Last Updated on July 18, 2026 by Alex
Sapikotak.id, Ada kalanya satu angka terasa begitu berat di hati. Dalam lagu One dari Belinda Carlisle, kita mendengar tentang kesepian yang begitu dalam ketika seseorang kehilangan segalanya. Mungkin karena satu adalah angka yang paling sepi, sekaligus paling jujur menggambarkan kekosongan.
Pendahuluan
Setelah sempat meredup dari panggung musik selama hampir tiga dekade, Belinda Carlisle akhirnya kembali dengan sebuah album yang membawa kita pada perjalanan nostalgia. Album berjudul Once Upon a Time in California ini rilis pada 2025, dan menjadi proyek terbesarnya setelah A Woman & a Man di tahun 1996. Menariknya, proses kreatifnya sendiri memakan waktu sekitar 8 tahun lamanya.
Lagu One yang menjadi salah satu trek dalam album ini sebenarnya bukan lagu baru. Lagu ini pertama kali ditulis oleh Harry Nilsson dan dirilis pada 1968. Kemudian, Three Dog Night mempopulerkannya sehingga dikenal luas oleh generasi demi generasi. Hubungan Belinda dengan Harry Nilsson sendiri cukup personal karena mereka pernah bertemu di California di masa-masa akhir kehidupan sang legenda musik.
Sebagai single ketiga dari album, One hadir dengan aransemen yang lebih kaya dan jazzy. Kita bisa mendengar perpaduan upright bass, piano, serta sentuhan big band yang memberikan warna khas. Gabe Lopez sebagai produser berhasil menangkap nuansa introspektif yang tepat, sehingga setiap nada terasa bermakna dan sesuai dengan tema album secara keseluruhan.
Suara Belinda di lagu ini terdengar lebih matang dan penuh emosi. Hal ini sangat berbeda dari energinya bersama The Go-Go’s atau dari lagu hits solonya seperti Heaven Is a Place on Earth. Lewat album ini, kita melihat sisi Belinda yang lebih reflektif dan personal, seolah sedang berbagi cerita hidup yang selama ini tersimpan.

Terjemahan Lirik Lagu One – Belinda Carlisle
Verse 1
One is the loneliest number that you’ll ever do
Satu adalah angka paling sepi yang akan pernah kamu rasakan
Two can be as bad as one
Dua pun bisa sama sepinnya dengan satu
It’s the loneliest number since the number one
Inikah angka paling sepi sejak angka satu ada
Chorus
No, it’s the saddest experience you’ll ever know
Tidak, ini adalah pengalaman paling menyakitkan yang akan pernah kamu rasakan
Yes, it’s the saddest experience you’ll ever know
Ya, ini adalah pengalaman paling menyakitkan yang akan pernah kamu rasakan
Because one is the loneliest number that you’ll ever do
Karena satu adalah angka paling sepi yang akan pernah kamu rasakan
One is the loneliest number that you’ll ever know
Satu adalah angka paling sepi yang akan pernah kamu ketahui
Verse 2
It’s just no good anymore since you went away
Semuanya terasa berbeda sejak kamu pergi
Now I spend my time just making rhymes of yesterday
Kini aku habiskan hari hanya untuk menulis sajak tentang kemarin
Chorus
Because one is the loneliest number that you’ll ever do
Karena satu adalah angka paling sepi yang akan pernah kamu rasakan
One is the loneliest number that you’ll ever know
Satu adalah angka paling sepi yang akan pernah kamu ketahui
One is the loneliest number, one is the loneliest number
Satu adalah angka paling sepi, satu adalah angka paling sepi
One is the loneliest number that you’ll ever do
Satu adalah angka paling sepi yang akan pernah kamu rasakan
One is the loneliest number, one is the loneliest number
Satu adalah angka paling sepi, satu adalah angka paling sepi
One is the loneliest number that you’ll ever know
Satu adalah angka paling sepi yang akan pernah kamu ketahui
Outro
It’s just no good anymore since you went away
Semuanya terasa berbeda sejak kamu pergi
Now I spend my time just making rhymes of yesterday
Kini aku habiskan hari hanya untuk menulis sajak tentang kemarin
Makna Lagu One
Lagu One mengisahkan tentang pengalaman mendalam manusia dalam menghadapi kesendirian. Dalam lagu ini, angka satu digambarkan bukan sekadar angka, melainkan representasi dari kekosongan emosional yang paling menyakitkan. Ketika seseorang merasa sendiri, baik secara harfiah maupun dalam konteks hubungan yang telah berakhir, ketiadaan kehadiran orang lain terasa begitu menyesakkan. Lagu ini berbicara tentang momen-momen ketika kita menyadari bahwa menjadi sendiri memang pilihan yang ada, tetapi tidak selalu menjadi yang terbaik.
Lebih dari itu, lagu ini juga mengangkat tema kehilangan dan transisi dalam hubungan.Ketika sebuah ikatan retak atau berakhir, kita sering dipaksa untuk kembali ke posisi awal, yaitu sendiri. Momen-momen seperti ini mengajarkan bahwa rasa sakit dari kehilangan tidak hanya datang dari ketidakhadiran orang yang kita cintai, tetapi juga dari kenyataan bahwa kita harus belajar lagi untuk menjadi utuh tanpa kehadiran mereka. Lagu One dengan tulus merangkum perasaan itu.
Dalam konteks album Once Upon a Time in California, pilihan Belinda Carlisle untuk membawakan lagu ini menjadi sangat bermakna. Sebagai seorang penyanyi yang telah melewati berbagai fase dalam karier dan hidupnya, Belinda membawa perspektif yang lebih dalam dan matang dalam interpretasinya. Ia tidak hanya menyanyikan lagu ini, tetapi juga memberikan dimensi baru yang lahir dari pengalaman pribadi sebagai perempuan yang telah banyak merasakan highs dan lows dalam perjalanan hidupnya.
Fakta Menarik Tentang Lagu One
Lagu One pertama kali ditulis oleh Harry Nilsson dan muncul dalam album Aerial Ballet tahun 1968. Namun, lagu ini meraih popularitas luas melalui versi band Three Dog Night yang dirilis pada tahun 1969 dan berhasil masuk tangga lagu besar di Amerika Serikat. Dengan demikian, lagu ini telah mengalami perjalanan panjang sebelum akhirnya sampai di tangan Belinda Carlisle untuk reinterpretasi di era modern.
Yang menarik, Belinda Carlisle ternyata mengenal Harry Nilsson secara pribadi di masa-masa terakhir hidupnya di California. Ia meyakini bahwa Harry Nilsson akan senang dengan versi yang ia bawakan. Lagu ini sendiri diinspirasi oleh bunyi sinyal sibuk telepon yang berbunyi beep beep beep secara berulang, yang kemudian melahirkan metafora powerful tentang angka satu sebagai angka paling menyedihkan. Album Once Upon a Time in California sendiri adalah album studio berbahasa Inggris pertama Belinda dalam kurun waktu 29 tahun sejak album A Woman and a Man tahun 1996, menjadikan setiap lagu di dalamnya memiliki bobot emosional yang sangat besar bagi perjalanan kariernya.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Lirik lagu One dibangun di sekitar kontras sederhana namun sangat efektif antara satu dan dua. Melalui permainan angka ini, kita diajak merenungkan bagaimana kehadiran seseorang dalam hidup kita bisa mengubah segalanya. Satu orang yang datang bisa menjadi awal dari segalanya, tetapi saat orang itu pergi, kita kembali lagi ke titik awal yang sepi. Konsep ini sangat manusiawi dan relevan dengan pengalaman universal yang semua orang pasti pernah rasakan.
Pernyataan bahwa satu adalah angka paling kesepian tercermin dalam setiap baris lagu yang menggambarkan situasi pasca-perpisahan. Ada kelelahan emosional yang terasa saat kita harus melewati hari-hari sendirian setelah terbiasa berbagi momen dengan seseorang. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang kehilangan romantis, tetapi juga tentang jenis-jenis kesendirian lainnya, seperti kehilangan teman, keluarga, atau bahkan koneksi dengan diri sendiri di masa-masa sulit.
Dalam interpretasi Belinda Carlisle, lirik-lirik ini terdengar lebih matang dan penuh kesabaran. Vokalnya yang telah berkembang selama puluhan tahun karier memberikan kedalaman baru pada setiap kata. Aransemen yang lebih jazzy dengan nuansa big band juga mendukung suasana introspektif ini, menciptakan atmosfer seperti berada di sebuah kelab malam klasik di Los Angeles pada malam yang sunyi. Pendekatan ini memberikan nuansa berbeda dibandingkan versi-versi sebelumnya.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Setiap kali saya mendengarkan lagu One, saya selalu teringat bahwa kesendirian adalah bagian yang tidak bisa dihindari dari kehidupan. Kadang kita terlalu takut untuk berada dalam kesendirian sampai kita benar-benar merasakannya. Lagu ini mengingatkan saya bahwa tidak apa-apa untuk merasa kesepian, karena perasaan itu adalah bukti bahwa kita pernah memiliki koneksi yang berarti dengan seseorang. Justru momen-momen sendiri ini yang sering kali mengajarkan kita tentang siapa kita sebenarnya.
Sebagai seseorang yang juga pernah merasakan dinginnya menjadi satu dalam suatu ruangan, saya sangat apresiasi bagaimana Belinda Carlisle membawakan lagu ini dengan cara yang tidak dramatis tetapi sangat jujur. Ia tidak berusaha menghibur pendengarnya dengan janji palsu bahwa kesepian akan cepat hilang. Sebaliknya, ia mengantar kita untuk duduk bersama dengan perasaan itu dan menerimanya. Ini adalah bentuk kejujuran emosional yang jarang ditemukan dalam musik populer, dan itulah yang membuat lagu ini tetap relevan hingga saat ini.
Kesimpulan
Lagu One dalam versi Belinda Carlisle adalah sebuah reinterpretasi yang penuh penghormatan terhadap karya asli Harry Nilsson. Dengan pengalaman hidup yang ia miliki setelah puluhan tahun di industri musik, Belinda mampu memberikan nuansa baru pada lagu klasik ini. Album Once Upon a Time in California secara keseluruhan menjadi sebuah surat cinta untuk musik-musik yang membentuknya sebagai artis, dan One adalah salah satu bagian paling menyentuh dari surat cinta tersebut. Melalui lagu ini, kita diajak untuk merenungkan makna sebenarnya dari kesendirian dan bagaimana hal itu bisa menjadi guru terbaik untuk mengenal diri sendiri.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu One.


