Last Updated on July 11, 2026 by Alex
Sapikotak.id, Mari kita gali makna lagu Earth Song karya Michael Jackson. Lagu ini menyuarakan keprihatinan yang sangat mendalam terhadap kerusakan lingkungan dan penderitaan umat manusia. Lebih dari itu, lagu ini adalah seruan emosional yang menggugah untuk menyelamatkan bumi kita. Pada akhirnya, Michael mengajak kita semua untuk merenungi tanggung jawab bersama dalam menjaga planet ini.
Pendahuluan
Earth Song adalah sebuah mahakarya Michael Jackson yang terdapat dalam album HIStory: Past, Present and Future, Book I tahun 1995. Lagu ini dirilis sebagai singel ketiga dan langsung menjadi hits besar, terutama di kawasan Eropa. Yang membuatnya istimewa, lagu ini memiliki nuansa yang berbeda dari karya-karya Jackson sebelumnya. Ia membawa pesan lingkungan yang sangat kuat dan penuh emosi. Tidak heran jika banyak yang menganggapnya sebagai salah satu lagu paling ikonik sepanjang kariernya.

Terjemahan Lirik Lagu Earth Song – Michael Jackson
Verse 1
What about sunrise?
Bagaimana dengan indahnya matahari terbit?
What about rain?
Bagaimana dengan hujan yang menyegarkan?
What about all the things
Lalu bagaimana dengan semua hal
That you said we were to gain?
Yang dulu kau janjikan akan kita raih?
What about killing fields?
Bagaimana dengan ladang-ladang pembunuhan?
Is there a time?
Masih adakah waktu untuk berubah?
What about all the things
Bagaimana dengan segala sesuatu
That you said was yours and mine?
Yang kau bilang adalah milik kita bersama?
Did you ever stop to notice
Pernahkah kau berhenti sejenak dan menyadari
All the blood we’ve shed before?
Semua darah yang telah kita tumpahkan tanpa belas?
Did you ever stop to notice
Pernahkah kau benar-benar memerhatikan
This crying Earth, these weeping shores?
Bumi yang tengah merintih ini, pantai-pantai yang bersedih?
Verse 2
What have we done to the world?
Apa yang sudah kita perbuat pada dunia?
Look what we’ve done
Lihatlah akibat dari perbuatan kita
What about all the peace
Lalu bagaimana dengan semua perdamaian
That you pledge your only son?
Yang kau janjikan untuk anak tunggalmu?
What about flowering fields?
Bagaimana dengan hamparan bunga yang bermekaran?
Is there a time?
Masihkah ada kesempatan untuk memperbaiki?
What about all the dreams
Lalu bagaimana dengan semua mimpi
That you said was yours and mine?
Yang dulu kau sebut sebagai milik kita berdua?
Did you ever stop to notice
Pernahkah kau berhenti dan merenungkan
All the children dead from war?
Semua anak kecil yang menjadi korban perang?
Did you ever stop to notice
Pernahkah kau menyadari
This crying Earth, these weeping shores?
Ratapan bumi ini, tangisan pantai yang pilu?
Bridge
I used to dream
Dulu aku sering bermimpi
I used to glance beyond the stars
Dulu aku menatap jauh melampaui bintang-bintang
Now I don’t know where we are
Kini aku tak lagi tahu di mana kita berada
Although I know we’ve drifted far
Meski aku sadar kita telah tersesat jauh
Chorus
Hey, what about yesterday?
Hei, bagaimana dengan masa lalu kita?
(What about us?)
(Lalu bagaimana dengan kita?)
What about the seas?
Bagaimana dengan laut yang luas?
(What about us?)
(Bagaimana dengan nasib kita?)
The heavens are falling down
Langit pun seakan runtuh
(What about us?)
(Apa yang terjadi dengan kita?)
I can’t even breathe
Bahkan napas pun terasa sesak
(What about us?)
(Di mana kepedulian kita?)
What about apathy?
Bagaimana dengan sikap acuh tak acuh?
(What about us?)
(Mengapa kita begini?)
I need you
Aku masih membutuhkanmu
(What about us?)
(Apa kabar dengan kita semua?)
Outro
What about nature’s worth?
Bagaimana dengan nilai alam yang tak ternilai?
It’s our planet’s womb
Ia adalah ibu dari planet kita
(What about us?)
(Lalu bagaimana dengan kita?)
What about animals?
Bagaimana dengan nasib hewan-hewan?
(What about it?)
(Apa yang kita lakukan?)
We’ve turned kingdoms to dust
Kita telah mengubah kerajaan mereka menjadi debu
(What about us?)
(Apa kata hati kita?)
What about elephants?
Bagaimana dengan gajah-gajah perkasa?
(What about us?)
(Di mana rasa kemanusiaan kita?)
Have we lost their trust
Sudahkah kita kehilangan kepercayaan mereka
(What about us?)
(Apa yang kita rasakan?)
What about crying whales?
Bagaimana dengan paus-paus yang merintih?
(What about us?)
(Mengapa kita diam saja?)
We’re ravaging the seas
Kita terus merusak lautan tanpa ampun
(What about us?)
(Apa yang akan kita wariskan?)
What about forest trails?
Bagaimana dengan jalur-jalur hutan nan hijau?
Burnt despite our pleas
Terbakar meski kita berteriak minta tolong
(What about us?)
(Apa yang tersisa untuk kita?)
What about the holy land?
Bagaimana dengan tanah suci?
(What about it?)
(Apa yang terjadi padanya?)
Torn apart by creed
Tercabik-cabik oleh perbedaan keyakinan
(What about us?)
(Apa yang kita perjuangkan?)
What about the common man?
Bagaimana dengan orang-orang biasa?
(What about us?)
(Di mana suara mereka?)
Can’t we set him free
Tidakkah kita bisa membebaskan mereka
(What about us?)
(Mengapa kita tak bertindak?)
What about children dying?
Bagaimana dengan anak-anak yang meregang nyawa?
(What about us?)
(Apa yang kita lakukan?)
Can’t you hear them cry?
Tidakkah kau dengar tangisan mereka?
(What about us?)
(Mengapa kita tuli?)
Where did we go wrong?
Di mana letak kesalahan kita?
Someone tell me why
Adakah yang bisa jelaskan padaku mengapa
(What about us?)
(Ke mana arah kemanusiaan kita?)
What about baby boy?
Bagaimana dengan bayi-bayi kecil?
(What about it?)
(Apa yang mereka alami?)
What about the days?
Bagaimana dengan hari-hari yang indah?
(What about us?)
(Apa yang terjadi pada kita?)
What about all their joy?
Bagaimana dengan kebahagiaan mereka?
(What about us?)
(Mengapa kita membiarkan?)
What about the man?
Bagaimana dengan manusia?
(What about us?)
(Apa tujuan kita sebenarnya?)
What about the crying man?
Bagaimana dengan orang-orang yang menangis?
(What about us?)
(Di mana empati kita?)
What about Abraham?
Bagaimana dengan ajaran Abraham?
(What about us?)
(Apa yang kita pelajari?)
What about death again?
Bagaimana dengan kematian yang terus berulang?
Do we give a damn?
Masihkah kita benar-benar peduli?
Makna Lagu Earth Song
Lagu “Earth Song” merupakan sebuah seruan emosional dari Michael Jackson tentang kerusakan lingkungan dan penderitaan yang dialami oleh bumi serta penghuninya. Melalui lagu ini, Jackson menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap eksploitasi alam, perburuan hewan, perang, dan ketidakpedulian manusia terhadap sesama makhluk hidup. Lagu ini menjadi semacam doa dan protes terhadap kehancuran yang terjadi di planet kita.
Dengan nada yang lebih gelap dibandingkan lagu-lagu bertema sosial sebelumnya, “Earth Song” menampilkan urgensi dan keputusasaan yang mendalam. Jackson tidak hanya menyoroti masalah lingkungan, tetapi juga mengeksplorasi dimensi kemanusiaan dan spiritual, mempertanyakan tanggung jawab kita sebagai penghuni bumi. Lagu ini mengajak pendengarnya untuk merenung dan bertindak sebelum semuanya menjadi terlambat.
Fakta Menarik Tentang Lagu Earth Song
Lagu ini awalnya ditulis oleh Michael Jackson pada tahun 1988 dengan judul “What About Us” dan sempat dipertimbangkan untuk album “Dangerous” sebelum akhirnya dirilis di album “HIStory” pada tahun 1995. “Earth Song” mencapai posisi puncak di UK Singles Chart dan menjadi Christmas number one pada tahun 1995, bertahan di chart selama enam minggu.
Video musiknya disutradarai oleh Nick Brandt dan difilmkan di empat lokasi berbeda yang mewakili kerusakan lingkungan, termasuk hutan hujan Amazon, daerah konflik di Kroasia, Tanzania, dan New York. Video ini dikenal sebagai salah satu video termahal pada masanya dan memenangkan Doris Day Music Award untuk tema kesejahteraan hewan.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Lirik “Earth Song” dibangun melalui serangkaian pertanyaan retoris yang penuh kepedihan, menanyakan tentang nasib bumi, hewan, dan manusia yang menderita akibat ulah manusia sendiri. Jackson menggunakan metafora dan gambaran kuat seperti hujan yang berdarah, bunga yang layu, dan anak-anak yang kelaparan untuk menyampaikan pesan tentang kehancuran ekologis dan moral.
Struktur lagu yang dimulai dengan kesedihan dan meningkat menjadi klimaks yang penuh amarah serta harapan mencerminkan perjalanan emosional dari keputusasaan menuju permohonan untuk perubahan. Bagian akhir lagu, dengan vokal operatik dan paduan suara gospel, menegaskan seruan untuk pemulihan dan penebusan, seolah mengajak semua orang untuk bertanggung jawab dan berbuat lebih baik.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Mendengarkan “Earth Song” selalu membawa perasaan campur aduk antara sedih dan terinspirasi. Di satu sisi, lagu ini mengingatkan betapa banyak kerusakan yang telah kita lakukan pada bumi, dan di sisi lain, ia memberikan harapan bahwa masih ada waktu untuk berubah. Setiap kali bagian klimaks lagu tiba, dengan teriakan vokal Jackson yang penuh emosi, saya merasa terdorong untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
Lagu ini juga mengajarkan bahwa musik bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bisa menjadi medium yang powerful untuk menyampaikan pesan penting. Sebagai pendengar, saya merasa diajak untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga merenung dan bertindak. Dalam dunia yang semakin penuh dengan masalah lingkungan, “Earth Song” tetap relevan dan menyentuh hati.
Kesimpulan
“Earth Song” bukan sekadar lagu, melainkan sebuah mahakarya yang menggabungkan kekuatan musik, lirik, dan pesan moral. Melalui lagu ini, Michael Jackson berhasil menyuarakan keprihatinan global tentang lingkungan dan kemanusiaan dengan cara yang mendalam dan menggetarkan. Lagu ini mengingatkan kita bahwa bumi adalah titipan yang harus kita jaga, dan setiap orang memiliki peran dalam menciptakan perubahan.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Earth Song.



