Makna Lagu The Apartment We Won’t Share NIKI

By | December 13, 2025

Last Updated on December 13, 2025 by admin

Sapikotak.id – Makna lagu The Apartment We Won’t Share dari NIKI. Lagu ini mengisahkan tentang masa depan yang tak akan pernah terwujud bersama seseorang. Setiap liriknya merangkai bayangan kehidupan yang hanya ada dalam imajinasi. Kesedihan paling dalam justru datang dari hal-hal yang tidak pernah terjadi.

Pendahuluan

NIKI, penyanyi asal Jakarta yang berkarier di Amerika, merilis lagu ini dalam album MOONCHILD tahun 2020. Karya ini menjadi salah satu yang paling menyentuh hati. Namun, bukan karena kehilangan yang nyata. Melainkan karena kehilangan yang tidak pernah ada.

Lagu ini berbeda dari kebanyakan lagu patah hati. Oleh karena itu, banyak pendengar merasa sangat terhubung secara emosional. NIKI berhasil menggambarkan perasaan yang sulit diungkapkan. Kesedihan tentang “apa yang mungkin terjadi” terasa lebih dalam dari “apa yang telah terjadi”.

NIKI The Apartment We Won't Share

Terjemahan Lirik Lagu The Apartment We Won’t Share – NIKI

The apartment we won’t share

Apartemen yang tidak akan kita tinggali bersama

I wonder what sad wife lives there

Aku bertanya-tanya istri sedih siapa yang tinggal di sana

Have the windows deciphered her stares?

Apakah jendela-jendela itu memahami tatapannya?

Do the bricks in the walls know to hide the affairs?

Apakah batu-bata di dinding tahu cara menyembunyikan perselingkuhan?

The dog we won’t have is now one I would not choose

Anjing yang tidak akan kita punya kini adalah yang tidak akan kupilih

The daughter we won’t raise still waits for you

Anak perempuan yang tidak akan kita besarkan masih menunggumu

The girl I won’t be is the one that’s yours

Gadis yang tidak akan kujadi adalah yang menjadi milikmu

I hope you shortly find what you long for

Kuharap kau segera menemukan apa yang kau dambakan

Two years and some change

Dua tahun dan beberapa perubahan

Isn’t it strange?

Bukankah ini aneh?

You’re a full-fledged socialist

Kau sudah menjadi sosialis sejati

I go by a new name

Aku menggunakan nama baru

The filthy joke that won’t

Lelucon kotor yang tidak akan

Burrow in the corner of your

Bersembunyi di sudut

Smirking lips, I mourn it to this day

Bibirmu yang menyeringai, aku meratapi itu hingga hari ini

The story we won’t tell

Kisah yang tidak akan kita ceritakan

Is my greatest fantasy

Adalah fantasi terbesarku

The passion I won’t feel again

Gairah yang tidak akan kurasakan lagi

Isn’t lost on me

Tidak luput dariku

The son you never wanted

Anak laki-laki yang tidak pernah kau inginkan

Is the wound your father left

Adalah luka yang ditinggalkan ayahmu

And the mother I won’t be is

Dan ibu yang tidak akan kujadi adalah

Probably for the best

Mungkin yang terbaik

Your demons I won’t meet

Setan-setanmu yang tidak akan kutemui

Now someone else’s word to keep

Kini menjadi janji orang lain untuk dijaga

I’m sure she’s beautiful and sweet

Aku yakin dia cantik dan manis

Not what I wanted, but what we need

Bukan yang kuinginkan, tapi yang kita butuhkan

Makna Lagu The Apartment We Won’t Share: Kesedihan yang Tak Pernah Terwujud

Makna lagu The Apartment We Won’t Share sangat mendalam dan personal. Lagu ini bukan tentang kehilangan seseorang yang telah dimiliki. Sebaliknya, ini tentang melepaskan masa depan yang dibayangkan bersama orang tersebut. Oleh karena itu, rasa sakitnya terasa unik dan berbeda.

NIKI menggambarkan apartemen yang tidak akan pernah mereka tinggali bersama. Anjing yang tidak akan mereka pelihara. Bahkan anak perempuan yang tidak akan mereka besarkan. Semua ini adalah bayangan kehidupan yang hancur sebelum dimulai. Kesedihan seperti ini sering diabaikan dalam percakapan tentang patah hati.

Yang membuat lagu ini spesial adalah kejujurannya yang brutal. Misalnya, NIKI mengakui bahwa pasangannya sekarang bersama orang yang lebih cocok. “Not what I wanted, but what we need” menunjukkan kedewasaan emosional. Dia memahami bahwa cinta tidak selalu cukup untuk membangun kehidupan bersama.

Lagu ini juga menyinggung trauma generasi. “The son you never wanted is the wound your father left” menggambarkan bagaimana luka masa lalu mempengaruhi hubungan. Akibatnya, kita sering membawa beban yang bukan milik kita sendiri. NIKI menyajikan realitas yang jarang dibicarakan dalam lagu pop.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Bait pembuka langsung menghantam dengan imagery yang kuat. “The apartment we won’t share” bukan sekadar tempat tinggal. Ini simbol dari kehidupan domestik yang dibayangkan. Kemudian, pertanyaan tentang “sad wife” menunjukkan proyeksi diri NIKI ke masa depan alternatif. Dia membayangkan orang lain menempati ruang yang seharusnya miliknya.

Detail tentang “bricks in the walls know to hide the affairs” sangat menarik. Ini mengisyaratkan ketidakpercayaan atau keraguan dalam hubungan. Tembok yang seharusnya melindungi malah menyimpan rahasia. Oleh karena itu, fondasi hubungan itu sendiri sudah retak sejak awal.

Bait kedua lebih personal dan menyakitkan. “The daughter we won’t raise still waits for you” adalah metafora yang sangat puitis. Anak yang tidak pernah ada tetap hadir dalam imajinasi. Khususnya, frasa “still waits for you” menunjukkan bahwa masa depan itu masih hidup di benak NIKI. Meskipun secara logika sudah berakhir.

Di tengah lagu, NIKI membahas perubahan yang terjadi pada keduanya. “You’re a full-fledged socialist, I go by a new name” menggambarkan evolusi identitas. Mereka berdua telah berubah menjadi orang yang berbeda. Selain itu, menyebut detail spesifik seperti ini membuat lagu terasa sangat nyata dan intimate.

Bagian paling mature adalah pengakuan tentang trauma. “The son you never wanted is the wound your father left” menjelaskan mengapa hubungan tidak berhasil. Bukan karena kurangnya cinta. Tetapi karena beban masa lalu yang terlalu berat untuk ditanggung berdua. Dengan demikian, NIKI menunjukkan pemahaman psikologis yang dalam.

Penutup lagu paling menyakitkan sekaligus paling dewasa. “I’m sure she’s beautiful and sweet” bukan ucapan sarkastik. NIKI benar-benar mengakui bahwa orang baru itu mungkin lebih baik untuknya. “Not what I wanted, but what we need” adalah penerimaan pahit. Terkadang yang kita inginkan bukan yang kita butuhkan.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Lagu ini memiliki cara unik untuk menyentuh hati siapa pun yang pernah melepaskan seseorang. Bukan karena cinta yang hilang. Namun, karena menyadari bahwa cinta saja tidak cukup. Arti lagu The Apartment We Won’t Share sangat universal dalam pengalaman modern tentang hubungan.

Yang membuat lagu ini istimewa adalah tidak ada villainnya. NIKI tidak menyalahkan mantannya. Dia tidak menyalahkan dirinya sendiri. Sebaliknya, dia mengakui bahwa terkadang waktu dan keadaan tidak berpihak. Hal ini sangat melegakan di era di mana kita sering mencari siapa yang salah dalam sebuah perpisahan.

Mendengar lagu ini terasa seperti membaca diary pribadi seseorang. NIKI tidak takut menunjukkan kerentanan. Misalnya, mengakui bahwa dia masih memikirkan masa depan yang tidak akan terjadi. Terlebih lagi, dia mengakui bahwa orang lain mungkin lebih cocok untuk mantannya. Kejujuran seperti ini jarang ditemukan dalam musik pop.

Lagu ini juga mengajarkan tentang penerimaan. Akibatnya, kita belajar bahwa melepaskan bukan tentang melupakan. Ini tentang mengakui bahwa sesuatu yang indah tidak akan pernah terjadi. Dan menerima kenyataan itu dengan anggun. NIKI menunjukkan bahwa kekuatan sejati bukan dalam bertahan, tapi dalam melepaskan dengan damai.

Vokal NIKI yang lembut dan melankolis sempurna untuk lirik lagu ini. Produksi musiknya minimalis sehingga fokus tetap pada kata-kata. Dengan demikian, setiap baris terasa lebih intim dan personal. Lagu ini bukan untuk didengar sambil lalu. Ini untuk dihayati dalam kesendirian.

Kesimpulan

The Apartment We Won’t Share adalah karya seni yang jujur tentang kehilangan yang belum terjadi. NIKI berhasil menangkap perasaan kompleks tentang melepaskan masa depan yang dibayangkan. Lagu ini mengajarkan bahwa kesedihan paling dalam bisa datang dari hal yang tidak pernah ada. Namun, penerimaan dan kedewasaan emosional bisa membantu kita melangkah maju.

Lirik lagu The Apartment We Won’t Share menyentuh tema universal dengan cara yang sangat personal. Setiap pendengar bisa menemukan bagian dari pengalaman mereka sendiri dalam lagu ini. Kesimpulannya, ini adalah salah satu lagu patah hati paling dewasa di generasi ini. Karena dia tidak hanya bicara tentang kehilangan, tapi juga tentang pertumbuhan.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu The Apartment We Won’t Share.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *