Makna Lagu In The Dark (with Stray Kids) DJ Snake

By | January 16, 2026

Last Updated on January 16, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu In The Dark (with Stray Kids) dari DJ Snake. Lagu ini mengeksplorasi perasaan kehilangan seseorang yang sangat berarti. Kenangan masa lalu terus membayangi setiap momen kesendirian. Perjalanan hidup terasa hampa tanpa kehadiran orang tersebut.

Pendahuluan

DJ Snake kembali menghadirkan kolaborasi yang menarik perhatian. Kali ini, ia bekerja sama dengan boyband asal Korea Selatan, Stray Kids. Lagu “In The Dark” menjadi bagian dari album bertajuk “Nomad” yang dirilis pada tahun 2024. Kolaborasi ini memadukan signature sound elektronik DJ Snake dengan vokal energik Stray Kids.

Lagu ini bercerita tentang kerinduan mendalam setelah kehilangan seseorang. Oleh karena itu, setiap liriknya terasa personal dan penuh emosi. DJ Snake dikenal dengan kemampuannya menciptakan musik yang menyentuh hati. Sementara itu, Stray Kids membawa dimensi vokal yang kuat dan ekspresif.

DJ Snake In The Dark (with Stray Kids)

Perpaduan bahasa Inggris dan Korea dalam lirik menambah keunikan tersendiri. Hal ini mencerminkan kolaborasi lintas budaya yang autentik. Selain itu, tema universal tentang kehilangan membuat lagu ini mudah dirasakan siapa saja.

Terjemahan Lirik Lagu In The Dark (with Stray Kids) – DJ Snake

[Verse 1]

In the parking lot, in your homies drop top

Di tempat parkir, di mobil terbuka temanmu

Just a couple blocks from where we grew up

Hanya beberapa blok dari tempat kita tumbuh besar

All those summer nights, we were riding blind

Semua malam musim panas itu, kita berkendara tanpa tujuan

Going way too fast

Melaju terlalu cepat

Down the boulevard with the windows wound down

Menyusuri jalan raya dengan jendela terbuka

I went in the car, and we’re getting real loud

Aku masuk mobil, dan kita menjadi sangat berisik

All those stubborn nights with some bad advice

Semua malam keras kepala itu dengan nasihat buruk

We were almost right

Kita hampir benar

[Pre-Chorus]

‘Til we weren’t

Sampai kita tidak lagi

The radio still works

Radio masih berfungsi

Locked into your frequency and this still hurts

Terkunci pada frekuensimu dan ini masih menyakitkan

[Chorus]

I don’t wanna live another day without you in the dark

Aku tidak ingin menjalani hari lain tanpamu dalam kegelapan

Tried to ride alone, but I had no clue, 너 없인 난 hopeless

Mencoba berkendara sendiri, tapi aku tidak tahu, tanpamu aku putus asa

Long drives don’t feel the same without you in the dark

Perjalanan panjang tidak terasa sama tanpamu dalam kegelapan

Green lights telling me to go and my GPS was broken, broken, broken

Lampu hijau menyuruhku pergi dan GPS-ku rusak, rusak, rusak

[Post-Chorus]

Oh (oh)

Oh (oh)

Oh (oh)

Oh (oh)

[Verse 2]

I don’t meditate, so why you gotta take up hella space in my mind?

Aku tidak bermeditasi, jadi mengapa kau harus mengisi begitu banyak ruang di pikiranku?

If love was real estate, 지켜보려 해, the words are gonna break over time

Jika cinta adalah properti, aku akan menjaganya, kata-kata akan hancur seiring waktu

Only then we knew, maybe we’d be cool

Hanya saat itu kita tahu, mungkin kita akan baik-baik saja

With the sweet and bitter taste, falling out of place, rolling with the waves

Dengan rasa manis dan pahit, jatuh dari tempatnya, mengikuti ombak

[Pre-Chorus]

‘Til we weren’t

Sampai kita tidak lagi

The radio still works

Radio masih berfungsi

Locked into your frequency

Terkunci pada frekuensimu

And this still hurts

Dan ini masih menyakitkan

[Chorus]

I don’t wanna live another day without you in the dark

Aku tidak ingin menjalani hari lain tanpamu dalam kegelapan

Tried to ride alone, but I had no clue, 너 없인 난 hopeless

Mencoba berkendara sendiri, tapi aku tidak tahu, tanpamu aku putus asa

Long drives don’t feel the same without you in the dark

Perjalanan panjang tidak terasa sama tanpamu dalam kegelapan

Green light’s telling me to go and my GPS was broken, broken, broken

Lampu hijau menyuruhku pergi dan GPS-ku rusak, rusak, rusak

[Post-Chorus]

Oh (oh)

Oh (oh)

Oh (oh)

Oh (oh)

Makna Lagu In The Dark: Nostalgia dan Kehilangan yang Mendalam

Makna lagu In The Dark berkisah tentang kerinduan yang tak kunjung reda. Liriknya menggambarkan seseorang yang terjebak dalam kenangan masa lalu. Oleh karena itu, setiap detail kecil membawa kembali memori tentang orang yang telah pergi. Lagu ini menggunakan metafora perjalanan untuk menggambarkan kehidupan tanpa kehadiran seseorang yang dicintai.

Frasa “in the dark” memiliki makna ganda yang menarik. Pertama, ia merujuk pada malam-malam yang dihabiskan bersama saat masih bersama. Kedua, ia menggambarkan keadaan kehilangan arah setelah ditinggalkan. Dengan demikian, kegelapan menjadi simbol dari ketidakpastian dan kerinduan.

Arti lagu ini juga terletak pada penggunaan detail yang sangat spesifik. Misalnya, menyebut tempat parkir dan mobil terbuka menciptakan gambaran visual yang kuat. Kenangan summer nights dan berkendara cepat menunjukkan masa-masa penuh kebebasan dan kebahagiaan. Namun, semua itu kini hanya tinggal kenangan yang menyakitkan.

GPS yang rusak dalam lirik menjadi metafora yang powerful. Ini menggambarkan kehilangan panduan hidup setelah orang tersebut pergi. Lampu hijau yang menyuruh untuk terus berjalan kontras dengan perasaan ingin berhenti. Akibatnya, muncul konflik internal antara keinginan melanjutkan hidup dan terperangkap dalam kenangan.

Penggunaan bahasa Korea “너 없인 난 hopeless” menambah kedalaman emosional. Frasa ini berarti “tanpamu aku putus asa” dan disampaikan dengan sangat langsung. Khususnya, kata “hopeless” yang tetap dalam bahasa Inggris menekankan perasaan tanpa harapan tersebut. Kolaborasi lintas bahasa ini membuat pesan lagu terasa lebih universal.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Lirik lagu In The Dark dimulai dengan setting yang sangat spesifik. Tempat parkir dan mobil terbuka milik teman menciptakan suasana casual dan intimate. Jarak “beberapa blok dari tempat kita tumbuh besar” menunjukkan kedekatan geografis dengan masa lalu. Selain itu, detail ini menggarisbawahi betapa dekatnya kenangan itu dengan kehidupan sehari-hari.

Baris “we were riding blind, going way too fast” penuh dengan makna simbolis. Riding blind menggambarkan masa muda yang penuh ketidakpastian namun berani. Going way too fast merujuk pada kegilaan cinta yang tidak memikirkan konsekuensi. Kemudian, kedua frasa ini bersama-sama melukiskan hubungan yang intens namun mungkin tidak sustainable.

Pre-chorus “til we weren’t” sangat singkat namun devastating. Hanya tiga kata ini menandai momen ketika segalanya berubah. Radio yang masih berfungsi menjadi simbol bahwa kenangan tetap hidup. Frekuensi yang terkunci menggambarkan ketidakmampuan untuk move on dari orang tersebut.

Chorus menjadi inti emosional dari lagu ini. “I don’t wanna live another day without you in the dark” mengekspresikan keputusasaan total. Long drives yang tidak terasa sama lagi menunjukkan bagaimana kehadiran seseorang mengubah pengalaman sehari-hari. Terlebih lagi, GPS yang rusak memperkuat tema kehilangan arah dalam hidup.

Verse kedua membawa refleksi yang lebih dalam. Pertanyaan “why you gotta take up hella space in my mind?” menunjukkan frustrasi dengan pikiran obsesif. Metafora cinta sebagai real estate sangat menarik dan modern. Ini menggambarkan bagaimana cinta menempati “ruang” dalam pikiran dan hati kita.

Baris “sweet and bitter taste, falling out of place, rolling with the waves” sangat puitis. Ini menggambarkan kompleksitas perasaan setelah putus. Manis dan pahit bercampur dalam kenangan yang sama. Akhirnya, “rolling with the waves” menunjukkan penerimaan pasif terhadap situasi yang tidak bisa dikendalikan.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Lagu ini menyentuh hati karena menggambarkan pengalaman yang sangat relatable. Siapa yang tidak pernah merasa kehilangan arah setelah kehilangan seseorang? DJ Snake dan Stray Kids berhasil menangkap esensi dari perasaan tersebut. Musik elektronik yang energik justru menciptakan kontras menarik dengan lirik yang melankolis.

Yang membuat lagu ini spesial adalah kejujurannya. Tidak ada upaya untuk meromantisasi atau mendramatisasi perasaan. Sebaliknya, liriknya straightforward dan raw. Misalnya, pengakuan “I had no clue” menunjukkan ketidaksiapan menghadapi kehidupan sendiri. Ini adalah pengalaman yang sangat manusiawi.

Detail-detail kecil dalam lirik membuat lagu ini terasa personal. Tempat parkir, mobil terbuka, jalan boulevard—semua ini adalah setting yang familiar. Namun, dalam konteks kehilangan, tempat-tempat biasa ini menjadi penuh makna. Setiap lokasi menyimpan kenangan yang tidak bisa dilupakan.

Kolaborasi dengan Stray Kids membawa dimensi global pada lagu ini. Penggunaan bahasa Korea tidak terasa forced atau gimmicky. Justru, ia menambah layer emosional yang autentik. Terutama, cara mereka menyampaikan “너 없인 난 hopeless” terasa sangat tulus dan vulnerable.

Lagu ini mengingatkan bahwa proses move on bukanlah linear. Ada saat-saat ketika kita merasa kuat, ada saat ketika kita terpuruk kembali. Green lights yang menyuruh kita terus berjalan tidak selalu mudah diikuti. Kadang, GPS kita memang rusak dan kita harus mencari jalan sendiri.

Kesimpulan

In The Dark adalah lagu tentang kerinduan yang mendalam dan kehilangan arah. DJ Snake dan Stray Kids menciptakan karya yang resonan dengan banyak pendengar. Liriknya yang jujur dan metafora yang kuat membuat lagu ini mudah dirasakan. Oleh karena itu, pesan tentang struggle menghadapi kehilangan tersampaikan dengan powerful.

Lagu ini mengajarkan bahwa tidak apa-apa untuk merasa lost setelah kehilangan seseorang. Kenangan akan tetap ada dan itu normal. Yang penting adalah terus berjalan meskipun GPS kita rusak. Kemudian, kita akan menemukan jalan kita sendiri pada waktunya.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu In The Dark (with Stray Kids).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *