA berhasil menangkap dilema universal dengan lirik jujur. Lagu ini mengingatkan bahwa kesuksesan tidak selalu linear atau sempurna. Namun, keraguan adalah bagian natural dari perjalanan setiap orang.

Pesan utamanya adalah tentang keberanian untuk terus bergerak. Meskipun tidak yakin, meskipun takut, langkah harus tetap diambil. Akhirnya, lagu ini adalah pengingat bahwa semua orang berjuang. Oleh karena itu, berbagi kerentanan adalah bentuk kekuatan tersendiri.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu SUGA’s Interlude.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *