Makna Lagu Something Inbetween Olivia Dean

By | June 21, 2026

Last Updated on June 21, 2026 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu Something Inbetween dari Olivia Dean. Lagu ini membahas tentang perasaan seseorang yang tidak ingin terikat sepenuhnya dalam sebuah hubungan. Namun, ia juga tidak mau pergi begitu saja. Ada ruang di antara dua pilihan itu — dan itulah yang ingin ia perjuangkan.

Pendahuluan

Olivia Dean adalah penyanyi-penulis lagu asal London yang dikenal dengan suaranya yang hangat dan liriknya yang jujur. Ia lahir pada tahun 1999 dan mulai dikenal luas sejak merilis lagu-lagu penuh perasaan di usia muda. Lagu Something Inbetween masuk dalam album studio keduanya, The Art of Loving, yang dirilis pada tahun 2025. Album ini mengeksplorasi berbagai dimensi cinta — dari kebahagiaan hingga keraguan. Oleh karena itu, lagu ini menjadi salah satu yang paling menyentuh hati di antara seluruh track-nya.

Dalam Something Inbetween, Olivia tidak bercerita tentang putus cinta atau jatuh cinta. Sebaliknya, ia bercerita tentang wilayah abu-abu yang jarang dibicarakan. Yaitu, ketika seseorang merasa cinta itu nyata, tapi label hubungan terasa terlalu menyesakkan. Lagu ini terasa sangat manusiawi dan relevan bagi siapa pun yang pernah berada di posisi itu.

Olivia Dean Something Inbetween

Terjemahan Lirik Lagu Something Inbetween – Olivia Dean

Lirik lagu ini berbahasa Inggris. Berikut adalah terjemahan setiap baris ke dalam Bahasa Indonesia.

[Verse 1]
Don’t say a lot of things we might regret
Jangan katakan banyak hal yang mungkin akan kita sesali
Don’t kiss anymore
Jangan lagi saling berciuman
We’re both tryna keep it clean
Kita berdua berusaha menjaga semuanya tetap bersih
On the cutting room floor
Di lantai ruang pemotongan (diibaratkan seperti sesuatu yang dibuang)
I’m too young to believe until the end
Aku terlalu muda untuk percaya sampai akhir
I’m too scared to cut it short
Aku terlalu takut untuk mengakhirinya terlalu cepat
But this time if I don’t say it right
Tapi kali ini jika aku tidak mengungkapkannya dengan benar
I don’t care anymore
Aku tidak peduli lagi

[Pre-Chorus]
I’m still here, but you’re not getting me
Aku masih di sini, tapi kamu tidak benar-benar memahami aku

[Chorus]
I’m not leaving
Aku tidak pergi
Just feel tightly squeezed and
Hanya merasa sangat tertekan dan
Love needs breathing
Cinta butuh ruang untuk bernapas
I’m not his, I’m not hers, I’m not your
Aku bukan miliknya, bukan miliknya, bukan milikmu
All or nothing
Semua atau tidak sama sekali
I’m more, can we still be something in-between?
Aku lebih dari itu, bisakah kita masih menjadi sesuatu di antaranya?

[Verse 2]
There’s no point giving up on honesty
Tidak ada gunanya meninggalkan kejujuran
It’s no use feeling bad
Tidak ada gunanya merasa buruk
Is it thinking too high of myself to not wanna be sad?
Apakah itu terlalu tinggi menilai diri sendiri jika aku tidak mau merasa sedih?
It’s too much to belong to anyone
Terlalu berat untuk sepenuhnya menjadi milik seseorang
I’m too scared to be changed
Aku terlalu takut untuk berubah

[Pre-Chorus 2]
I know you call it selfish when I say
Aku tahu kamu menyebutnya egois ketika aku berkata

[Chorus]
I’m not leaving
Aku tidak pergi
Just feel tightly squeezed and
Hanya merasa sangat tertekan dan
Love needs breathing
Cinta butuh ruang untuk bernapas
I’m not his, I’m not hers, I’m not your
Aku bukan miliknya, bukan miliknya, bukan milikmu
All or nothing
Semua atau tidak sama sekali
I’m more, can we still be something in-between?
Aku lebih dari itu, bisakah kita masih menjadi sesuatu di antaranya?

[Bridge]
And oh, I don’t know
Dan oh, aku tidak tahu
They say the grass is greener where you water it
Mereka bilang rumput lebih hijau di tempat kamu menyiraminya
But I, I don’t know
Tapi aku, aku tidak tahu
If I can grow here, then
Apakah aku bisa tumbuh di sini, maka

[Outro Chorus]
I’m not leaving
Aku tidak pergi
Just feel tightly squeezed and
Hanya merasa sangat tertekan dan
Love needs breathing
Cinta butuh ruang untuk bernapas
I’m not his, I’m not hers, I’m not your
Aku bukan miliknya, bukan miliknya, bukan milikmu
All or nothing
Semua atau tidak sama sekali
I’m more, can we still be something in-between?
Aku lebih dari itu, bisakah kita masih menjadi sesuatu di antaranya?
Mm, something in-between
Mm, sesuatu di antaranya

Makna Lagu Something Inbetween — Ketika Cinta Tidak Harus Hitam Putih

Makna lagu Something Inbetween sangat dalam dan berani. Lagu ini menantang konsep hubungan yang selama ini kita kenal. Biasanya, orang beranggapan bahwa hubungan harus jelas. Kamu bersamaku, atau tidak sama sekali. Namun, Olivia Dean hadir dengan sudut pandang yang berbeda.

Ia menyuarakan perasaan yang sering kali dianggap tabu. Yaitu, keinginan untuk tetap dekat dengan seseorang tanpa harus kehilangan diri sendiri. Banyak orang merasakan ini. Namun, tidak banyak yang berani mengatakannya dengan lantang. Oleh karena itu, lagu ini terasa seperti validasi yang sudah lama ditunggu.

Yang menarik dari lagu ini adalah kejujurannya yang tidak minta maaf. Olivia tidak menggambarkan dirinya sebagai korban. Sebaliknya, ia menggambarkan dirinya sebagai seseorang yang sadar akan kebutuhannya sendiri. Frasa “love needs breathing” adalah salah satu metafora paling kuat dalam lirik modern. Cinta, seperti manusia, butuh ruang untuk hidup.

Selain itu, lagu ini juga menyentuh tema ketakutan akan perubahan. Ada baris yang berbunyi, “I’m too scared to be changed.” Ini bukan kelemahan. Ini adalah pengakuan bahwa identitas diri adalah sesuatu yang berharga. Khususnya dalam sebuah hubungan, di mana seseorang bisa dengan mudah larut dan kehilangan dirinya sendiri.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Mari kita telusuri lirik lagu ini lebih jauh. Setiap bagian menyimpan pesan yang layak untuk direnungkan.

Verse 1 membuka dengan suasana yang penuh ketegangan diam. “Don’t say a lot of things we might regret / Don’t kiss anymore.” Ini bukan adegan putus cinta yang dramatis. Ini adalah dua orang yang mencoba menahan diri. Namun, di balik pengendalian itu, ada perasaan yang belum terselesaikan.

Kemudian ada frasa “cutting room floor” yang sangat puitis. Dalam dunia film, cutting room floor adalah tempat adegan-adegan yang tidak dipakai dibuang. Olivia menggunakannya sebagai metafora untuk perasaan yang sengaja tidak diungkapkan. Akibatnya, kita bisa merasakan betapa banyak yang tersimpan tanpa kata.

Pre-Chorus berbunyi, “I’m still here, but you’re not getting me.” Ini adalah inti dari seluruh lagu. Secara fisik, ia ada. Namun, secara emosional, ia belum benar-benar dipahami. Banyak hubungan stagnan di titik ini. Oleh karena itu, baris ini terasa sangat familiar bagi banyak pendengar.

Chorus adalah bagian yang paling powerful. “I’m not leaving / Just feel tightly squeezed.” Ia tidak menyerah pada hubungan itu. Namun, ia merasa sesak di dalamnya. Ini adalah perbedaan yang sangat penting. Banyak orang salah mengartikan kebutuhan akan ruang sebagai tanda tidak cinta. Padahal, justru sebaliknya.

“I’m not his, I’m not hers, I’m not your all or nothing.” Baris ini menolak konsep kepemilikan dalam hubungan. Olivia menegaskan bahwa dirinya bukan properti. Ia bukan “milik” siapa pun. Selain itu, ia juga menolak dikotomi “semua atau tidak sama sekali.” Ia ingin ada pilihan ketiga — sesuatu di tengah.

Verse 2 membawa dimensi baru. “Is it thinking too high of myself to not wanna be sad?” Pertanyaan ini sangat berani. Olivia mempertanyakan apakah menolak kesedihan adalah bentuk kesombongan. Jawabannya, tentu saja, tidak. Menghargai kebahagiaan diri sendiri bukan egois. Namun, orang sering kali diajarkan untuk berpikir sebaliknya.

“I know you call it selfish when I say…” mengakui bahwa sudut pandangnya tidak selalu diterima. Ada orang yang akan menganggapnya egois. Namun, ia tetap memilih untuk jujur. Akhirnya, kejujuran itu yang membuat lagu ini begitu kuat.

Bridge menghadirkan keraguan yang nyata. “They say the grass is greener where you water it / But I, I don’t know / If I can grow here.” Pepatah tentang rumput yang lebih hijau biasanya digunakan untuk menasihati orang agar tidak mencari-cari di tempat lain. Namun, Olivia membaliknya. Ia bertanya, bagaimana jika tanahnya sendiri memang tidak subur untuknya? Ini adalah pertanyaan yang sangat jujur dan menyentuh.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Ada momen ketika mendengar lagu ini terasa seperti membaca diary sendiri. Perasaan ingin tetap dekat dengan seseorang, tapi takut kehilangan diri sendiri — itu bukan perasaan yang aneh. Namun, jarang sekali ada yang membicarakannya dengan terbuka.

Olivia Dean melakukan sesuatu yang luar biasa dengan lagu ini. Ia memberi nama pada perasaan yang selama ini tidak punya nama. Banyak orang menjalani hubungan dengan rasa sesak itu. Namun, mereka tidak tahu harus berkata apa. Oleh karena itu, ketika chorus pertama kali berbunyi, rasanya seperti ada yang akhirnya mengerti.

Lagu ini juga mengingatkan bahwa memiliki batasan dalam hubungan adalah hal yang sehat. Kita sering kali diajarkan bahwa cinta sejati berarti menyerahkan segalanya. Padahal, cinta yang baik justru memberi ruang. Namun, tidak semua orang mudah menerima konsep itu.

Selain itu, ada kenyamanan dalam frasa “something in-between.” Tidak semua hal harus didefinisikan dengan ketat. Kadang, yang dibutuhkan hanya kepercayaan bahwa ada ruang untuk tetap bersama tanpa tekanan. Khususnya di era sekarang, di mana hubungan sering kali dipaksa masuk ke dalam kotak yang kaku.

Jika kamu pernah merasa tertekan dalam sebuah hubungan tapi tidak mau pergi — lagu ini untuk kamu. Dan jika kamu pernah dianggap egois karena meminta ruang — lagu ini juga untuk kamu. Kemudian, semoga setelah mendengarnya, kamu merasa sedikit lebih dipahami.

Kesimpulan

Makna lagu Something Inbetween adalah tentang keberanian untuk menolak pilihan biner dalam cinta. Olivia Dean menyuarakan kebutuhan akan ruang, kejujuran, dan identitas diri dalam sebuah hubungan. Ia tidak meminta untuk pergi. Namun, ia juga tidak mau kehilangan dirinya sendiri.

Lagu ini penting karena berbicara tentang hal yang jarang diakui. Yaitu, bahwa cinta tidak harus berarti pengorbanan total. Selain itu, arti lagu ini juga mengajarkan bahwa meminta ruang bukan berarti tidak setia. Sebaliknya, itu adalah bentuk kejujuran yang justru bisa memperkuat hubungan.

Dengan lirik yang puitis dan jujur, Olivia Dean berhasil menciptakan lagu yang akan terus relevan. Akhirnya, something in-between bukan sebuah kompromi. Itu adalah pilihan yang berani dan penuh kesadaran diri.

Bagaimana menurutmu? Apakah kamu pernah merasakan hal yang sama seperti yang diceritakan dalam lagu ini? Tulis pendapatmu di kolom komentar — senang sekali bisa berdiskusi tentang lagu yang luar biasa ini bersamamu.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Something Inbetween.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *