Last Updated on July 18, 2026 by Alex
Sapikotak.id, Siapa bilang cinta harus disembunyikan? Dalam lagu PDA ini, Backstreet Boys justru merayakan keintiman yang boleh ditunjukkan di mana saja. Lagu ini hadir sebagai pengingat bahwa menunjukkan kasih sayang di depan umum bukanlah hal yang salah.
Pendahuluan
Backstreet Boys memang tidak pernah kehabisan cara untuk memanjakan fans mereka. PDA hadir sebagai salah satu trek spesial dari album This Is Us yang dirilis pada tahun 2009. Saat itu, grup ini beraksi dalam format kuartet setelah Kevin Richardson mengambil jeda dari kegiatan grup.
PDA adalah singkatan dari Public Display of Affection. Nama ini kemudian menjadi judul lagu yang unik sekaligus langsung menggambarkan isi lagunya. Jika mendengar musiknya, kamu akan menemukan nuansa dance-pop yang begitu energik dan bikin semangat.
Dari sisi produksi, lagu ini ditangani oleh Printz Board yang sudah terkenal sebagai kolaborator Black Eyed Peas. Sentuhan urban yang ia bawa memang memberikan warna berbeda bagi Backstreet Boys. Hasilnya, lagu ini terdengar segar dan tidak seperti lagu boyband pada umumnya.
Ada satu fakta menarik yang selalu dibicarakan penggemar. Konon, lagu ini pernah dikaitkan dengan Frank Ocean. Saat itu, ia masih menggunakan nama Lonny Breaux. Namun, kita tidak bisa memastikan kebenarannya karena informasi ini hanya beredar di kalangan penggemar saja.
Secara tema, lagu ini merayakan keberanian dalam menunjukkan cinta. Hal ini sangat sejalan dengan semangat album This Is Us yang ingin membawa Backstreet Boys kembali ke akar dance-pop mereka.

Terjemahan Lirik Lagu PDA – Backstreet Boys
Intro
Intim scenes
Adegan yang begitu
Fresh from my dreams
Masih segar teringat dari mimpiku
Over a triple X movie screen
Di layar film dewasa
I couldn’t care less about being seen
Aku sama sekali tidak peduli siapa yang melihat
A higher self esteem if you’re on me?
Harga diriku makin tinggi kalau kau di dekatku?
Verse 1
(Ain’t that the way it’s supposed to be?)
(Bukankah seharusnya memang begini?)
I say baby do you think
Kubilang sayang, apa kau pikir
Sugar so sweet should rot my teeth
Gula manis ini seharusnya merusak gigiku
But instead it just rottens me
Namun yang dirusak bukanlah gigiku, melainkan jiwaku
Chorus
Spoiled crazy
Gila, dimanja sekali
Public display of affection
Kemesraan di depan umum
(Gotta make ’em)
(Bikin mereka iri)
Pointing in my direction
Menunjuk ke arahku
(Watch me, watch me)
(Lihat aku, lihat aku)
Public display of affection
Kemesraan di depan umum
Makes them wish they had it this way
Bikin mereka pengen punya yang seperti ini juga
We’d be at the club, the restaurant, the grocery store or the movies
Entah di klub, restoran, supermarket maupun bioskop
Kissing and touching with my hands all over your booty
Berciuman dan menyentuhimu di mana-mana
Wherever it is, we is, I love it truly
Di mana pun kita berada, aku benar-benar menyukainya
Your PDA hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Verse 2
Your PDA hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Remember at the beach we brought the sheets
Ingat waktu di pantai, kita bawa selimut
We were harassed by police
Kita hampir ditegur polisi
Good thing we didn’t go too deep
Untung kita tidak masuk terlalu dalam
Everywhere we be the passion in me just screams
Di mana pun kita berada, hasratku berkobar tanpa bisa dibendung
I just need you in my reach
Aku cuma butuh kau tetap dalam dekapanku
Baby your suspense can be intense
Sayang, keteganganmu bisa jadi begitu intense
It’s got me convinced, oh yeah
Itu membuatku yakin, oh ya
You’re the fingers to my instrument
Kau seperti jari-jariku yang menyentuh setiap nada
Chorus
Public display of affection
Kemesraan di depan umum
(Gotta make ’em)
(Bikin mereka iri)
Pointing in my direction
Menunjuk ke arahku
(Watch me, watch me)
(Lihat aku, lihat aku)
Public display of affection
Kemesraan di depan umum
Makes them wish they had it this way
Bikin mereka pengen punya yang seperti ini juga
We’d be at the club, the restaurant, the grocery store or the movies
Entah di klub, restoran, supermarket maupun bioskop
Kissing and touching with my hands all over your booty
Berciuman dan menyentuhimu di mana-mana
Wherever it is, we is, I love it truly
Di mana pun kita berada, aku benar-benar menyukainya
Your PDA hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Bridge
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
From the lobby to the patio
Dari lobi sampai ke teras
(Boy you’re so crazy)
(Hei, kau gila banget)
And we’re so compatible
Dan kita memang sangat cocok
From the Starbucks to the Navo
Dari Starbucks sampai ke Navo
(Hmm, nasty)
(Hmm, nakal sekali)
And we’re so compatible
Dan kita memang sangat cocok
Chorus
We’d be at the club, the restaurant, the grocery store or the movies
Entah di klub, restoran, supermarket maupun bioskop
Kissing and touching with my hands all over your booty
Berciuman dan menyentuhimu di mana-mana
Wherever it is, we is, I love it truly
Di mana pun kita berada, aku benar-benar menyukainya
Your PDA hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
Your PDA, hey hey
Kemesraanmu, hei hei
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
Outro
I wanna run
Aku ingin berlari
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
All over your body
Di seluruh tubuhmu
(I, I, I want your PDA)
(Aku, aku, aku mau kemesraanmu)
I wanna run
Aku ingin berlari
(I want your PDA)
(Aku mau kemesraanmu)
All over your body
Di seluruh tubuhmu
(I, I, I want your PDA)
(Aku, aku, aku mau kemesraanmu)
I want your PDA
Aku mau kemesraanmu
Public display of affection
Kemesraan di depan umum
I want your PDA
Aku mau kemesraanmu
Makna Lagu Pda
Lagu PDA karya Backstreet Boys secara harfiah mengangkat konsep Public Display of Affection, yaitu ungkapan kasih sayang yang ditunjukkan secara terbuka di depan umum. Melalui lagu ini, Backstreet Boys merayakan keberanian untuk mengekspresikan cinta tanpa perlu merasa malu atau tertutup. Pesan utamanya sangat sederhana namun powerful, yaitu bahwa cinta yang tulus tidak seharusnya disembunyikan dan layak untuk dirayakan di mana pun kita berada.
Dalam konteks album This Is Us yang dirilis tahun 2009, lagu ini juga merepresentasikan fase baru Backstreet Boys sebagai grup yang semakin dewasa dan percaya diri. Mereka tidak lagi hanya bermain di territory lagu-lagu ballad romantis khas era teenage pop mereka, tetapi juga berani menampilkan sisi yang lebih energik dan club-oriented. Lagu ini menjadi penanda bahwa Backstreet Boys mampu beradaptasi dengan tren musik masa kini tanpa kehilangan esensi harmoni vokal yang menjadi ciri khas mereka selama ini.
Fakta Menarik Tentang Lagu Pda
Salah satu fakta yang cukup menarik adalah pengakuan AJ McLean yang menyebut PDA sebagai lagu favoritnya di album This Is Us. Ia bahkan mendeskripsikan lagu ini sebagai pretty awesome dan sangat cocok untuk dimainkan di klub malam. Hal ini menunjukkan bahwa lagu ini bukan sekadar filler dalam album, melainkan benar-benar lagu yang mereka banggakan dari segi produksi dan energinya.
Selain itu, ada catatan menarik dari dunia industri musik bahwa versi awal atau reference track dari lagu ini pernah dinyanyikan oleh Frank Ocean ketika ia masih menggunakan nama Lonny Breaux. Meskipun namanya tidak tercantum dalam kredit resmi rilisan, fakta ini memberikan gambaran tentang proses kreatif di balik layar yang melibatkan nama-nama besar dalam industri musik sebelum mereka terkenal secara luas.
Analisis Lirik Secara Mendalam
Lirik lagu PDA dibangun di sekitar gagasan tentang tidak perlu lagi menyembunyikan perasaan cinta. Secara tematik, lagu ini menggambarkan pasangan yang begitu nyaman satu sama lain sehingga mereka tidak ragu untuk menunjukkan keintiman mereka di berbagai tempat, mulai dari ruang publik hingga tempat-tempat sosial. Ini menciptakan gambaran tentang hubungan yang penuh semangat dan kebanggaan, di mana kedua pihak merasa yakin dan senang untuk memamerkan cinta mereka.
Dari sisi produksi musik, lagu ini memiliki karakter yang sangat berbeda dari lagu-lagu Backstreet Boys di era sebelumnya. Dengan produser Printz Board yang dikenal lewat karyanya bersama Black Eyed Peas, lagu ini mendapat sentuhan urban dan hip-hop yang kuat. Ritme dansa yang energik dipadukan dengan vokal harmoni khas Backstreet Boys, menciptakan keseimbangan antara modernitas dan identitas grup yang sudah terbangun selama bertahun-tahun. Hal ini menunjukkan bahwa lagu ini bukan sekadar lagu cinta biasa, tetapi juga pernyataan artistik tentang kemampuan grup untuk berevolusi.
Secara keseluruhan, analisis lirik lagu ini mengungkapkan tentang kepercayaan diri dalam hubungan yang matang. Jika dibandingkan dengan lagu-lagu Backstreet Boys di masa lalu yang banyak membahas kerinduan dan patah hati, PDA menawarkan perspektif yang lebih santai dan modern. Lagu ini merayakan kegembiraan dalam cinta dengan cara yang lebih berani dan terbuka, sesuai dengan semangat generasi masa kini yang tidak lagi malu menunjukkan perasaan.
Refleksi Pribadi Tentang Lagu
Mendengarkan lagu PDA dari Backstreet Boys selalu membawa energi positif yang sulit untuk tidak dirasakan. Lagu ini memiliki kemampuan untuk mengangkat suasana hati hanya dalam beberapa detik pertama. Mungkin karena musiknya yang energik, atau mungkin juga karena pesan di balik lagu ini begitu menular yaitu bahwa mengekspresikan cinta itu seharusnya menjadi sesuatu yang alami dan menyenangkan, bukan sesuatu yang perlu ditakuti atau dianggap memalukan.
Sebagai pendengar yang sudah mengikuti perjalanan karier Backstreet Boys sejak lama, ada sesuatu yang sangat memuaskan ketika mereka terus berusaha berevolusi tanpa meninggalkan akar musik mereka. PDA menjadi bukti bahwa grup ini tetap relevan bahkan di era di mana industri musik sudah sangat berbeda. Lagu ini juga mengingatkan kita bahwa cinta itu layak untuk dirayakan, dan tidak ada salahnya untuk sedikit berani dalam menunjukkan perasaan kepada orang yang kita cintai.
Kesimpulan
Lagu PDA dari Backstreet Boys mungkin bukan salah satu single utama yang paling dikenal secara internasional, namun lagu ini memegang peranan penting dalam portfolio album This Is Us. Dengan tema yang sederhana namun universal tentang ekspresi cinta secara terbuka, dipadukan dengan produksi musik yang modern dan energik, lagu ini berhasil menampilkan sisi baru Backstreet Boys yang lebih dewasa dan percaya diri. Album This Is Us secara keseluruhan menjadi langkah penting dalam evolusi musik mereka, dan PDA merupakan salah satu trek yang paling mencolok dalam menggambarkan arah musik tersebut.
Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu Pda.

