Makna Lagu Dream LISA

By | January 14, 2026

Last Updated on January 14, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu Dream dari LISA. Lagu ini mengeksplorasi perasaan rindu yang mendalam terhadap seseorang dari masa lalu. Kenangan indah yang terus hidup dalam mimpi menjadi tempat pelarian dari kenyataan yang pahit. Melalui lirik yang penuh emosi, LISA menggambarkan bagaimana seseorang bisa terperangkap dalam nostalgia hubungan yang telah berakhir.

Pendahuluan

LISA merilis lagu Dream sebagai bagian dari album debut solonya yang berjudul Alter Ego. Lagu ini menampilkan sisi yang lebih personal dan rentan dari sosok LISA yang biasanya dikenal dengan energi panggung yang kuat. Sebagai member BLACKPINK yang telah mencuri perhatian dunia, LISA kini mengeksplorasi tema cinta dan kehilangan dengan cara yang sangat intim.

Dream memiliki melodi yang lembut dan contemplatif. Oleh karena itu, pendengar dibawa masuk ke dalam perasaan mendalam tentang kerinduan. Produksi musiknya minimalis namun penuh perasaan. Selain itu, vokal LISA yang lembut semakin memperkuat nuansa melankolis dalam lagu ini.

LISA Dream

Terjemahan Lirik Lagu Dream – LISA

[Verse 1]

I’ve been thinkin’

Aku telah memikirkan

That I’ve got no idea what you’re thinkin’

Bahwa aku tidak tahu apa yang kau pikirkan

Are you happy? Are you sad?

Apakah kau bahagia? Apakah kau sedih?

Are you always gonna hate me for that night in Tokyo?

Apakah kau akan selalu membenciku karena malam itu di Tokyo?

[Verse 2]

When it ended

Ketika hubungan itu berakhir

I kinda hoped that it’d be open-ended

Aku agak berharap bahwa itu akan terbuka kemungkinannya

But you never looked back

Tapi kau tidak pernah menoleh ke belakang

Well, I guess you can’t hold on to something once you let it go

Yah, kurasa kau tidak bisa mempertahankan sesuatu setelah kau melepaskannya

[Pre-Chorus]

But I know a place where we could be us

Tapi aku tahu tempat di mana kita bisa menjadi diri kita

I know it ain’t real, but it’s real enough

Aku tahu itu tidak nyata, tapi cukup nyata bagiku

From sun goin’ down to sun comin’ up

Dari matahari terbenam hingga terbit kembali

It’s like you’re here with me

Rasanya seperti kau ada di sini bersamaku

[Chorus]

Whenever I close my eyes

Setiap kali aku memejamkan mata

It’s takin’ me back in time

Itu membawaku kembali ke masa lalu

Been drownin’ in dreams lately

Akhir-akhir ini tenggelam dalam mimpi

Like it’s 2019, baby

Seperti ini tahun 2019, sayang

Whenever I’m missin’ you

Setiap kali aku merindukanmu

Call you up, but I can’t get through

Meneleponmu, tapi tidak bisa tersambung

Don’t know where you sleep lately

Tidak tahu di mana kau tidur akhir-akhir ini

But I’ll see you in my dreams maybe

Tapi mungkin aku akan bertemu denganmu dalam mimpiku

[Post-Chorus]

We can catch up, drive down on our old street

Kita bisa mengobrol, berkendara di jalan lama kita

If all that we were is all that we’ll ever be

Jika semua yang pernah kita jalani adalah semua yang akan kita jalani

It’s bittersweet

Ini pahit manis

At least a girl can dream

Setidaknya seorang gadis bisa bermimpi

[Verse 3]

I guess that I’m takin’ what I can get

Kurasa aku mengambil apa yang bisa kudapat

‘Cause I don’t get nothin’ new from your friends

Karena aku tidak mendapat kabar apapun dari teman-temanmu

If you got the harder side of the break, then why is it harder for me to take?

Jika kau mendapat sisi yang lebih berat dari perpisahan, lalu mengapa lebih sulit bagiku untuk menerimanya?

There’s so much I might never get to say, ay

Ada begitu banyak yang mungkin tidak pernah bisa kukatakan

[Bridge]

I know it’s only in my mind (in my mind)

Aku tahu ini hanya ada di pikiranku (di pikiranku)

Playin’ three nights on the stereo like a movie scene, DiCaprio

Memutar tiga malam di stereo seperti adegan film, DiCaprio

Oh, I put my makeup on just to fall asleep

Oh, aku merias wajahku hanya untuk tertidur

It’s like you’re here with me

Rasanya seperti kau ada di sini bersamaku

[Chorus – Final]

We can catch up, drive down our old street

Kita bisa mengobrol, berkendara di jalan lama kita

If all that we were is somethin’ we’ll never be

Jika semua yang pernah kita jalani adalah sesuatu yang tidak akan pernah kita jalani lagi

It’s bittersweet

Ini pahit manis

Can we be friends at least?

Bisakah kita setidaknya berteman?

Makna Lagu Dream – Pelarian ke Masa Lalu yang Tak Bisa Diulang

Makna lagu Dream dari LISA bercerita tentang seseorang yang masih terjebak dalam kenangan hubungan yang telah berakhir. Lagu ini menggambarkan bagaimana mimpi menjadi satu-satunya tempat di mana dua orang bisa kembali bersama. Meskipun tahu hubungan itu sudah tidak mungkin, namun hati masih berharap.

LISA menggunakan tahun 2019 sebagai simbol masa-masa indah yang ingin kembali. Oleh karena itu, pendengar bisa merasakan nostalgia yang kuat. Tahun tersebut mungkin mewakili momen paling bahagia dalam hubungan yang digambarkan. Sementara itu, kenyataan menunjukkan bahwa komunikasi sudah terputus sepenuhnya.

Arti lagu ini juga menyentuh tema tentang closure yang tidak pernah didapatkan. Seseorang masih memiliki banyak hal yang ingin disampaikan. Namun, kesempatan itu tidak pernah datang. Akibatnya, semua kata-kata yang tidak terucap hanya bisa diungkapkan dalam mimpi.

Yang menarik dari lirik lagu Dream adalah detail tentang Tokyo. Kota tersebut menjadi saksi bisu dari malam yang mengubah segalanya. Misalnya, ada kejadian yang membuat hubungan berubah atau bahkan berakhir. Terutama ketika LISA menyebut tentang kebencian yang mungkin masih tertinggal.

Lagu ini juga mengeksplorasi ironi dalam kesedihan. Di satu sisi, seseorang merasa lebih menderita meskipun mungkin bukan yang menyakiti. Di sisi lain, pihak yang pergi justru terlihat lebih mudah move on. Kesimpulannya, cinta yang tidak seimbang selalu meninggalkan luka yang berbeda pada masing-masing pihak.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Baris pembuka lagu langsung menunjukkan kebingungan yang mendalam. LISA mengakui bahwa dia tidak tahu apa yang dipirasakan mantan kekasihnya. Pertanyaan “Are you happy? Are you sad?” menggambarkan ketidaktahuan total tentang kondisi orang yang pernah sangat dekat. Dengan demikian, jarak emosional mereka sangat jelas.

Pre-chorus menghadirkan konsep tentang “tempat” di mana mereka bisa menjadi diri sendiri. Tempat ini bukan lokasi fisik. Sebaliknya, ini adalah ruang dalam mimpi dan imajinasi. Meskipun tidak nyata, terasa cukup nyata untuk memberikan kenyamanan. Selain itu, durasi “from sun goin’ down to sun comin’ up” menunjukkan betapa lamanya waktu dihabiskan dalam fantasi ini.

Chorus menjadi inti emosional dari lagu Dream. Setiap kali memejamkan mata, kenangan kembali hadir. Frasa “drownin’ in dreams” sangat kuat. Kata “drowning” menunjukkan bahwa mimpi-mimpi ini bukan pelarian yang sehat. Bahkan, mereka bisa menjadi sesuatu yang menenggelamkan. Terlebih lagi, referensi ke tahun 2019 membuat nostalgia semakin konkret.

Detail tentang mencoba menelepon namun tidak tersambung sangat relatable. Ini menggambarkan usaha untuk berkomunikasi yang gagal. Kemudian, kalimat “Don’t know where you sleep lately” menunjukkan betapa jauhnya jarak mereka sekarang. Seseorang bahkan tidak tahu detail dasar kehidupan mantan kekasihnya. Akhirnya, harapan bertemu hanya ada dalam mimpi.

Post-chorus menghadirkan skenario ideal dalam mimpi. Mereka bisa mengobrol dan berkendara di jalan kenangan. Namun, ada penerimaan pahit: “if all that we were is all that we’ll ever be“. Ini mengakui bahwa masa lalu tidak bisa diubah. Frasa “at least a girl can dream” menjadi penghiburan sekaligus penerimaan terhadap realitas.

Bridge menghadirkan detail yang sangat visual dan spesifik. Memutar lagu di stereo selama tiga malam seperti adegan film. Referensi ke DiCaprio mungkin mengacu pada peran-peran romantisnya yang ikonik. Sementara itu, merias wajah hanya untuk tertidur menunjukkan upaya menciptakan ilusi. Seseorang berpura-pura sedang bersiap untuk kencan yang tidak akan pernah terjadi.

Penutup lagu mengubah kalimat dari “all that we’ll ever be” menjadi “somethin’ we’ll never be“. Perubahan kecil ini sangat signifikan. Ini menandakan penerimaan bahwa hubungan benar-benar berakhir. Akhirnya, pertanyaan “Can we be friends at least?” menjadi harapan terakhir. Jika tidak bisa menjadi kekasih, bisakah setidaknya menjadi teman?

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Lagu Dream menyentuh perasaan yang pernah dialami banyak orang. Ketika hubungan berakhir tanpa penutupan yang jelas, mimpi sering menjadi pelarian. Rasanya seperti memiliki dunia paralel di mana segalanya masih baik-baik saja. Namun, bangun tidur selalu mengembalikan kita ke kenyataan yang menyakitkan.

Yang membuat lagu ini spesial adalah kejujurannya tentang kerinduan yang tidak sehat. LISA tidak meromantisasi perasaan ini. Sebaliknya, dia mengakui bahwa “drowning in dreams” bukanlah hal yang positif. Ini adalah bentuk denial yang harus dihadapi. Terlebih lagi, lagu ini menangkap momen ketika seseorang tahu harus move on namun belum siap.

Musik dan vokal LISA sangat mendukung pesan emosional ini. Melodi yang lembut menciptakan atmosfer seperti berada dalam mimpi. Oleh karena itu, pendengar benar-benar merasakan sensasi melayang antara kenangan dan kenyataan. Produksi yang tidak berlebihan membuat fokus tetap pada lirik dan emosi.

Detail tentang Tokyo menambah lapisan cerita yang menarik. Kota besar sering menjadi latar belakang dari momen-momen penting dalam hidup. Misalnya, perjalanan bersama yang seharusnya romantis justru menjadi awal dari akhir. Kemudian, tempat yang seharusnya indah malah membawa kenangan buruk.

Lagu ini mengajarkan bahwa healing tidak selalu linear. Ada hari-hari ketika kenangan terasa sangat dekat. Ada malam-malam ketika mimpi membawa kita kembali ke masa lalu. Dengan demikian, proses move on membutuhkan waktu dan kesabaran. Akhirnya, menerima bahwa seseorang hanya bisa bermimpi adalah langkah pertama menuju penerimaan.

Kesimpulan

Dream dari LISA adalah lagu yang menggambarkan kerinduan mendalam terhadap hubungan yang telah berakhir. Melalui lirik yang puitis namun relatable, lagu ini mengeksplorasi bagaimana mimpi menjadi pelarian dari kenyataan yang pahit. Namun, ada penerimaan bahwa mimpi hanya mimpi dan kenyataan harus dihadapi.

Makna lagu Dream mengajarkan tentang kompleksitas emosi pasca-putus cinta. Tidak ada yang salah dengan merindukan seseorang. Namun, penting untuk tidak terjebak terlalu lama dalam nostalgia. Selain itu, lagu ini mengingatkan bahwa closure tidak selalu datang dari orang lain. Terkadang, kita harus menciptakan closure sendiri.

LISA berhasil menyampaikan pesan universal melalui pengalaman personal yang spesifik. Oleh karena itu, setiap pendengar bisa menemukan bagian dari cerita mereka dalam lagu ini. Dari Tokyo hingga tahun 2019, setiap detail membuat cerita semakin nyata dan menyentuh.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Dream.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *