Makna Lagu One Phone Call Backstreet Boys

By | July 18, 2026

Last Updated on July 18, 2026 by Alex

Sapikotak.id, Lagu One Phone Call dari Backstreet Boys membawa kita ke dalam perasaan seseorang yang terjebak dalam penyesalan. Ia menggunakan metafora penjara untuk menggambarkan betapa satu kesalahan telah mengurungnya dalam kesendirian. Namun di balik semua itu, ada harapan terakhir yang tersisa, yaitu satu panggilan telepon saja.

Pendahuluan

Backstreet Boys memang sudah sangat kita kenal. Mereka adalah salah satu grup boy band legendaris yang telah menemani berbagai generasi dengan lagu-lagu hits mereka. Pada tahun 2013, mereka kembali dengan album kedelapan mereka, In a World Like This. Album ini juga menjadi album pertama setelah kembalinya Kevin Richardson ke formasi grup.

Track ke-10 dari album tersebut adalah One Phone Call. Lagu ini ditulis oleh Howie Dorough bersama Morgan Taylor Reid dan Sean Douglas. Menariknya, lagu ini mengambil tema yang berkebalikan dengan lagu terkenal BSB di tahun 2001, The Call. Jika The Call bercerita tentang perselingkuhan, maka One Phone Call justru menggambarkan permintaan maaf dan harapan untuk memperbaiki hubungan yang telah rusak.

Secara musikal, lagu ini menjadi salah satu momen terbaik dalam album tersebut. Banyak kritikus memuji bagaimana Backstreet Boys terdengar lebih matang dan penuh emosi di lagu ini. Mereka meninggalkan gaya ballad akustik yang lebih lambat dan memilih jalur pop yang lebih modern. Namun tidak semua kritikus terkesan, ada yang menyebut metafora penjara yang digunakan terasa cukup unik dan mungkin terlalu bold untuk selera mereka.

Backstreet Boys One Phone Call

Terjemahan Lirik Lagu One Phone Call – Backstreet Boys

Intro
Hard to believe it
Sulit dipercaya
It’s almost a year since
Hampir setahun berlalu
I got to hold you, head on my shoulder
Tatkala aku memelukmu, kepalamu bersandar di bahuku
Dodging the daylight, taking the blame I
Menyembunyikan diri dari cahaya, menanggung seluruh kesalahan
It’s all I got left, so lately I’ve spent
Itu lah yang tersisa, sehingga akhir-akhir ini hanya itu yang kulakukan

Verse 1
Every single night like its 25 to life
Tiap malam terasa seperti hukuman 25 tahun penjara
And this sentence I’ve been living is alone and unforgiven
Vonis yang kutanggung adalah kesendirian dan ketiadaan ampunan
And I’m guilty as charged cause I went and broke your heart
Aku memang bersalah karena telah merengguk hatimu
But even I’ve got rights, you’re always gonna be my
Tapi aku tetap punya hak, karena kau akan selalu jadi

Chorus
Always be my one phone call
Tetaplah jadi satu panggilan teleponku
All I want, all I need is one phone call
Yang kunantikan, yang kusekian hanyalah satu panggilan telepon
I’m gonna leave my message at the tone
Kuakankan pesanku di suara sambungan
Begging pretty baby please come home
Mohon dengan sangat, sayangku pulanglah
‘Cause you’re my one
Karena kau satu-satunya
Always be my one phone call
Tetaplah jadi satu panggilan teleponku

Verse 2
First time it rings
Saat pertama kali berdering
I can’t help but think of the first time I saw you
Aku tak bisa berhenti teringat saat pertama kali melihatmu
That moment I knew
Di momen itu aku tahu
Holding the phone tight, I hear the tone twice
Genggaman erat pada telepon, nada berbunyi dua kali
If you just pick up, swear I can fix us
Jika kau angkat, aku bersumpah bisa memperbaiki kita

Chorus
Always be my one phone call
Tetaplah jadi satu panggilan teleponku
All I want, all I need is one phone call
Yang kunantikan, yang kusekian hanyalah satu panggilan telepon
I’m gonna leave my message at the tone
Kuakankan pesanku di suara sambungan
Begging pretty baby please come home
Mohon dengan sangat, sayangku pulanglah
‘Cause you’re my one
Karena kau satu-satunya
Always be my one phone call
Tetaplah jadi satu panggilan teleponku

Bridge
So let me make my case
Jadi izinkan aku menyampaikan perkaraku
That way you won’t erase the message
Supaya kau tidak menghapus pesan ini
That I’m leaving for you now
Yang sedang kutinggalkan untukmu saat ini
But if you do at least you knew
Namun jika kau tetap menghapusnya, setidaknya kau sudah tahu

Chorus
‘Cause you’re my one
Karena kau satu-satunya
Always be my one phone call
Tetaplah jadi satu panggilan teleponku
All I want, all I need is one phone call
Yang kunantikan, yang kusekian hanyalah satu panggilan telepon

Outro
I’m gonna leave my message at the tone
Kuakankan pesanku di suara sambungan
Begging pretty baby please come home
Mohon dengan sangat, sayangku pulanglah
‘Cause you’re my one
Karena kau satu-satunya
Always be my one phone call
Tetaplah jadi satu panggilan teleponku
You’ll always be my one
Kau akan selalu jadi satu-satunya
You’ll always be my one
Kau akan selalu jadi satu-satunya
‘Cause you’re my one
Karena kau satu-satunya
Always be my one phone call
Tetaplah jadi satu panggilan teleponku
You’ll always be my one phone call
Kau akan selalu jadi satu panggilan teleponku

Makna Lagu One Phone Call

Lagu “One Phone Call” dari album In A World Like This merupakan salah satu momen paling emosional dalam discografi Backstreet Boys di era 2010-an. Secara garis besar, lagu ini mengisahkan tentang seseorang yang merasa telah membuat kesalahan besar dalam hubungan dan sangat merindukan pasangannya. Ada nada penyesalan yang mendalam di sini, di mana penyanyi merasa seperti seseorang yang sedang menjalani hukuman atas kesalahan yang telah diperbuatnya terhadap orang yang dicintainya.

Yang membuat lagu ini unik adalah bagaimana Backstreet Boys menggambarkan situasi tersebut dengan menggunakan metafora penjara. Sang penyanyi merasa bahwa hubungannya dengan kekasih seperti terhukum karena kesalahan yang diperbuatnya, dan satu-satunya jalan keluar adalah melalui satu panggilan telepon yang bisa memperbaiki semuanya. Ini menunjukkan bahwa komunikasi menjadi kunci utama dalam memperbaiki hubungan yang retak.

Secara lebih dalam, lagu ini juga berbicara tentang kesetiaan dan harapan untuk kesempatan kedua. Meskipun telah membuat kesalahan, sang penyanyi tetap meyakini bahwa kekasihnya adalah satu-satunya orang yang membuatnya merasa hidup. Pesan utamanya sangat sederhana namun kuat: jangan pernah menyerah pada hubungan hanya karena pernah salah, karena satu percakapan yang jujur bisa menjadi awal dari perbaikan.

Fakta Menarik Tentang Lagu One Phone Call

Lagu ini ditulis sendiri oleh Howie Dorough bersama Morgan Taylor Reid dan Sean Douglas, menjadikannya salah satu lagu di album ini yang melibatkan kontribusi langsung dari anggota grup. Hal ini memberikan nuansa yang lebih personal pada lagu tersebut karena berasal dari pengalaman dan sentuhan salah satu anggota Backstreet Boys secara langsung.

Menariknya, lagu ini sering dibandingkan dengan lagu populer Backstreet Boys lainnya yang juga bertemakan telepon, yaitu “The Call” dari album Black and Blue tahun 2001. Jika “The Call” bercerita tentang perselingkuhan dan menelepon pasangan untuk memberi alasan tidak pulang, maka “One Phone Call” mengambil pendekatan yang berkebalikan total. Fans bahkan menyebutnya sebagai “The Call 2.0” karena tema telepon yang serupa namun dengan narasi yang sepenuhnya berbeda, yaitu tentang permohonan maaf dan harapan untuk kembali bersama.

Secara kritis, lagu ini mendapat pujian cukup baik. Spectrum Pulse menyebutnya sebagai salah satu titik tertinggi album, yaitu momen ketika Backstreet Boys melepaskan diri secara musikal dari lagu-lagu balada akustik yang lebih lambat. Namun tidak semua kritikus terkesan, karena Rolling Stone menyebut metafora penjara yang digunakan dalam lagu ini sebagai sesuatu yang cukup aneh dalam sebuah lagu pop.

Analisis Lirik Secara Mendalam

Salah satu elemen paling mencolok dari “One Phone Call” adalah penggunaan metafora penjara yang konsisten di seluruh lagu. Frasa-frasa seperti “25 to life” dan “guilty as charged” menggambarkan penyesalan yang begitu mendalam hingga merasa seperti seseorang yang dihukum seumur hidup atas kesalahannya. Metafora ini tidak hanya kuat secara emosional tetapi juga sangat efektif dalam menggambarkan perasaan terjebak yang sering dialami seseorang ketika hubungan mereka mengalami krisis.

Dari sisi struktur lirik, lagu ini memiliki alur yang sangat terstruktur dimulai dari pengakuan kesalahan, kemudian perasaan penyesalan, dan diakhiri dengan harapan untuk diperbaiki melalui satu kesempatan. Ini menunjukkan kedewasaan dalam penulisan lagu di mana tidak ada upaya untuk menyalahkan pasangan, melainkan sepenuhnya mengakui kesalahan sendiri dan memohon kesempatan untuk memperbaikinya. Pendekatan seperti ini sangat relate bagi siapa saja yang pernah mengalami situasi serupa dalam hubungan.

Secara musikal, lagu ini diproduksi dengan gaya yang sedikit berbeda dari lagu-lagu lain di album tersebut. Morgan Taylor Reid sebagai produser memberikan sentuhan yang lebih energik dibandingkan lagu-lagu balada yang lebih lambat di album yang sama. Hal ini menciptakan kontras menarik antara lirik yang penuh penyesalan dengan melodi yang memiliki energi cukup tinggi, memberikan kesan bahwa ada rasa sakit, tetap ada harapan dan optimisme untuk masa depan.

Refleksi Pribadi Tentang Lagu

Sebagai pendengar, lagu “One Phone Call” mengingatkan kita bahwa dalam setiap hubungan, kesalahan adalah hal yang wajar terjadi. Yang lebih penting adalah bagaimana kita merespons kesalahan tersebut. Lagu ini mengajarkan bahwa meminta maaf bukan berarti memalukan, justru itu adalah tanda keberanian untuk mengakui ketelanjuran kita. Dalam kehidupan nyata, banyak orang yang terlalu gengsi untuk mengakui kesalahan dan lebih memilih hubungan retak daripada melangkah duluan untuk berkomunikasi.

Selain itu, lagu ini juga berbicara tentang kekuatan komunikasi dalam hubungan. Di era digital seperti sekarang, kita sering menganggap bahwa pasangan akan selalu ada, sehingga kita lupa untuk benar-benar berkomunikasi secara mendalam. “One Phone Call” menjadi pengingat bahwa terkadang yang kita butuhkan hanyalah satu percakapan yang jujur dan tulus untuk memperbaiki hubungan yang terasa sudah rusak. Lagu ini cocok didengarkan bagi siapa saja yang sedang berada di fase memperbaiki hubungan dengan orang yang dicintai.

Kesimpulan

“One Phone Call” mungkin bukan lagu paling terkenal dari Backstreet Boys, tetapi lagu ini merupakan salah satu bukti kedewasaan grup tersebut dalam menghadapi tema hubungan yang lebih serius. Dengan metafora penjara yang kuat, lirik yang penuh penyesalan namun tetap penuh harapan, serta produksi yang energik dari Morgan Taylor Reid, lagu ini berhasil memberikan dampak emosional yang mendalam bagi pendengarnya. Album In A World Like This sendiri menjadi tonggak penting dalam karier Backstreet Boys sebagai album comeback dengan formasi lengkap, dan “One Phone Call” berperan sebagai salah satu lagu yang menunjukkan bahwa grup ini tetap relevan dan mampu menghasilkan musik yang bermakna di era baru mereka.

Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat memberikan wawasan baru tentang makna lagu One Phone Call.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *