Makna Lagu Aduh MALIQ & D’Essentials

By | January 5, 2026

Last Updated on January 5, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu Aduh dari MALIQ & D’Essentials. Lagu ini menggambarkan perasaan cinta yang begitu intens hingga membuat seseorang kehilangan akal sehat. Liriknya mengekspresikan keinginan mendalam untuk dekat dengan orang yang dicintai.

Pendahuluan

MALIQ & D’Essentials kembali meracik lagu cinta dengan cara mereka yang khas. Aduh adalah salah satu karya yang berhasil menangkap esensi jatuh cinta secara modern. Namun, ada sentuhan puitis yang membuat lagu ini terasa berbeda.

Band asal Jakarta ini memang dikenal dengan lirik-lirik yang cerdas namun tetap relatable. Oleh karena itu, setiap lagu mereka selalu punya cerita mendalam. Aduh menjadi salah satu contoh bagaimana cinta bisa digambarkan dengan jujur dan tanpa basa-basi.

MALIQ & D'Essentials Aduh

Lagu ini menampilkan suara khas Angga yang lembut namun penuh emosi. Selain itu, aransemen musiknya yang groovy membuat pesan cinta tersampaikan dengan sangat menyenangkan. Mari kita telusuri lebih dalam tentang makna lagu Aduh ini.

Lirik Lagu Aduh – MALIQ & D’Essentials

Detak jantungku berdegup tenang

Aliran darah mengalir kencang

Isi pikiran halu, melayang

Harummu bikin mabuk kepayang

Dari sini, akal sehat hilang

Ingin terbang, takut ketinggian

Ingin dekat, aduh, menyenangkan

Perasaan hati ingin bilang

Surga itu kamu

Surga itu kamu

Surga itu kamu

Surga itu kamu

Duniawi juga kamu

Sumpah mati, yang kumau

Cuma sama kamu

Surga itu kamu

Duniaku penuh kamu

Kita bikin mesra

Sampai tubuh panas, hati dingin

Aduh

Bilang-bilang kalau nanti kangen

Diam-diam aku pasti kangen

Mau bilang, takut tambah kangen

Makin hari makin ingin bilang

Surga itu kamu (surga itu kamu)

Surga itu kamu (surga itu kamu)

Surga itu kamu (oh, kamu)

Surga itu kamu

Duniawi juga kamu

Sumpah mati, yang kumau

Cuma sama kamu

Surga itu kamu

Duniaku penuh kamu

Kita bikin mesra

Sampai tubuh panas, hati dingin

Aduh

Surga itu kamu

Surga itu kamu

Surga itu kamu

Surga itu kamu

Duniawi juga kamu

Sumpah mati, yang kumau

Cuma sama kamu

Surga itu kamu

Duniaku penuh kamu

Kita bikin mesra (kita bikin mesra)

Sampai tubuh panas, hati dingin (hati dingin)

Aduh

Aduh

Aduh

Makna Lagu Aduh: Ketika Cinta Membuat Logika Menghilang

Arti lagu Aduh sebenarnya sangat universal namun disampaikan dengan cara yang sangat personal. Ini tentang momen ketika seseorang jatuh cinta begitu dalam. Sehingga, semua logika dan akal sehat seakan tidak berlaku lagi.

Lirik lagu Aduh membuka dengan deskripsi fisiologis yang menarik. Jantung berdegup tenang namun darah mengalir kencang. Kontras ini menggambarkan perasaan campur aduk saat dekat dengan orang yang dicintai. Oleh karena itu, pikiran menjadi melayang dan tidak fokus.

Frasa “mabuk kepayang” sangat kuat menggambarkan kondisi ini. Ini bukan sekadar suka, tetapi sudah sampai pada tahap tergila-gila. Kemudian, lagu ini menjelaskan bagaimana akal sehat benar-benar hilang ketika cinta datang.

Yang paling menarik adalah penggunaan metafora “surga itu kamu”. Ini menunjukkan bahwa orang yang dicintai menjadi sumber kebahagiaan tertinggi. Bahkan, tidak hanya kebahagiaan spiritual tetapi juga duniawi. Dengan demikian, semua aspek kehidupan dipenuhi oleh kehadiran orang tersebut.

Makna lagu ini juga menyentuh tentang kerinduan yang sulit diungkapkan. Ada ketakutan bahwa dengan mengungkapkan rindu, perasaan itu malah akan semakin kuat. Namun demikian, keinginan untuk mengatakannya terus menguat seiring waktu.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Mari kita bedah lirik lagu Aduh baris demi baris untuk memahami kedalaman pesannya. Bagian pembuka menggunakan bahasa yang sangat deskriptif tentang kondisi fisik. Hal ini penting karena cinta memang tidak hanya soal emosi.

Detak jantungku berdegup tenang” menggambarkan ketenangan luar. Sebaliknya, “aliran darah mengalir kencang” menunjukkan gejolak dalam. Kontras ini sempurna menggambarkan kondisi seseorang yang sedang jatuh cinta. Terlebih lagi, pikiran yang “halu, melayang” menunjukkan kehilangan konsentrasi.

Baris “ingin terbang, takut ketinggian” adalah paradoks yang brilian. Ini menggambarkan keinginan untuk mengekspresikan cinta namun takut dengan konsekuensinya. Misalnya, takut ditolak atau takut perasaan menjadi terlalu dalam. Frasa “aduh, menyenangkan” menjadi ekspresi spontan atas perasaan yang membingungkan ini.

Chorus “surga itu kamu” diulang berkali-kali dengan sengaja. Pengulangan ini menekankan betapa pentingnya orang tersebut dalam hidup sang penarator. Khususnya, saat menambahkan “duniawi juga kamu“, lagu ini menunjukkan cinta yang menyeluruh.

Bagian “sampai tubuh panas, hati dingin” sangat menarik untuk dianalisis. Tubuh panas menunjukkan gairah dan keintiman fisik. Sementara itu, hati dingin bisa diartikan sebagai ketenangan dan kepastian. Kombinasi keduanya menggambarkan hubungan yang seimbang antara passion dan comfort.

Verse kedua tentang kerinduan sangat relatable. “Bilang-bilang kalau nanti kangen” menunjukkan kesadaran akan kerinduan yang akan datang. Namun, “diam-diam aku pasti kangen” mengungkap kenyataan bahwa rindu itu sudah ada. Bahkan, ketakutan untuk mengatakannya karena bisa membuat rindu semakin kuat sangat masuk akal.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Mendengarkan Aduh selalu membawa kenangan tentang fase awal jatuh cinta. Ada masa dimana seseorang begitu memenuhi pikiran kita sampai sulit fokus pada hal lain. Lagu ini berhasil menangkap momen tersebut dengan sangat baik.

Yang paling mengena adalah kejujuran dalam liriknya. MALIQ & D’Essentials tidak mencoba memperindah atau meromantisasi cinta secara berlebihan. Sebaliknya, mereka menggambarkan cinta apa adanya. Termasuk kebingungan, ketakutan, dan kebahagiaan yang datang bersamaan.

Aransemen musik yang groovy membuat pesan berat terasa ringan. Ini penting karena cinta memang seharusnya membuat bahagia. Oleh karena itu, meski liriknya dalam, lagu ini tetap enak didengar dan bikin ingin bergoyang.

Lagu ini juga mengajarkan bahwa tidak apa-apa kehilangan kontrol sedikit saat jatuh cinta. Terkadang, membiarkan diri larut dalam perasaan adalah bagian dari pengalaman yang indah. Tentu saja, dengan tetap menjaga keseimbangan dalam hidup.

Bagi mereka yang sedang merasakan cinta yang intens, Aduh bisa jadi anthem. Lagu ini memvalidasi perasaan bahwa jatuh cinta memang bisa membuat segalanya terasa berbeda. Bahkan, hal-hal sederhana menjadi istimewa ketika melibatkan orang yang kita cintai.

Kesimpulan

Makna lagu Aduh dari MALIQ & D’Essentials adalah tentang jatuh cinta yang membuat logika menghilang. Lirik lagu ini menggambarkan perasaan intens yang membuat seseorang kehilangan akal sehat. Namun, dalam kehilangan itu, ada kebahagiaan yang luar biasa.

Lagu ini berhasil menangkap esensi cinta modern dengan bahasa yang jujur dan relatable. Arti lagu Aduh mencakup berbagai aspek cinta, dari keintiman fisik hingga kedekatan emosional. Sehingga, pendengar dari berbagai latar belakang bisa menemukan bagian diri mereka dalam lagu ini.

MALIQ & D’Essentials sekali lagi membuktikan kemampuan mereka dalam menciptakan lagu cinta yang cerdas. Mereka tidak hanya membuat lagu yang enak didengar, tetapi juga bermakna. Dengan demikian, Aduh menjadi salah satu karya yang akan terus relevan untuk didengarkan.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Aduh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *